Inspiratif

Bahan Renungan

Recent Posts

Materi Macam-Macam Alat Ukur Paling Lengkap

Macam-macam alat ukur – Alat ukur adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur sesuatu. Alat ini pasti sering kali dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika kita membeli sembako kita menggunakan alat ukur berat berupa timbangan, ketika kita ingin membuat gambar kita meggunakan alat ukur panjang berupa penggaris. 

Ada banyak sekali alat ukur yang harus pembaca tahu. Langsung saja, berikut ini penjelasan tentang macam-macam alat ukur berdasarkan beberapa kategori.

1. Alat Ukur Panjang

Alat ukur panjang merupakan suatu alat yang dipakai untuk mengukur panjang atau lebar suatu benda. Contoh alat ukur panjang yaitu ; penggaris atau mistar, roll meter atau meteran, jangka sorong, dan mikrometer sekrup.

Materi Macam-Macam Alat Ukur

a. Penggaris atau mistar
Mistar merupakan alat ukur yang memiliki skala terkecil 1 mm dan tingkat ketelitian 0,05 mm. Ketelitian didapat dengan cara setengah dari nilai skala terkecilnya. Biasanya penggaris mempunyai fungsi yaitu mengukur mengukur panjang benda dengan panjang kurang dari 30 cm. Hal ini karena penggaris yang tersedia di pasaran biasanya dengan ukuran 30 cm. Walaupun demikian ada juga penggaris atau mistar dengan panjang 100 cm atau 1 meter. 

b. Roll meter atau meteran
Roll meter hampir sama dengan penggaris, hanya saja panjang ukuran yang disediakan oleh roll meter yaitu 3 meter sampai 50 meter. Roll meter merupakan kepanjangan dari penggaris. Jadi jika kita ingin mengukur panjang suatu benda dengan ukuran lebih dari 1 meter, maka disarankan untuk menggunakan rollmeter atau meteran. Skala terkecil dan tingkat ketelitian roll meter sama dengan penggaris, yaitu 1 mm dan 0,05 mm.

c. Jangka sorong
Jangka sorong adalah alat ukur yang mempunyai skala terkecil dalam pengukurannya 0,1 mm. Jadi jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang suatu benda yang tipis atau sangat pendek yang tidak bisa diukur menggunakan penggaris. Nilai ketelitian jangka sorong itu tidak sama, tergantung dari nilai skala noniusnya. Akan tetapi rata-rata ketelitian jangka sorong saat ini yaitu 0,05 mm.

Kegunaan alat ukur jangka sorong antara lain :
mengukur sisi dalam suatu benda (pada pipa) dengan cara di ulur
mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit,
mengukur kedalaman celah/lubang pada benda dengan cara menusukkan di bagian pengukur.

d. Mikrometer sekrup
Mikrometer adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur ketebalan benda yang sangat tipis (tidak dapat diukr menggunakan jangka sorong). Benda yang bisanya menggunakan mikrometer sekrup dalam pengukurannya adalah kertas atau logam. Skala terkecil mikrometer sekrup yaitu 0,01 mm dengan tingkat ketelitiannya 0,005 mm. 

cara menggunakan mikrometer sekrup
Pastikan posisi pengunci dalam keadaan terbuka
Buka rahan dengan cara memutar kekiri pada skala putar hingga benda dapat masuk kerahang.
Letakkan benda yang akan diukur pada rahang, dan putar kembali sampai tepat.


2. Alat Ukur Massa (Berat)

Alat ukur massa merupakan suatu alat yang dipakai untuk mengukur berat suatu benda atau tubuh. Contoh alat ukur massa antara lain : neraca ohaus, timbangan pasar, timbangan gantung, dan timbangan digital.

Materi Macam-Macam Alat Ukur

a. Neraca ohaus
Neraca ohaus ini biasanya digunakan pada laboratorium IPA. Neraca ohaus mempunyai skala terkecil 0,5 gram dan dapat digunakan untuk mengukur beban maksimal 1 kg. Jadi, neraca ohaus digunakan untuk mengukur benda yang kecil. 

b. Timbangan pedagang
Timbangan pedagang adalah pedagang yang biasanya digunakan oleh pedagang di pasar tradisional. Skala terkecil dari neraca pedagang ini 100 gram atau 0,1 ons dan skala terbesar bias mencapai 5 kg.

c. Timbangan analog
Timbangan analog adalah timbangan yang biasanya berbentuk kotak dan didalamnya terdapat jarum yang memperlihatkan berat suatu benda. Timbangan analog ini biasanya digunakan untuk mengukur berat badan manusia atau berat karung. Timbangan ini mampu menimbang dengan skala yang cukup besar yaitu sampai ratusan kilogram, tergantung pada kemampuan timbangan. 

d. Timbangan digital
Timbangan digital adalah timbangan yang sudah modern. Dalam timbangan ini, sudah ada layar monitor yang menunjukkan berat suatu benda. Tentu skala terkecil dan skala terbesar dari timbangan digital ini menyesuaikan dengan kemampuan timbangan. Ada yang dapat mengukur dari skala ons sampai kilogram. 

3. Alat Ukur Waktu

Alat ukur waktu merupakan suatu alat yang dipakai untuk mengukur waktu. Contoh alat ukur waktu yaitu Jam dan Stopwatch

a. Jam
Jam merupakan alat ukur waktu yang digunakan oleh berbagai bidang. Model dari jam ppun beraneka ragam, mulai dari artloji atau jam tangan, jam dinding, dan jam digital. Untuk zaman sekarang, jam sudah dilengkapi dengan tambahan fitur, misalnya kalender, alarm, dan lain-lain. Untuk ketelitian dari alat ukur jam yaitu 1 detik (second).  

b. Stopwatch
Stopwatch merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur lamanya waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan tertentu, contohnya : berapa lama waktu yang ditemuh seorang pelari dalam jarak 50 meter. Dalam stopwatch, biasanya ada tombl start, stop dan reset yang berfungsi untuk untuk memulai, menghentikan dan mengulang pengukuran waktu. Adapun skala terkecil yang digunakan yaitu mulai dari 0,1 detik hingga 0,001 detik dan skala tertinggi bisa mendapai 1 jam (tergantung kemampuan).

