Friday, April 1

Pengertian, Jenis, Ciri, dan Kebaikan serta Keburukan Pasar Monopoli

Pengertian, Jenis, Ciri, dan Kebaikan serta Keburukan Pasar Monopoli


Pengertian, Jenis, Ciri, dan Kebaikan serta Keburukan Pasar Monopoli

Pengertian, jenis, ciri, dan kebaikan serta keburukan Pasar Monopoli. Apa yang dimaksud dengan pasar monopoli? Apa hubungan pasar monopoli dengan pasar output? Pasar monopoli termasuk pasar persaingan sempurna atau pasar persaingan tidak sempurna? Sebelum kita membahas tentang pasar monopoli, kita telah mempelajari tentang pasar output, di mana bentuk pasar output terdiri dari pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna. Pasar persaingan tidak sempurna terdiri dari pasar monopoli, pasar oligopoli, pasar persaingan monopolistik, pasar monopsoni, dan pasar oligopsoni.

Pada kesempatan kali ini kita akan mempelajari pasar monopoli sebagai bentuk dari pasar persaingan tidak sempurna. Yang kita pelajari tentang pasar monopoli yaitu tentang pengertian pasar monopoli, jenis-jenis pasar monopoli, ciri pasar monopoli, dan kebaikan serta keburukan pasar monopoli. Berikut penjelasan singkat kami tentang pasar monopoli.

A.     Pengertian Pasar Monopoli

Pengertian pasar monopoli. Monopoli berasal dari kata mono yang berarti satu dan poli yang berarti penjual, yang keduanya berasal dari bahasa Yunani. Jadi, pasar monopoli adalah pasar yang dikuasai oleh satu penjual atau satu perusahaan. Dalam pasar monopoli penjual memiliki keleluasaan besar untuk mengubah situasi dan kondisi pasar terutama dalam hal menaikan dan menurunkan harga. Contoh yang mudah kita lihat dalam pasar monopoli adalah ketika PLN secara bertahap menaikkan tarif dasar listrik, masyarakat yang terasa keberatan tidak bisa pindah ke perusahaan lain karena hanya PLN satu-satunya perusahaan penghasil listrik. Kenaikan tarif dasar listrik pada akhirnya memberikan pelajaran tentang pentingnya menghemat pemakaian listrik.

B.     Jenis-Jenis Pasar Monopoli

Jenis-jenis padar monopoli. Pasar monopoli bisa terjadi karena berbagai sebab. Oleh karena itu, muncullah jenis-jenis pasar monopoli berdasarkan penyebabnya. Jenis-jenis pasar monopoli yakni sebagai berikut :

1.      Monopoli alamiah

Monopoli alamiah muncul karena keadaan alam yang khas (berciri khusus), seperti kesuburan tanah, iklim yang sesuai atau karena mengandung kekayaan bahan tambang tertentu. Monopoli alamiah hanya dimiliki oleh daerah-daerah tertentu. Contoh: Bali memiliki monopoli dalam penjualan salak bali, kemudian Pontianak dengan jeruknya, Malang dengan apelnya, Kalimantan dengan rotannya, Brebes dengan bawang merahnya, Tulungagung dengan marmernya, Martapura dengan intannya, dan lain-lain. Akan tetapi, dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, monopoli alamiah mulai memudar keunggulannya, karena mulai ada beberapa tanaman dan buah tertentu yang sudah bisa ditanam di tempat yang bukan asalnya.

2.      Monopoli masyarakat

Monopoli masyarakat terjadi jika masyarakat mempunyai kepercayaan khusus terhadap suatu produk. Misalnya, obat batuk merek “A” mampu menguasai pasar karena masyarakat amat mempercayai kemanjuran obat batuk tersebut, sehingga mereka tidak mau berpindah ke merek yang lain.

