Ayat Alquran Tentang HUSNUDZON (Prasangka Baik), Al Hujurat : 12

Loading...
Ayat alquran tentang husnudzon (prasangka baik) yaitu QS Al Hujurat ayat 12 beserta hukum bacaan (tajwid). Pada artikel yang terdahulu kami telah menyampaikan ayat tentang kontrol diri (Mujahadah an-Nafs), nah untuk kali ini kami akan membagikan ayat alquran tentang prasangka baik (husnudzon). Tahukah kamu jika kontrol diri akan lebih mudah kamu terapkan dalam kehidupan sahari-hari jika diringi dengan sikap prasangka baik.

Ayat Alquran Tentang Husnudzon (Prasangka Baik)

Istilah prasangka baik (husnudzon) mungkin tidak asing lagi bagi kamu. Namun, tahukah kamu makna prasangka baik? Sebelum mengetahui makna prasangka baik cermatilah sebuah peribahasa pilihan berikut ini! "Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak". Dalam kamus besar bahasa Indonesia, peribahasa tersebut memiliki makna kesalahan (kekurangan) orang lain walaupun kecil sekali akan kelihatan, tetapi kesalahan (kekurangan) sendiri walaupun besar tidak kelihatan. Buka Juga : 5 Hadits Tentang Prasangka Baik (Husnudzan)

Berdasarkan pribahasa tersebut, sebagai seorang muslim, kita harus bisa menjalankan hablum minan nas dengan baik, salah satunya yaitu melakukan perilaku terpuji berupa prasangka baik (husnudzon) terhadap sesama manusia. Prasangka baik merupakan salah satu sifat yang diatur oleh Allah swt melalui Alquran. Lantas, ayat alquran mana yang membahas tentang prasangka baik? Berikut ini akan kita bahas tentang ayat alquran tentang husnudzon. Termasuk tejemahan, dan hukum bacaan (tajwid) dari ayat alquran tentang prasangka baik.

A. Pengertian Prasangka Baik (Husnudzon)

Prasangka baik atau husnudzan lawan katanya adalah berburuk sangka atau suudzan. Seseorang akan mengalami kesulitan untuk berprasangka baik saat hati dan pikirannya telah dijajah oleh sikap suudzan. Jika sudah demikian, orang tersebut akan cenderung memandang semua hal sebagai sesuatu yang jelek, seakan-akan tidak ada sedikitpun kebaikan dalam andangannya. Lebih buruk lagi, dalam pikirannya akan terbangun sebuah pemahaman bahwa orang lain lebih rendah dari dirinya. Nah, untuk lebih memahami tentang prasangka baik beserta dalil Alquran tentang prasangka baik, ayo baca dan pahamilah penjelasan di bawah ini dengan sungguh-sungguh

B. Ayat Alquran Tentang Prasangka Baik (Husnudzon)

Prasangka baik (husnudzon)dapat diartikan sebagai sikap netral atau cara pandang seseorang dalam melihat sesuatu sebagai hal yang positif. Mengenai prasangka baik dalam Islam, telah dijelaskan dalam beberapa dalil Al-Qur'an maupun sabda Rasulullah saw dalam hadis.

Perintah prasangka baik (husnudzon), serta larangan prasangka buruk telah Allah swt tegaskan dalam Firmanya, yaitu surah QS. AI-Hujurat ayat 12. Berikut ini ayat Alquran tentang husnudzon.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Artinya: "Hai orang orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulak kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat, lagi Maha Penyayang." (Quran Surat Al-Hujurat (49) :12)

Ayat di atas menggambarkan betapa besarnya potensi negatif jika seseorang tidak memiliki prasangka
baik (husnuzan). Ayat di atas juga menjelaskan serta menegaskan larangan berprasangka buruk, karena prasangka buruk termasuk perbuatan dosa. Oleh karena itu, adanya larangan ini menunjukkan bahwa Allah swt telah memerintahkan orang-orang muslim untuk memiliki prasangka yang baik terhadap orang lain Dalam diri orang muslim seharusnya selalu tertanam hal-hal yang bersifat positif. Termasuk di dalamnya mengenai prasangka atau dugaan baik terhadap orang lain atau sesama saudaranya kaum muslimin.
ayat alquran tentang husnudzon prasangka baik