4. Alat Ukur Listrik

Alat ukur listrik merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tegangan atau arus listrik. Jenis alat ukur antara lain : Voltmeter, Wattmeter, Ohmmeter, Multimeter, Amperemeter, Clampmeter

a.Voltmeter
Voltmeter adalah alat ukur yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali-kali lipat.

b. Ampere Meter
Amperemeter merupakan suatu alat yang dipakai untuk mengukur kuat arus listrik. Biasanya amperemeter dipakai oleh teknisi elektronik yang terletak pada alat multitester listrik yaitu gabungan antara voltmeter, amperemeter, dan ohmmeter.

c.Ohmmeter
Ohmmeter merupakan alat yag dipakai untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang dapat menahan aliran listrik pada konduktor. Ohmmeter menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi kesatuan ohm.

5. Alat Ukur Suhu

Untuk mengukur suhu suatu benda, maka digunakan alat ukur yang dinamakan thermometer. Thermometer dapat mengukur suhu, baik suhu udara ataupun suhu air. Untuk satuan umum yang digunakan dalam termometer yaitu celcius, fahrenheit dan kelvin. Untuk cara penggunakan alat ukur termometer tergantung dari jenis termometer yang digunakan. Contohnya jikakita ingin mengukur suhu badan seseorang, kita tinggal memasukkan termometer ke dalam mulut.

Macam-Macam Alat Ukur

6. Alat Ukur Tekanan Udara

Untuk mengukur tekanan udara, kita dapat menggunakan alat ukur berupa barometer. Satuan dari hasil pengukuran barometer yaitu Mb. Barometer merupakan peralatan meteorology golongan non recording, artinya pada waktu tertentu harus dibaca agar mendapat data yang diinginkan.

7. Alat Ukur Kecepatan Darat

Untuk mengukur kecepatan khususnya kendaraan darat, kita bisa menggunakan speedometer. Speedometer juga merupakan perlengkapan standar pada setiap kendaraan yang ada di jalan. Cara kerja speedometer yaitu alat ini dihubungkan langsung dengan roda depan kendaraan, ketika roda berputar maka gerakan berputar tersebut akan diubah untuk menentukan kecepatan kendaraan tersebut.

8. Alat Ukur Tingkat Kelembapan

Alat ukur tingkat kelembapan dinamakan hygrometer. Cara penggunaan hygrometer yaitu tinggal ditempatkan didalam kotak penyimpanan barang yang membutuhkan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan kamera. Kelembapan yang rendah akan mencegah berkembangnya jamur yang menjadi musuh pada peralatan tersebut.

9. Alat Ukur Tekanan Udara

Alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan udara yaitu manometer. Manometer merupakan alat pengukur tekanan udara yang ada pada ruang tertutup.

Penggunaannya:
Manometer digunakan untuk menentukan perbedaan tekanan diantara dua titik disaluran pembuangan gas atau udara. Perbedaan tekenan kemudian digunakan untuk menghitung kecepatan aliran disaluran dengan menggunakan persamaan Bernoulli (perbedaan tekanan = V2/2g).

10. Alat Ukur Kerapatan Zat Cair

Densimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kerapatan zat cair secara langsung. Untuk menggunakan densimeter, kita tinggal masukkan ke dalam sampel yang sudah ditaruh di gelas. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa densimeter jangan sampai menyentuh dasar wadah. Setelah itu, kita akan mendapatkan hasilnya.


11. Alat Ukur Kecepatan Angin

Untuk mengukur kecepatan angin, kita bisa menggunakan alat ukur berupa anomometer. Anemometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan angin yang banyak dipakai di stasiun perkiraan cuaca atau dalam bidang meteorologi dan geofisika. Untuk cara penggunaan anemometer, alat ini harus ditempatkan di tempet terbuka. Ketika tertiup angin baling-baling pada anemometer akan bergerak sesuai arah mata angin. Dengan alat pencatat kecepatan angina yang ada pada anonemeter, kita bisa mendapatkan informasi tentang kecepatan angin.

12. Alat Ukur Ketinggian dari Permukaan Laut

Untuk mengukur ketinggian suatu titik dari permukaan laut kita dapat menggunakan alat ukur yang bernama altimeter. Altimeter digunakan untuk navigasi dalam pendakian, penerbangan, dan aktivitas lain yang berhubungan dengan ketinggian. Altimeter bekerja dengan prinsip: Magnet bumi,  Tekanan udara, dan Gelombang. Padaumumnya penggunaan altimeter selalu diikuti dengan kompas.

13. Alat Ukur Pencahayaan

Alat ukur pencahayaan yang biasanya digunakan yaitu lux meter. Dengan Lux meter, kita bisa mengetahui tingkat pencahayaan suatu ruangan.

Cara penggunaanya Lux meter :
Luxmeter menggunakan sensor cahaya dalam sistem kerjanya. Lux meter di letakkan diatas meja setinggi 75 cm dari atas permukaan lantai. Stelah itu, layar penunjuk dari lux meter akan memperlihatkan angka yang menunjukkan nilai dari intensitas pencahayaan di ruangan yang kita ukur.

14. Alat Ukur Diameter Tua

Untuk mengukur diameter tua, kita bisa menggunakan alat alat ukur antique caliper. Antique caliper diproduksi tahun 1930-an dan masih memakai teknologi sederhana. Capit dari besi bisa direnggangkan dan terkunci rapat sesuai panjang barang yang akan di ukur. Alat ukur ini dapat untuk mengukur diameter benda yang silit diukur menggunakan penggaris biasa, contohnya mengukur transisi leher botol.