3.      Monopoli undang-undang

Monopoli undang-undang muncul karena adanya pemberlakuan kebijakan atau undang-undang tertentu. Ada beberapa bentuk monopoli undang-undang, sebagai berikut.

a) Monopoli negara
Monopoli negara, yaitu monopoli yang diberlakukan oleh negara dalam rangka melayani kepentingan umum. Monopoli negara dilakukan dengan cara mendirikan perusahaan negara, seperti PLN (Perusahaan Listrik Negara), PT Pos Indonesia dalam penjualan perangko, Pertamina (Perusahaan Pertambangan Minyak Nasional), PT Kereta Api, dan lain-lain.

b) Hak cipta (copy right)
Hak cipta merupakan salah satu bentuk pasar monopoli. Hak cipta adalah hak khusus yang diberikan kepada pencipta atau pihak lain sebagai penerima hak cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak hasil ciptanya. Hak cipta diberikan dalam bidang ilmu pengetahuan, kesusastraan, dan kesenian. Hak cipta memiliki masa pemberlakuan, misal untuk buku berlaku sampai 50 tahun sesudah penciptanya meninggal, dan untuk program komputer berlaku 25 tahun sejak diumumkan. Hak cipta melindungi penciptanya dari pihak lain yang ingin menjiplak atau memperbanyak hasil ciptaannya tanpa izin khusus dari penciptanya.

c) Hak Paten
Hak peten merupakan salah satu bentuk pasar monopoli. Hak paten adalah hak khusus yang diberikan kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi yang berbentuk proses produksi dan hasil produksi atau penyempurnaan dari keduanya. Hak paten melindungi penemunya dari pihak lain yang ingin menjiplak hasil temuannya, kecuali pihak lain tersebut memiliki izin (lisensi) dari penemunya. Contoh: hak pate yang dipegang oleh perusahaan Microsoft atas teknologi software komputer.

d) Hak Merek
Hak Merek merupakan salah satu bentuk pasar monopoli. Hak merek adalah hak atas tanda atau nama yang diberikan pada barang dan jasa untuk membedakannya dengan produk lain. Merek yang dimiliki suatu perusahaan dan sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Paten, Merek, dan Hak Cipta Departemen Kehakiman tidak boleh ditiru oleh orang lain. Dengan demikian selain hak merek, hak cipta dan hak paten juga harus terdaftar di Direktorat Jenderal Paten, Merek, dan Hak Cipta Departemen Kehakiman.

4.      Monopoli karena kemampuan efisiensi

Monopoli ini terjadi bila suatu perusahaan mampu memproduksi dengan biaya yang rendah sehingga mampu menjual produk dengan harga yang rendah pula. Karena perusahaan lain tidak mampu memproduksi dengan biaya serendah itu maka perusahaan tersebut dapat memonopoli (menguasai) pasar. Monopoli jenis ini umumnya dipegang oleh perusahaan yang bermodal besar dan dikelola secara modern.

5.      Monopoli karena penguasaan bahan baku

Bila suatu perusahaan menguasai bahan baku tertentu (misalnya, gandum) dengan berperan sebagai importir tunggal dan kemudian  perusahaan tersebut tidak bersedia menjual gandumnya kepada perusahaan lain, melainkan diolah sendiri menjadi tepung terigu maka dapat dipastikan perusahaan tersebut akan memonopoli industri pembuatan tepung terigu.

6.      Monopoli karena penguasaan teknologi dan tenaga ahli

Bila suatu perusahaan menguasai teknologi dan tenaga ahli dalam pengolahan suatu produk, dapat dipastikan perusahaan tersebut akan menjadi monopolis. Contohnya, PT Freeport dari Amerika Serikat memonopoli pembangunan dan pengolahan tembaga di Indonesia karena mengusai teknologi dan tenaga ahli yang tidak dimiliki perusahaan lain.