C. Daftar Kosa Kata Ayat Alquran Tentang Husnudzon (Prasangka Baik)
Seperti yang disampaikan di atas, QS Al Hujurat ayat 12 adalah salah satu ayat alquran yang mengatur tentang prasangka baik. Memang, kami sudah melampirkan terjemahan QS Al Hujurat ayat 12, namun kita juga perlu mengetahui terjemahan dari masing-masing kata yang ada pada Al Hujurat ayat 12.

اجْتَنِبُوا : jauhilah
الظَّنِّ : prasangka
إِثْمٌ : dosa
تَجَسَّسُوا : mencari-cari kesalahan
يَغْتَبْ : menggunjing
يَأْكُلَ : memakan
لَحْمَ : daging
أَخِيهِ : saudaranya
مَيْتًا : yang sudah mati
فَكَرِهْتُمُوهُ : maka tentu merasa jijik
تَوَّابٌ : maha penerima taubat

D. Telaah Hukum Bacaan (Tajwid) Ayat tentang Prasangka Baik
Al Quran adalah Kalamullah (firman Allah swt), merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dengan perantara Malaikat Jibril. Di dalam surah Muzzammil ayat 5, Allah swt. Berfirman "... dan bacalah olehmu Al Quran ini dengan pelan/ tartil (bertajwid)".

ayat alquran tentang husnudzon prasangka baik

Dengan mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid) tersebut, diharapkan kamu dapat membaca Al Quran dengan lebih baik sesuai dengan kaidah tajwid yang kamu ketahui dan juga dapat menerapkan dalam setiap kegiatan mengajimu. Dalam ayat alquran tentang prasangka baik (husnudzon), ada banyak sekali tajwid yang kita jumpai, namun untuk kami ini kami hanya menyampaikan 2 hukum tajwid yang ada pada Surat Al Hujurat ayat 12, yaitu ikhfa' dan idgam bigunnah.

Buka Juga : 5 Hadits Tentang Prasangka Baik (Husnudzan)

a. Ikhfa'
Ikhfa' secara harfiyah berarti menyamarkan atau menyembunyikan. Dalam ilmu tajwid, ikhfa' menyamarkan huruf nun sukun atau tanwin ke dalam huruf sesudahnya. Ada lima belas huruf ikhfa'. Kelima belas huruf tersebut tidak bertasydid dan harus dibaca dengung atau gunnag. Durasi pembacaannya adalah 2 mad atau 4 ketukan. Berikut ini adalah contoh bacaan ikhfa' dalam ayat alquran tentang prasangka baik.
مَيْتًا فَكَرِ

b. Idgham Bigunnah
Secara bahasa, gunnah artinya mendengung. (Dalam Pelajaran Tajwid: 1955, 1) dijelaskan bahwa secara istilah idgham bighunnah artinya apabila nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf idhgam bigunnah, maka huruf nun sukun atau tanwin dileburkan/dimasukkan ke dalam huruf
idhgam bigunnah dengan dengung. Panjang bacaan idgham bigunnah adalah 2 mad atau ukkan atau 4 ketukan. Jadi cara membacanya harus dimasukkan atau ditasydidkan kedalam salah satu huruf mim, nun, wawu, dan ya, dengan suara mendengung. Berikut ini adalah contoh bacaan idgam bigunnah dalam ayat alquran tentang prasangka baik.
 أَنْ يَأْكُلَ - كَثِيرًا مِنَ
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ayat Alquran Tentang HUSNUDZON (Prasangka Baik), Al Hujurat : 12"

Posting Komentar

Silahkan berkomentar . .

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan (Tutup KI!k 2x)

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan (Tutup KI!k 2x)

Iklan Bawah Artikel

Link Download Soal/Materi