15. Alat Ukur Kedalaman Air

Alat ukur kedalaman air yaitu echosounder. Echosounder mengukur kedalaman air dengan mengirimkan tekanan gelombang dari permukaan ke dasar air dan di catat hasilnya sampai echo kembali ke dasar air.

Prinsip kerjanya yaitu: pada transmitter terdapat tranduser yang berfungsi untuk merubah energy listrik menjadi energy suara. Kemudian suara yang di hasilkan dipancarkan dengan frequensi tertentu.

16. Alat Ukur Curah Hujan

Untuk mengukur curah hujan, kita bisa menggunakan alat ukur ombrometer. Cara penggunaan ombrometer (manual) yaitu dengan menampung air hujan yang terjadi pada setiap jam pengamatan, air hujan ditakar dengan menggunakan gelas ukur. Prinsip kerja ombrometer manual yaitu menghitung besar air yang ditampung pada alat dan di ukur dengan gelas ukur.

Fungsi Alat Ukur

Fungsi alat ukur tergantung dengan jenis alat ukur. Akan tetapi, walaupun ada bermacam-macam alat ukur, tetap mempunyai fungsi utama yang sama. fungsi utama alat ukur yaitu untuk mengukur suatu benda, jarak, atau panjang dengan memakai alat ukur yang sesuai dengan fungsinya. Selain itu, dengan menggunakan alat ukur maka akan tercipta efisiensi dan efektivitas waktu kerja pengguna sehingga memperoleh hasil pengukuran dengan cepat, tepat, dan akurat.

Demikian artikel yang berisi materi macam-macam alat ukur yang lengkap. Semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Termometer Six Bellani (Maksimum Minimum) dan Penjelasannya

Termometer Six Bellani Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu. Jika kita bicara tentang macam-macam termometer, maka kita akan menjumpai ada banyak sekami macam-macam termometer. Untuk kali ini, kita akan membahas salah satu macam-macam termometer, yaitu termometer six bellani. Mungkin bagi orang indonesia, nama termometer six bellani akan terasa sangat asing, ya hal ini karena termometer ini jarang digunakan di Indinonesia. Akan tetapi, walaupun kita jarang menjumpai termometer six bellani, tidak salanya kita belajar tentang apa itu termometer six bellani. Berikut ini penjelasannya.


Pengertian Termometer Six Bellani

Termometer six bellani diperkenalkan pertama kali oleh James Six Bellani yang kemudian dikenal dengan termometer maksimum minimum six bellani. Termometer six bellani merupakan alat yang digunakan untuk mengukur suhu maksimum dan minimum dalam jangka waktu tertentu. Temometer ini dipasang dengan alat penunjuk skala yang terletak di atas permukaan air raksa. 

Termometer ini berbentuk seperti huruf U dengan pembacaan yang berbeda antara kedua tabungnya. Pada bagian persimpangan antara tabung 1 dan tabung 2 diisi dengan menggunakan merkuri.

Termometer six bellani bekerja dengan adanya katub pada leher tabung dekat bolham. Ketika suhu naik, maka gaya pemuaian akan membuat air raksa akan didorong ke atas melalui katub. Pada saat suhu turun, maka air raksa akan tertahan pada katub dan tidak bisa kembali pada bohlam. air raksa akan tetap di dalam tabung. Pembaca dapat membaca termometer maksimum selama waktu yang sudah ditentukan. Untuk mengembalikan posisinya seperti semula, termometer six bellani harus di ayun dengan keras.


Cara kerja Termometer Six Bellani

Termometer six bellani menggunakan alcohol cair, raksa, dan uap alkohol sebagai pengukurnya. Apabila suhu udara naik, maka alkohol yang ada pada tabung 1 memuai. Alkohol yang memuai akan mendorong raksa di kaki a bergerak turun dan mengakibatkan raksa di kaki b akan naik dan mendorong besi penunjuk C2 naik. 

Termometer Six Bellani (Maksimum Minimum)

Semakin tinggi suhu udara, maka semakin tinggi letak penunjuk pada C2. Apabila suhu udara turun, maka alkohol yang ada di tabung 1 akan menyusut sehingga dorongan alkohol di kaki b mengakibatkan raksa di kaki itu turun. Akibatnya, raksa yang ada di kaki a naik dan mendorong penunjuk C1. 

Semakin rendah suhu udara, maka semakin tinggi kedudukan penunjuk C1. Ketika raksa di kaki b turun, maka penunjuk C2 tidak ikut turun karena kedua penunjuk itu dilengkapi dengan penjepit untuk menahan agar penunjuk tidak mudah turun. Untuk mengembalikan kedudukan kedua penunjuk itu digunakan magnet untuk menarik turun kembali. 

Walaupun demikian, thermometer six bellani menggunakan merkuri / raksa yang jika thermometer ini pecah, akan berbahaya karena beracun. Dengan menggunakan thermometer six bellani ini, kita dapat mengetahui :
a. Suhu pada waktu itu dengan melihat posisi atau letak permukaan raksa
b. Suhu maksimum (tertinggi) yang dapat dilihat pada C2
c. Suhu minimum (terendah) yang dapat dilihat pada C1


Fungsi Termometer Maksimum Six Bellani

Termometer maksimum berfungsi untuk mengukur suhu maksimum yang terjadi dalam 1 hari dan diamati setiap jam 19:00 WIB atau jam 12:00 UTC. Hasil baca suhu maksimum harus lebih tinggi / serendah-rendahnya sama dengan suhu udara pada hasil pembacaan dari termometer bola kering yang tertinggi di hari yang bersangkutan.


