Cara Mengatasi Konflik Sosial di Masyarakat

Cara Mengatasi Konflik Sosial di Masyarakat

Cara Mengatasi Konflik Sosial di Masyarakat


Agar konflik yang terjadi di masyarakat dapat teratasi, ada beberapa cara yang dapat digunakan antara lain melalui pola interaksi asosistif berupa kerja sama dan akomodasi. Kedua cara ini dianggap paling sering digunakan untuk mengatasi berbagai konflik yang terjadi di masyarakat. Berikut ini penjelasan tentang kerja sama dan akomodasi sebagai solusi dalam penanganan konflik yang terjadi di masyarakat.

A.  Cara mengatasi konflik melalui akomodasi

Akomodasi adalah usaha untuk meredakan pertentangan atau konflik agar tercapai stabilitas atau cara menyelesaikan sustu konflik atau pertentangan tanpa mengalahkan atau menghancurkan pihak lawan sehingga pihak lawan tidak merasa kehilangan kepribadiannya.

Tujuan akomodasi
Ada beberapa tujuan terjadinya akomodasi, antara lain :
1.    mengurangi pertangan akibat perbedaan paham
2.    mencegah terjadinya pertentangan sementara wakktu
3.    mewujudkan terjadinya kerja sama antara kelompok-kelompok terpisah hidupnya akibat dampak psikologis dan budaya
4.    memungkinkan terjadinya asimilasi

Bentuk-bentuk akomodasi
Bentuk akomodasi ada banyak. Berikut ini kami jabarkan satu persatu tentang bentuk-bentuk akomodasi.
1.    coersion, yaitu bentuk akomodasi secara paksaan
2.    compromise, yaitu pihak-pihak yang berselisih saing mengurangi tuntutannya
3.    arbritasi, yaitu penyelesaian konflik oleh pihak lain (pihak ke tiga) dan keputusannya bersifat mengikat
4.    toleransi, yaitu penyelesaian konflik secara kekeluargaan (tidak formal)
5.    mediasi, yaitu penyelesaian konflik yang dibantu oleh pihak ketiga yang bertugas sebagai penasehat dan hasil keputusannya tidak mengikat atau tidak wajib diikuti oleh pihak yang sedang berkonflik.
6.    konversi, yaitu penyelesaian konflik dengan salah satu pihak rela mengalah dan menerima pendirian pihak lain
7.    Konsilisasi, yaitu penyelesaian konflik dengan mempertemukan pihak yang bertikai agar mendapatkan kesepakatan bersama
8.    Ajudikasi, yaitu penyelesaian konflik melalui pengedilan secara formal
9.    Stalemate, yaitu mengurangi ketegangan dari pihak yang sedang terlibat berkonflik dengan cara berhenti untuk sementara, karena kedua pihak memiliki kakuatan yang seimbang
10.  Segregasi, yaitu upaya saling menghindar dan saling memisahkan diri dari pihak yang bertikai agar mengurangi ketegangan
11.  Sease fire, yaitu menangguhkan permusuhan dalam jangka waktu tertentu sambil mengupayakan penyelesaian yang baik dan tidak merugikan kedua belah pihak. Istilah lainnya adalah genjatan senjata
12.  Displacement, yaitu usaha mengakhiri konflik dengan mengalihkan pada objek yang sama

B.  Cara mengatasi konflik melalui kerja sama

Kerja sama adalah proses sosial yang dilakukan individu uuntuk memenuhi kebutuhan manusia. Kerja sama dalam masyarakat akan berkembang jika mengadapi situasi sebagai berikut :
1.    tantangan alam yang ganas
2.    pekerjaan massal
3.    upacara keagamaan
4.    musuh bersama

Bentuk-bentuk kerja sama
Kerjasama mempunyai berbagai bentuk, antara lain :
1.    Bargaining
Bargaining adalah pelaksaan perjanjian mengenai pertukaran barang atau jasa antara dua organisasi atau lebih
2.    Cooperation
Cooperation adalah proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan organisasi untuk menghindari terkjadinya instabilitas atau kegoncangan dalam organisasi yang bersangkutan.
3.    Coalition
Coalition adalah gabungan dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama
4.    Joint Venture
Joint venture adalah kerjasama dalam hal-hal tertentu, contohnya adalah kerja sama proyek

Macam-macam kerja sama
Pada masyarakat pedesaan, kesukuan, atau komunal, pola kerja sama sudah sangat melembaga dengan daerahnya masing-masing, Daerah yang mempunyai bentuk kerja sama antara lain :
1.    sunda                : sambat sinambat
2.    bali                    : subak
3.    jawa                  : gugur gunung
4.    batak                : marsiupan
5.    minahasa          : mapalus
6.    nias                   : haloto sato
7.    tanah karo        : raron
8.    ambon              : masohi

Ciri khas pola kerja sama
Kerja sama dalam masyarakat modern meiliki ciri khas, antara lain :
1.    untuk mendapatkan keuntungan ejonomis secara dengan efektif dan efisien
2.    untuk menhindarkan persaingan bebas, maka dibentuk asosiasi
3.    untuk menggalang persatuan dalam upaya bela negara

Artikel Terkait

Silahkan Dibagikan

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Silahkan berkomentar . . EmoticonEmoticon