C.     Ciri Pasar Monopoli

Ciri pasar monopoli. Dari uraian di atas dapat kita simpulkan ciri-ciri pasar monopoli. Ciri-ciri pasarmonopoli antara lain sebagai berikut:
1.      Dalam pasar monopoli hanya terdapat satu penjual atau perusahaan yang memproduksi produk tertentu.
2.  Dalam pasar monopoli harga ditentukan oleh perusahaan/penjual yang memegang monopoli.
3.      Dalam pasar monopoli perusahaan lain akan sulit memasuki pasar ini.
4.    Dalam pasar monopoli konsumen tidak bisa beralih ke penjual/perusahaan lain walau merasa dirugikan.
5.      Dalam pasar monopoli bisa menimbulkan kerugian atau ketidakadilan bagi masyarakat karena adanya harga jual yang tinggi.

D.     Kebaikan dan Keburukan Pasar Monopoli

Kebaikan dan keburukan pasar monopoli. Pasar monopoli memiliki kebaikan dan keburukan. Kebaikan pasar monopoli, sebagai berikut:
1.      Dalam pasar monopoli, perusahaan mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk untuk meningkatkan jenis dan mutu produk karena perusahaan mendapatkan laba yang tinggi.
2.   Dalam pasar monopoli, dapat meningkatkan daya saing perusahaan bila monopoli diperoleh karena kemampuan efisiensi.
3.      Dalam pasar monopoli, dapat lebih mudah mengontrol kepentingan orang banyak bila monopoli dilakukan oleh negara.
4.   Dalam pasar monopoli, dapat meningkatkan inovasi (penemuan baru) bila monopoli tersebut berbentuk pemberian hak cipta dan hak paten karena orang akan berlomba menciptakan penemuan baru.
5.      Dalam pasar monopoli, dapat mendorong kemajuan teknologi terutama pada monopoli masyarakat. Untuk mendapat kepercayaan masyarakat, perusahaan akan berlomba menggunakan teknologi yang baik agar mutu produknya meningkat.

Selain pesar monopoli mempunyai kebaikan, pasar monopoli juga mempunyai keburukan. Adapun keburukan pasar monopoli, sebagai berikut:
1.    Dalam pasar monopoli, perusahaan lain susah memasuki pasar monopoli sehingga pemegang monopoli terus leluasa menguasai penjualan.
2.  Dalam pasar monopoli, menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan, karena keuntungan yang didapat monopolis (pemegang monopoli) terlalu besar dan diterima secara terus-menerus.
3.  Dalam pasar monopoli, jumlah produksi yang dijual bergantung pada keinginan monopolis sehingga bisa menyulitkan konsumen.
4.      Dalam pasar monopoli, bisa timbul eksploitasi terhadap pemilik faktor produksi karena dibayar dengan harga rendah dan eksploitasi terhadap pembeli karena penetapan harga jual yang tinggi.
5.     Dalam pasar monopoli, konsumen tidak bisa berpindah ke perusahaan lain walaupun merasa dirugikan.

E.     Upaya Pemerintah Mengatasi Keburukan Pasar Monopoli

Upaya pemerintah mengatasi keburukan pasar monopoli. Untuk mengatasi keburukan monopoli, pemerintah dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut.
1.  Mengeluarkan undang-undang atau peraturan yang mampu mencegah timbulnya monopoli.
2.      Menarik pajak yang tinggi kepada pemegang monopoli.
3.      Mengizinkan impor barang yang sama dengan yang diproduksi pemegang monopoli.
4.      Ikut menentukan tinggi rendahnya harga.
5.      Membuat perusahaan sejenis untuk menyaingi perusahaan pemegang monopoli.
Demikian penjelasan singkat kami tentang pasar monopoli yaitu tentang pengertian pasar monopoli, jenis-jenis pasar monopoli, ciri pasar monopoli, dan kebaikan serta keburukan pasar monopoli. Semoga artikel kami yang membahas tentang pasar monopoli yaitu tentang pengertian pasar monopoli, jenis-jenis pasar monopoli, ciri pasar monopoli, dan kebaikan serta keburukan pasar monopoli bermanfaat untuk para pembaca.

Silahkan berkomentar . .
EmoticonEmoticon