Pengamatan Suhu Udara Maksimum Termometer Six Bellani

1. Baca termometer six bellani dengan cermat dan cepat sampai persepuluh derajat yang terdekat
2. Setelah terbaca, keluarkan termometer dengan hati-hati
3. Pegang bagian ujungnya dengan baik dimana bagian bolanya ada di bawah
4. Ayun atau kibas0kibaskan termometer sedara berulang-ulang dengan lengan tetap lurus sampai air raksa yang terputus kembali dengan sempurna
5. Kembalikan termometer maksimum  ke tempat asalnya 
6. Ketika mengembalikan, termometer maksimum harus dipegang dengan dua tangan sedkit miring dengan bagian bolanya lebih rendah dan bagian bolanya diletakkan terlebih dahulu kemudian bagian ujung tabungnya.


Fungsi Termometer Minimum Six Bellani

Termometer minimum six bellani berfungsi untuk mengukur suhu minimum yang terjadi dalam satu hari dan diamati setiap jam 00.00 UTC atau jam 07.00 WIB. Hasil baca suhu minimum harus lebih rendah atau setinggi-tingginya sama dengan suhu udara hasil pembacaan dari termometr bola kering yang terendah pada hari yang bersangkutan. Prngamatan suhu udara.


Pengamatan Suhu Udara Minimum Termometer Six Bellani

1. Pada pengamatan suhu udara minimum, skala yang dibaca adalah skala yang ditunjuk oleh ujung indeks yang terletak lebih jauh dari bola termometer
2. Baca termometer minimum dengan cepat dan cermat sampai persepuluh derajat terdekat
3. Setelah dibaca, dengan hati-hati keluarkan termometer 
4. Pegang termometer dan miringkan dengan bolanya berada lebih tinggi agar indeksnya meluncur ke bawah sampai berhenti menempel pada minikus (alkohol)
5. Ketika mengembalikan, termometer minimum harus dipegang dengan dua tangan dan sedikit miring dengan letak bolanya lebih tinggi dan bagian ujungnya diletakkan terlebih dahulu kemudian bagian bolanya diletakkan dengan hati-hati agar ujung indeks tetap menempel pada minikus.

Demikian artikel yang membahas tentang termometer six bellani (termometer maksimum minimum). Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk para pembaca. 

Materi Tentang Suhu dan Penjelasannya Lengkap

Materi tentang suhu - Apa yang dirasakan oleh jari kita jika terkena api? Sudah tentu jari kita akan terasa kepanasan. Panas merupakan salah satu ukuran dari suhu benda selain dingin. Benda yang bersuhu dingin akan mempunyai suhu rendah, sedangkan benda yang panas akan mempunyai suhu tinggi. Suhu rendah atau tinggi tersebut menunjukkan suatu angka yang diukur menggunakan alat pengukur suhu.

Sesuai dengan judul artikel ini, kami akan membagikan materi tentang suhu. Materi yang membahas tentang suhu ini terdiri dari beberapa pokok bahasan atau sub materi, antara lain :
1. Pengertian suhu
2. Alat Pengukur suhu
3. Macam-macam skala dan satuan suhu
4. Cara menghitung Suhu Menggunakan Rumus Konversi suhu
5. Perbedaan suhu dan kalor
Berikut ini kita jelaskan satu persatu tentang materi suhu.


A. Pengertian suhu

Apa yang dimaksud dengan suhu? Suhu merupakan suatu besaran (berupa derajat atau tingkatan) yang menyatakan ukuran dingin atau panasnya suatu benda. Nah, untuk mengetahui dingin atau panasnya suatu benda dengan pasti, kita membutuhkan suatu besaran yang dapat diukur dengan alat ukur. Misalnya ketika kita minum es apa yang kamu rasakan? Pasti yang kita rasakan yaitu dingin. Lalu pada saat kita merebus air, air yang kita rebus lama kelamaan akan menjadi panas. Itulah gambaran sederhana dari pengertian atau definisi dari suhu


B. Alat Pengukur suhu

Untuk mengukur suhu suatu benda, kita membutuhkan alat pengukur suhu. Dengan alat pengukur suhu, kita bisa mengetahui panas atau dingginya suatu benda. Ada beberapa alat atau media yang bisa kita gunakan untuk mengukur suatu benda, antara lain :


1. Mengukur suhu menggunakan bagian tubuh manusia

Bagian tubuh manusia bisa digunakan untuk mengukur suhu suatu benda, salah satunya yaitu tangan dan jari kita. Misalnya ketika kita ingin mengetahui suhu suatu minuman di gelas, kita bisa menggunakan tangan kita untuk menyentuh gelas tersebut sehingga kita bisa mengetahui minuman tersebut bersuhu dingin, hangat, atau panas. Selain tangan atau jari, kita bisa menggunakan badan kita untuk mengukur suhu udara, dan lidah kita untuk mengetahui panas atau dinginnya suatu makanan dan minuman.

Mengukur suhu menggunakan badan memang cepat dan instan, akan tetapi megukur suhu menggunakan badan misalnya tangan mempunyai banyak kekurangan. Hasil pengukuran suhu antara tangan orang satu dan orang lainnya tidak sama. Jadi, hasil pengukuran suhu menggunakan alat pengukur suhu berupa tangan atau anggota badan tubuh manusia tidak tepat.

2. Mengukur suhu menggunakan alat (Termometer)

Hasil pengukuran suhu menggunakan tangan tidak akuran dan tidak terstandar, oleh karena itu telah tercipta alat yang bisa digunakan oleh manusia dalam mengukur suhu manusia, yaitu termometer. Termometer pertama kali dibuat pada tahun 1564-1642 oleh Galileo Galilei. Dengan alat termometer, kita bisa mengukur suhu suatu benda dengan tepat, dan tentunya terstandar. 

