Silabus Praktikum Akuntansi Lembaga Instansi Pemerintah SMK (C3)

Iklan (Tutup KI!k 2x)
Iklan (Tutup KI!k 2x)
Loading...
Silabus praktikum akuntansi lembaga/ instansi pemerintah C3 (SMK Akuntansi dan Keuangan Lembaga/ AKL). Mata pelajaran praktikum akuntansi lembaga adalah salah satu mata pelajaran baru pada kurikulum 2013 SMK Revisi, khususnya pada kompetensi keahlian akuntansi dan keuangan lembaga (AKL).

Mapel Akuntansi Lembaga Instansi Pemerintah masuk di Silabus SMK Akuntansi
Untuk di kelas berapa mapel akuntansi lembaga ini diajarkan, sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah,  Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor: 07/D.D5/Kk/2018, Tentang Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (Smk)/ Madrasah Aliyah Kejuruan (Mak), maka mata pelajaran ini diajarkan mulai kelas XI dan kelas XII, dengan alokasi waktu yaitu 4 jam pelajaran setiap minggu.

Ada beberapa alasan, mengapa mata pelajaran praktikum akuntansi lembaga dan instansi pemerintah dimasukkan ke dalam struktur kurikulum, antara lain :
1). Mempelajari akuntansi publik dan non publik itu penting
Jadi begini, perusahaan/instansi itu dibagi menjadi 2, yaitu instansi publik (yang tidak berorientasi pada keuntungan), dan instansi non publik/ komersial (yang berorientasi pada keuntungan). Nah, jika intansi komersial di pelajari pada mata pelajaran akuntansi perusahan jasa, dagang, dan manuaktur, nah untuk instansi yang tidak komersial dipelajari pada mata pelajaran akuntansi publik (lembaga intansi pemerintah).

2). Lulusan SMK Akuntansi dibutuhkan di Lembaga Pemerintah (Desa)
Tuntutan transparansi dan standarisasi laporan keuangan di berbagai intansi pemerintah membuat kebutuhan lulusan akuntansi semakin bertambah. Khususnya yang terbaru yaitu adanya dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah setiap tahun. Dibutuhkan tenaga akuntansi yang bisa mengelola keuangan desa dengan baik. (Pengelolaan dana desa ada pada KI KD Silabus Akuntansi lembaga/ pemerintah)

Mungkin masih ada beberapa alasan lain yang belum bisa kami sampaikan. Namn, dua alasan itu cukup kuat untuk membuat mata pelajaran akuntansi dan keuangan lembaga masuk dalam struktur kurikulum (sillabus) akunyansi SMK kurikulum 2013 revisi.

Kendala Mengajar Mapel Akuntansi Lembaga Instansi Pemerintah (Silabus)
Ada beberapa kendala, khususnya bagi guru dalam mengajar mapel tersebut. Masih barunya mapel ini membuat guru harus memperbaharui ilmunya tentang akuntansi pemerintah. Di tambah lagi, guru harus membuat silabus mapel akuntansi lembaga/ pemerintah.

Cukup sulit membuat silabus praktikum akuntansi lembaga pemerintah, mengapa? Hal ini karena mapel ini benar-benar baru. Berbeda dengan mata pelajaran akuntansi yang lain, yang sudah pernah di ajarkan. Cukup mengembangkan silabus KTSP, maka silabus untuk yang kurikulum 2013 (K13) sudah jadi.

Untuk itulah, dalam kesempatan kali ini, akan kami bagikan silabus Praktikum Akuntansi Lembaga Instansi Pemerintah yang telah kami kembangkan. Tentu saja dalam pengembangan silabus ini masih ada banyak sekali kekurangan. Oleh karena itu, kami tunggu masukan dan saran dari Bapak/Ibu guna pengembangan silabus akuntansi lembaga.

Silabus Praktikum Akuntansi Lembaga/ Instansi Pemerintah SMK (C3)
Bidang Keahlian : Bisnis dan Manajemen
Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga
Mata Pelajaran : Praktikum Akuntansi Lembaga/Instansi Pemerintah (C3)
Kelas/ Semester : XI (Sebelas)/ 1 dan 2
Durasi (Waktu) : 4 jam pelajaran/minggu @45 menit

KI-3 (Pengetahuan)
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

KI-4 (Keterampilan)
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Kompetensi Dasar
3.1 Memahami pembukuan tunggal, dan pembukuan berpasangan untuk akuntansi keuangan pemerintah daerah
4.1 Mengidentifikasi pembukuan tunggal, dan pembukuan berpasangan untuk akuntansi keuangan pemerintah daerah
3.2 Menerapkan persamaan akuntansi, konsep debet dan kredit, penjurnalan, buku besar, saldo normal dan laporan keuangan untuk akuntansi keuangan pemerintah daerah
4.2 Melakukan pencatatan persamaan akuntansi, konsep debet dan kredit, penjurnalan, buku besar, saldo normal dan laporan keuangan untuk akuntansi keuangan pemerintah daerah
3.3 Menganalisis transaksi pendapatan daerah, belanja derah, pembiayaan daerah, asset daerah, kewajiban daerah, dan equitas dana daerah
4.3 Melakukan pencatatan transaksi pendapatan daerah, belanja derah, pembiayaan daerah, asset daerah, kewajiban daerah, dan equitas dana daerah
3.4 Menerapkan system akuntansi keuangan, dan struktur akuntansi keuangan desa/kelurahan
4.4 Melakukan pencatatan system akuntansi keuangan, dan struktur akuntansi keuangan desa/kelurahan
3.5 Menerapkan standar pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan/ disclosur akuntansi pemerintah daerah
4.5 Melakukan pencatatan pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan/ disclosur akuntansi pemerintah daerah
3.6 Menganalisis elemen basis akuntansi, pelaksana akuntansi, struktur lengkap kode rekening untuk kelompok akun asset, kewajiban, ekuitas dana, pendapatan, belanja, dan pembiayaan di desa /kelurahan
4.6 Melakukan pencatatan elemen basis akuntansi, struktur lengkap kode rekening untuk kelompok akun asset, kewajiban, ekuitas dana, pendapatan, belanja, dan pembiayaan di desa/kelurahan
3.7 Menganalisis transaksi akuntansi pendapatan satker, dan akuntansi pendapatan desa/kelurahan)
4.7 Melakukan pencatatan akuntansi pendapatan satker, dan akuntansi pendapatan desa/kelurahan
3.8 Menganalisis transaksi akuntansi belanja satker, dan akuntansi belanja desa/kelurahan)
4.8 Melakukan pencatatan akuntansi belanja satker, dan akuntansi belanja desa/kelurahan)
3.9 Menganalisis transaksi Akuntansi penerimaan pembiayaan, dan akuntansi pengeluaran pembiayaan di desa/kelurahan
4.9 Melakukan pencatatan Akuntansi penerimaan pembiayaan, dan akuntansi pengeluaran pembiayaan di desa/kelurahan.


Link : Download Silabus Akuntansi Lembaga

Silabus mata pelajaran akuntansi dan keuangan lembaga/ instansi pemerintah telah kami bagikan. Sekali lagi, bahwa dalam pengembangan silabus ini kami kembangkan sendiri. Jadi tentu ada banyak sekali kekkurangannya. Masukan dan saran dari para pembaca sangat kami tunggu.

2 comments

TRIMS ATAS SILABUSX SMOGA JAYA SLALU...

Makasih atas ilmu yg diberikan semoga beemanfaat

Silahkan berkomentar . .
EmoticonEmoticon