Sunday, December 20

Variabel Penelitian

Variabel Penelitian - Variabel adalah konsep yang mempunyai bermacam-macam nilai. Badan, misalnya, adalah konsep dan bukan variable karena badan tersebut tidak memiliki keragaman nilai. Sebaliknya besar badan dan berat badan adalah variabel karena ada keragaman nilai.

Umumnya variabel dibagi atas dua jenis, yaitu variabel kontinu (continous variabel) dan variabel deskrit (descrete variabel). Variabel dapat juga dibagi sebagai variabel dependen dan variabel bebas. Juga variabel dapat dilihat sebagai variabel aktif dan variabel atribut.

1. Variabel Kontinu
Variabel kontinu adalah variabel yang dapat kita tentukan nilainya dalam jarak jangkau tertentu dengan desimal yang tidak terbatas. Contoh, untuk berat badan kita dapat menulis 76,0 kg, atau 76, 14 kg, atau 41,76694.

2. Variabel Descrete
Variabel descrete adalah konsep yang nilainya tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan atau desimal dibelakang koma. Variabel ini sering juga disebut sebagai variabel kategori. Jumlah anak merupkan variabel descrete. Jumlah anak bisa : 1, 3, atau 4. Tidak mungkin jumlah anak : 1,5; 2,6 dan lain sebagainya. Kalau dia mempunyai dua kategori dinamakan juga variabel dikhotom. Misalnya jenis kelamin, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Jika ada lebih dari dua kategori maka disebut juga variabel politom.

3. Variabel Dependen dan Variabel Bebas
Dalam hal terdapat hubungan antara dua varibel, misalnya antara variabel Y dan variabel X, maka jika variabel Y disebabkan oleh variabel X, maka variabel Y dinamakan variabel dependen dan variabel X dinamakan variabel independen. Variabel bebas adalah antecedant dan variabel dependen adalah konsekuensi. Variabel yang tergantung atas variabel lain dinamakan variabel dependen.

4. Variabel Moderator dan Variabel Random
Jika Y adalah variabel dependen dan variabel ini tergantung dari 4 buah variabel bebas, X1, X2, X3, dan X4, maka fungsinya adalah :
Y = f (X1, X2, X3, dan X4);
Jika ada variabel lain, yang dianggap berpengaruh terhadap variabel dependen tersebut, tetepi dianggap tidak mempunyai pengaruh utama maka variabel ini dinamakan variabel moderator.

Di samping variabel-variabel tertentu yang nyata-nyata mempengaruhi variabel dependen, masih terdapat berjenis-jenis variabel lain yang tidak dimasukkan dalma persamaan hubungan diatas. Variabel ini dinamakan variabel random, dan pengaruhnya dapat dilihat berdasarkan error yang timbul dalam mengadakan estimasi. Pada hubungan-hubungan yang stokhastik, variabel random ini selalu diestimasikan sebagai pertinggal dari estimasi variabel-variabel independen terhadap variabel dependen.

5. Variabel Aktif
Variabel yang dimanipulasikan oleh peneliti dinamakan variabel aktif. Jika seorang peneliti memanipulasikan metode mengajar, cara menghukum mahasiswa, maka metode mengajar dan cara menghukum, adalah variabel-variabel aktif, karena variabel ini dapat dimanipulasikan.

Variabel Penelitian

6. Variabel Atribut
Ada juga variabel yang tidak dapat dimanipulasikan ataupun sukar dimanipulasikan. Variabel demikian dinamakan variabel atribut. Variabel atribut umumnya merupakan karakteristik manusia seperti :intelegensi jenis kelamin, status sosial, pendidikan, sikap dan lain sebagainya. Variabel-variabel yang merupakan inanimat (inanimate objects) seperti populasi, rumah tangga, daerah geografis dan sebagainya, adalah juga variabel-variabel atribut.

Silahkan berkomentar . .
EmoticonEmoticon