Buka Juga : Macam-macam Termometer dan Penjelasannya Lengkap


C. Macam-macam skala dan satuan suhu

Dalam proses pengukuran suhu, kita akan mendapati angka yang menunjukkan titik suhu suatu benda. Titik suhu suatu benda dinyatakan dalam satuan suhu. Secara umum, didunia ini ada empat macam satuan atau skala suhu yaitu Celcius (C), Reamure (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin (K). Mari kita simak penjelasan empat macam suhu tersebut.

Macam-macam skala dan satuan suhu

1. Skala Fahrenheit

Seorang ilmuwan Jerman (Daniel George Fahrenheit) tahun 1714 membuat termometer yang mula-mula diisi alkohol dan lalu diganti dengan raksa. Sebagai titik tetap pertama ia memakai campuran garam dapur dan es yang diberi angka 00F (suhu terendah yang ia ketahui) dan titik tetap kedua ia memakai tubuh manusia dan diberi angka 960C.

Skala termometer Fahrenheit berdasarkan definisi modern adalah skala dengan temperatur es melebur sebagai 32 dan derajat temperatur air mendidih ditetapkan sebagai 212 derajat.
Termometer ini pada jaman dulu banyak digunakan di Amerika Serikat dan Eropa, akan tetapi sekrang ini negara di Eropa sudah beralih ke termometer Celcius namun negara AS masih menggunakannya.

2. Skala Celcius

Selang 20 tahun setelah ditemukannya termometer Fahrenheit, seorang profesor dari Swedia (Ander Celsius) membuat termometer. Termometer Celsius memakai titik tetap atas adalah suhu air sedang mendidih sebagai 1000C dan titik tetap bawah adalah suhu es sedang mencair sebagai 00C. Skala antar kedua temperatur ini dibagi dalam 100 derajat. Termometer dengan skala Celsius adalah termometer yang paling banyak digunakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

3. Skala Kelvin

Skala kelvin pada dasarnya sama dengan skala celcius (seperseratus). Akan tetapi, skala kelvin dimulai dari suhu nol mutlak (0 K) yang nilainya sama dengan -273,150C. Sehingga untuk suhu air mendidih sama dengan 373,15 K dan es mencair sama dengan 273,15 K.

4. Skala Reamur

Reamur memilih titik 80o untuk air mendidih dan 0o untuk es yang mencair. Artinya skala reamur mempunyai rentang suhu antara 0oR - 80oR.

D. Cara menghitung Suhu Menggunakan Rumus Konversi suhu

Seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa ada empat skala suhu yang digunakan di dunia, yaitu Celcius (C), Reamure (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin (K). Keempat skala tersebut dapat kita konversi, artinya dari skala satu ke skala lain bisa kita hubungkan dan kita ubah nilainya. Contohnya jika kita mengukur suhu suatu benda menggunakan termometer Celsius, akan tetapi ingin mengubah (konversi) hasilnya sehingga menjadi satuan Kelvin. Mengubah skala suhu dari satu satuan ke satuan yang lainnya dinamakan dengan konversi suhu. 

1. Rumus Konversi Suhu Cara Mudah

Cara mudah untuk mengubah (konversi) nilai suhi dari Fahrenheit, Celsius, dan Reamur yaitu dengan menggunaka perbandingan C:F:R = 5:9:4. Caranya, yaitu (Skala tujuan) / (Skala awal) x Suhu. 

Contoh soal konversi dari Celsius ke Fahrenheit 
77° Fahrenheit pada skala Celsius = 5/9 x (77-32) = 25


2. Rumus Konversi Suhu 

Rumus Konversi Suhu

E. Perbedaan suhu dan kalor

Banyak yang bertanya-tanya tentang perbedaan suhu dan kalor. Perlu pembaca tahu bahwa Kalor dan suhu merupakan dua istilah yang sering digunakan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Banyak orang yang memakai dua istilah ini secara bergantian akan keliru.

Secara teori, kalor dari suatu benda akan meningkat pada saat suhu naik. Akan tetapi perlu dipahami perbedaan antara suhu dan kalor untuk mempunyai pemahaman yang lebih jelas dari energi dari suatu benda.

1. Pengertian Kalor
Kalor yaitu total energi yang dikandung oleh suatu benda, baik energi kinetik maupun potensial. Energi kinetik adalah energi gerak, sedangkan energi potensial adalah energi yang tersimpan sementara.

2. Pengertian Suhu
Suhu merupakan angka yang berhubungan dengan energi, akan tetapi bukan energi itu sendiri. Suhu diukur dengan satuan Fahrenheit, Kelvin, dan Celsius.

Contoh perbedaan antara kalor dan suhu yaitu pada kembang api. Pada saat kita menyalakan kembang api, kita akan melihat bunga api. Bunga api mengeluarkan partikel logam yang suhunya bisa mencapai 30000 Celcius. Akan tetapi jika beberapa bunga api tersebut menyentuh tangan kita, kita tidak akan dibakar karena bunga api tersebut mengandung massa yang sangat sedikit dan tidak \mengandung kalor. Walaupun bunga api ini mempunyai suhu sangat tinggi, akan tetapi jumlah kalor yang terkandung kecil.

Perbedaan suhu dan kalor dapat simpulkan sebagai berikut :
1. Kalor dan Suhu merupakan sifat fisik dari benda.
2. Kalor adalah bentuk energi, sedangkan suhu yaitu ukuran kalor suatu benda.
3. Suhu berbanding lurus dengan kalor benda, jadi jika kalor dimasukkan, maka suhu benda akan meningkat.

Demikian artikel yang membahas materi tentang suhu. Kami harap setelah pembaca membaca materi tersebut membahwa pengaruh positif terhadap pengetahuan pembaca mengenai suhu.

Macam-Macam Termometer Dan Penjelasannya + Fungsinya Lengkap

Macam-Macam Termometer dan Fungsinya - Saya pikir pembaca sudah tidak asing lagi dengan yang namanya termometer. Jika kita ke dokter untuk memeriksakan badan kita, dokter pasti mengeluarkan alat yang ditaruh diketiak, mulut, atau dahi. Iya, alat yang biasanya dipakai dokter itu lah yang akan kita bahas dalam artikel ini. Alat yang digunakan para dokter untuk mengukur suhu tubuh kita itu namanya yaitu termometer. Untuk lebih lengkapnya mengenai apa itu termometer dan fungsinya untuk apa, berikut ini penjelasannya.

Daftar Isi :

Dalam artikel yang membahas tentang macam-macaam termometer dan penjalasannya, kami sajikan secara lengkap dan detail. Karena artikel ini sangat panjang, silahkan simak daftar isi artikel kami sebagai berikut.
A. Pengertian termometer
B. Macam-macam termometer berdasarkan bahan pembuatannya
C. Macam-macam termometer secara umum
D. Macam-macam termometer zat cair
E. Fungsi termometer
F. Jenis termometer yang biasanya digunakan sebagai alat pengukur suhu tubuh manusia
G. cara menggunakan termometer
H. Penyebab tidak akuratnya termometer
I. Suhu tubuh normal manusia
J. Penutup

A. Pengertian Termometer

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, termometer adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur suhu. Lebih luas lagi, termometer adalah alat yang digunakan untuk mengetahui derajat dingin atau panas dari suatu benda. 

Itu merupakan pengertian termometer secara umum. Lantas apa pengertian termometer secara bahasa? Kata Termometer berasal dari bahasa Latin yaitu thermo, yang bermakna panas, dan meter, yang bermakna untuk mengukur. 

Dalam mengukur suhu, termometer memanfaatkan sifat termometrik dari suatu zat, yakni perubahan dari sifat-sifat zat yang disebabkan perubahan suhu dari zat tersebut. Zat cair termometrik yaitu zat cair yang mudah mengalami perubahan fisis apabila dipanaskan / didinginkan. Contoh dari termometrik yaitu zat  alkohol dan air raksa. 

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan dijumpai dengan berbagai macam jenis termometer. Supaya pembaca tidak bingung dalam mengidentifikasi termometer, kami membagi macam-macam termometer menjadi beberapa klasifikasi, antara lain :
1. Macam-macam termometer berdasarkan bahan pembuatannya
2. Macam-macam termometer secara umum
3. Macam-macam termometer zat cair
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai penggolongan termometer, silahkan ikuti terus penjelasan di bawah ini.

B. Macam-Macam Termometer Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Berdasarkan bahan pembuatannya, termometer di bagi menjadi empat yaitu termometer zat cair, termometer logam (Pirometer), termometer udara, dan termometer listrik.

1. Termometer zat cair

Termometer zat cair merupakan termometer yang paling poluper. Karena populer, termometer zat cair juga bermacam-macam. Untuk pembahasan tentang macam-macam termometer zat cair ada di pembahasan poin D. 

Pada umumnya, bentuk termometer zat cair berupa bejana (tabung) yang dilengkapi dengan pipa yang sempit. Untuk cairan yang digunakan untuk mengisi termometer ini biasanya yaitu alkohol atau air raksa.

Alkohol dan air raksa sebagai pengisi termometer zat cair mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengapa? Berikut penjelasannya. 

a. Kelebihan dan kekurangan air raksa sebagai pengisi termometer
Kelebihan air raksa
1) pemuaiannya teratur
2) mudah dilihat
3) tidak membasahi tempatnya sehingga tidak mengganggu pemuaiannya,
4) batas ukurnya besar (mendidih pada 357 derajat delcius dan membeku pada suhu – 39 derajat Celcius)
5) mudah menyerap panas sehingga lebih cepat dalam menunjukkan suhu.
Termometer zat cair

Kekurangan air raksa 
1) harganya mahal,
2) berbahaya karena bersifat racun.
3) tidak bisa dipakai untuk mengukur suhu yang sangat rendah

b. Kelebihan dan kekurangan alkohol sebagai pengisi termometer 
Kelebihan alkohol
1) Harganya relatif lebih murah
2) bisa dipakai pada suhu yang rendah (membeku pada –112derajat celcius)
3) lebih teliti karena cepat memuainya

Kekurangan alkohol
1) tidak bisa dipakai untuk mengukur suhu yang terlalu tinggi karena mendidih pada suhi 78 C,
2) tidak berwarna sehingga sulit dilihat, dan
3) membasahi tempatnya sehingga pemuaiannya terhalang.

2. Termometer logam (pirometer)

Termometer logam basanya menggunakan bimetal sebagai bahan pembuatannya, yaitu dua jenis logam yang disatukan, akan tetapi ada juga yang memakai suatu perangkat dari logam. Termometer logam dipakai untuk mengukur suhu benda yang sangat tinggi, misalnya pada peleburan besi.

Pirometer dibuat sesuai dnegan perubahan warna logam apabila dipanaskan. Contohnya, besi yang dipanaskan, pada awalnya berwarna merah pijar, lalu hijau dan menjadi kebiru-biruan.

Setiap warna pijar besi memperlihatkansuhu tertentu. Perubahan warna ini digunakan sebagai dasar dalam menentukan suhu benda. Dengan alasan inilah, termometer logam dianggap kurang teliti.

3. Termometer udara

Termometer udara merupakan termometer yang pertama kali dibuat manusia. Teknologinya sangat kuno, oleh karena itu pada zaman modern, termometer jenis udara tidak digunakan lagi karena sangat tidak teliti. Termometer udara berbentuk sebuah tabung bulat yang terbuat dari kaca kaca dan dilengkapi dengan pipa halus yang berisi udara.

4. Termometer listrik

Termometer listrik bekerja sesuai dengab sifat listrik logam. Apabila dua macam logam yang jenisnya berbeda dipanaskan, maka kedua logam tersebut bermuatan listrik, akan tetapi tegangannya berbeda. Contoh penggunaan termometer listrik yaitu pada pada panel pengamat suhu mesin mobil.

C. Macam-Macam Termometer Secara Umum

Secara umum, termometer daoat kita bagi menjadi 6 (enam) macam, yaitu termometer air raksa, termometer klinis, termometer alkohol, termometer bimetal mekanik, dan termometer inframerah. 

1. Termometer Air Raksa

Termometer air raksa adalah sebuah termometer cairan yang memanfaatkan air raksa sebagai pengisinya. Termometer air raksa merupakan jenis termometer yang sering digunakan dibandingkan dengan termometer alkohol. Ya hal ini mengingat air raksa mempunyai banyak kelebihan jika digunakan sebagai bahan pengisi termometer. Termometer air raksa dinamakan juga sebagai termometer maksimum karena mampu mengukur suhu yang sangat tinggi. Apabila suhu panas, maka air raksa akan memuai sehingga kita akan melihat air raksa pada tabung kaca naik. Namun ketika suhu turun, maka air raksa akan tetap berada pada posisi ketika suhu panas. Mengapa demikian? Hal ini karena adanya sebuah konstraksi yang menghambat air raksa untuk kembali ke posisi semula. Untuk mengembalikan air raksa ke posisi semula, kita harus mengocok-ngocok termometer tersebut dengan kuat.

2. Termometer Klinis

Termometer klinis adalah termometer yang dimanfaatkan untuk mengukur suhu badan. Termometer klinis sering digunakan dalam bidang kedokteran. Suhu badan seseorang dapat diukur menggunakan termometer klinis melalui ketiak, rongga mulut, atau di antara lekukan tubuh lainnya. Termometer klinis dibagi menjadi dua, yaitu termometer klinis digital. Dan termometer klinis analog. Perbedaan keduanya termometer ini terletak pada penampilan nilai suhu. Pada termometer klinis digital, nilai suhu ditampilkan langsung dalam sebuah bentuk angka yang tertera pada layar kecil termometer. Sementara pada termometer klinis analog, nilai suhu ditampilkan oleh naiknya air raksa dan untuk mengetahui nilainya dengan melihat angka yang dicapai oleh air raksa pada pipa kapiler.

3. Termometer Alkohol

Termometer alkohol adalah sebuah termometer zat cair yang memanfaatkan alkohol sebagai pengisinya. Alkohol ini lebih peka ketika memuai dibandingkan dengan air raksa, sehingga perubahan volumenya lebih terlihat jelas. Termometer alkohol dinamakan sebagai termometer minimum karena bisa mengukur suhu yang sangat rendah. Untuk menghindari suatu gaya gravitasi bumi, termometer alkohol harus diletakkan di bidang datar. Ababila suhu dingin, maka cairan alkohol akan bergerak ke kiri dan membawa indeks penunjuk berwarna. Dan sebaliknya, apabila suhu naik, maka indeks penunjuk berwarna akan tetap berada di posisinya walaupun cairan alkohol mengembang dan bergerak ke kanan.

5. Termometer Bimetal Mekanik

Termometer bimetal mekanik yaitu jenis termometer yang terbuat dari dua buah kepingan logam yang mempunyai koefisien muai yang berbeda. Bimetal berasal dari gabungan dua kata, yaitu bi dan metal. Bi bermakna duo dan metal bermakna logam. Jika terjadi perubahan suhu, dua kepingan logam pada termometer bimetal mekanik akan melengkung. Prinsip kerja dari termometer bimetal ada pada suhu tinggi, keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang mempunyai koefisien muai lebih tinggi. Sebaliknya, apabila suhu rendah, maka keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang memiliki koefisien muai yang lebih rendah.

6. Termometer Inframerah

Jenis Termometer inframerah ini dimanfaatkan untuk mengukur suhu benda yang bergerak cepat, benda yang sangat panas, atau benda yang tidak dapat disentuh karena berbahaya. Termometer inframerah dinamakan juga dengan nama termometer laser apabila memanfaatkan sinar laser untuk mengukur suhu benda

D. Macam-Macam Termometer Zat Cair

Pengertian termometer zat cair telah kami sampaikan pada poin B. Untuk sekarang ini, kita khusus membahas tentang macam-macam termometer zat cair. Berikut ini macam-macam termometer zat cair.
Macam-Macam Termometer Zat Cair


1) Termometer suhu badan

Termometer suhu badan adalah termometar yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Skala yang digunakan dari termometer ini mulai dari dari 35C sampai 42C (sesuai dengan kisaran suhu badan manusia). Karena daerah ukurnya sempit maka termometer ini sangat teliti. 

2) Termometer untuk laboratorium

Sesuai dengan namanya, termometer laboratorium adalah termometer yang diginakan di laboratorium. Bentuknya lebih panjang dibandingkan dengan termometer suhu badan. Umumnya, termometer ini berisi alkohol atauair raksa yang diberi campuran sehingga mencapai suhu lebih dari 100C dan suhu kurang dari 0C. Walaupun mempunyai rentang suhu yang luas, termometer ini kurang teliti.


3) Termometer maksimum dan minimum (Six Bellani)

Termometer six bellani memanfaatkan alkohol cair, raksa, dan uap alkohol sebagai alat pengukurnya. Termometer Six Bellani bisa kita jumpai pada stasiun pemantau cuaca.


E. Fungsi Termometer

Fungsi utama termometer adalah sebagai alat mengukur suhu. Fungsi mengukur suhu bisa dalam bidang medis, yaitu untuk mengetahui suhu tubuh manusia. Selain itu, termomter juga berfungsi untuk mengetahui suhu oven untuk memasak, suhu kamar, dan sebagainya.

F. Termometer Yang Biasanya Digunakan Sebagai Alat Pengukur Suhu Tubuh Manusia

Setelah kita mempelajari materi di atas, tentu sekarang kita tahu bahwa ada bermacam-macam
1) Termometer digital dahi.
Termometer digital memanfaatkan sinar infra merah untuk mengukur suhu tubuh pada arteri temporalis di bagian penggir dahi. Termometer ini mempunyai bentuk yang mirip dengan termometer telinga. 
2) Termometer digital telinga. 
Termometer digital telinga memanfaatkan sinar infra merah untuk mengukur suhu tubuh pada saluran telinga. Termometer ini bisa dipakai untuk megukur suhu dengan cepat dan cukup akurat hanya dalam hitungan detik. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kotoran yang ada pada telinga dapat mempengaruhi keakuratan termometer ini. 
3) Termometer strip. 
Termometer strip adalah termometer sekali pakai. Termometer ini memanfaatkan sensor cairan kristal berbentuk lembaran kertas yang bisa bereaksi dengan panas. Sensor kristal akan mengalami perubahan warna sesuai suhu terukur. Termometer strip jarang digunakan karena dinilai kurang mempunyai keakuratan jika dibandingkan dengan termometer lain.
4) Termometer digital mulut. 
Termometer digital mulut memanfaatkan sensor hisap untuk mengukur suhu pada mulut. Bentuk sermometer ini mirip dengan dot atau empeng bayi. Termometer ini membutuhkan waktu yang lama untuk memperlihatkan hasilnya, akan tetapi hasilnya kurang akurat jika dibandigkan dengan termometer lain. 

G. Cara Menggunakan Termometer

Pengukuran suhu tubuh atau benda menggunakan termometer pada tempat yang berbeda dan pada saat yang bersamaan akan memberikan hasil suhu yang berbeda. Mengapa ini terjadi? Sebagai contoh untuk mengukur suhu tubuh seseorang, kita menggunakan tempat yang berbeda, suhu pada pengukuran di mulut 37 derajat celcius, pada pengukuran di ketiak 36,7 derajat celcius, sedangkan pengukuran pada dubur yaitu 37,5 derajat celcius. 

Untuk dapat menggunakan termometer dengan benar, simak cara tips cara menggunakan termometer sebagai berikut : 
1) Untuk pengukuran termometer pada ketiak. Mula-mula, aktifkan termometer digital, letakkan ujung termometer di bawah ketiak, kemudian ketiak diapitkan. Tunggu sampai termometer berbunyi, setelah berbunyi, cabut dan lihat hasilnya pengukurannya. 
2) Untuk pengukuran termometer pada mulut. Silahkan aktifkan termometer digital terlebih dahulu, letakkan ujung termometer di bawah lidah lalu mulut ditutup. Tunggu sampai termometer berbunyi, setelah berbunyi, cabut dan lihat hasilnya. 
3) Untuk pengukuran termometer pada dubur. Gunakan termometer digital, jangan lupa lumasi ujung termometer menggunakan jelly khusus. Masukkan termometer ke dalam dubur hingga 1,5 – 2,5 cm. Cabut dan lihat hasilnya setelah termometer berbunyi.
4) Untuk pengukuran termometer pada arteri temporalis. Mula-mula aktifkan termometer arteri temporalis. Sapukan termometer pada pinggir dahi secara lembut. Cabut dan lihat hasilnya setelah termometer berbunyi,.
5) Untuk pengukuran termometer pada telinga. Aktifkan termometer telinga digital, dengan perlahan letakkan termometer pada liang telinga. (ikuti petunjuk dalam kemasan). Cabut dan lihat hasilnya setelah termometer berbunyi.

H. Penyebab Tidak Akuratnya Termometer

Perlu pembaca tahu, bahwa ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan hasil pengukuran termometer tidak akurat, faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Terlalu cepat mengangkat termometer dari tubuh.
2. Tidak memakai termometer pada bagian tubuh yang tepat.
3. Tidak mengikuti petunjuk penggunaan termometer dengan benar.
4. Pengambilan suhu tubuh secara oral dalam waktu 20 menit setelah minum cairan panas atau dingin atau merokok.
5. Baterai termometer lemah atau mati.
6. Pengambilan suhu tubuh dalam waktu sekitar satu jam setelah mandi air panas olahraga atau berat.
7. Mulut terbuka ketika pengambilan suhu tubuh secara oral.

I. Suhu Badan Normal Manusia

Suhu tubuh normal pada manusia ada pada titik 37 derajat Celcius. Akan tetapi, pada kenyataannya suhu tubuh normal manusia tidak selalu pada titik 37 derajat Celcius. Hal ini terjadi karena beberapa faktor. Suhu tubuh yang normal pada manusia ada pada titik 36,5-37,5 derajat Celcius.

Suhu tubuh normal manusia bisa berubah sepanjang hari. Hal ini menyesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan manusia. Umumnya, pada pagi hari suhu terendah terjadi dan akan naik sekitar 0,6 derajat Celcius pada sore hari. Selain itu, ketika kita sedang berolahraga di hari yang panas ,maka suhu tubuh dapat naik 0,6 derajat Celcius.

Suhu tubuh juga dipengaruhi oleh siklus menstruasi (khusus wanita). Beberapa faktor tersebut yang menyebabkan suhu tubuh normal manusia tidak tetap pada titik 37 derajat celcius, akan tetapi berada di sekitar itu (36,5-37,5 derajat Celcius)

J. Penutup

Demikian materi lengkap tentang macam-macam termometer lengkap dengan penjelasannya. Kami juga sudah menambah materi suhu tubuh manusia yang normal. Semoga penjelasan kami tentang macam-macam termometer dapat membantu para pembaca.