30 Soal Tentang Bulu Tangkis dan Jawaban (Essay, Pilihan Ganda)

Soal tentang bulu tangkis (badminton) dan jawabannya (Pilihan Ganda, Essay). Bulu tangkis  badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Permainan bulu tangkis hampir sama engan tenis. Bulu tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama.

Bulu tangkis atau badminton digemari banyak orang. Bahkan, tidak sedikit pemain Indonesia pernah menjadi juara dunia. Seperti Rudi Hartono, Susi Susanti, Liem Swie King, Taufik Hidayat, dan lain-lain. Mereka berprestasi karena perjuangannya yang hebat. Rajin berlatih dan menguasai teknik-teknik dasar bermain.

Soal Tentang Bulu Tangkuis (Badminton) dan Jawaban

Untuk lebih mendalami tentang permainan bulu tangkis, kali ini kami akan membagikan latihan soal penjaskes yang membahas tentang buu tangkis dan jawabannya. Ada dua jenis soal tentang bulu tangkis yang kami sediakan, yaitu soal pilihan ganda berjumlah 25 soal dan soal essay (uraian) dengan jumlah soal 5 buah.

Beberapa materi yang kami jadikan dasar dalam penyusunan soal tentang bulu tangkis ini antara lain : sejarah permainan bulu tangkis, lapangan dan perlengkapan, teknik bulu tangkis, dan sistem pertandingan bulu tangkis.

Namun, meskipun dalam soal tentang bulu tangkis ini sudah ada kunci jawaban, kami tetap berharap agar pembaca tetap teliti dalam mengerjakan soal. Siapa tahu ada pembahasan dan kunci jawaban soal tentang bulu tangkis ini ada yang salah. Tanpa panjang lebar, berikut ini adalah soal dan jawaban penjaskes tentang bulu tangkis (badminton)

Soal Pilihan Ganda Bab Bulu Tangkis

1. Permainan bulu tangkis biasannya dimainkan oleh sebagai berikut, kecuali...
a. Tunggal Wanita
b. Tunggal Pria
c. Triple Pria
d. Ganda Pria
e. Ganda Campuran

2. Cara memegang raket dalam bulu tangkis adalah sebagai berikut, kecuali ...
a. Cara asia
b. Cara backhand
c. Cara amerika
d. Cara forehand
e. Cara inggris

3. Berat shuttlecock yang digunakan dalam bulu tangkis adalah...
a. 4,75-5,75 gr
b. 4,73-5,25 gr
c. 4,75-5,50 gr
d. 4,73-5,50 gr
e. 4,73-5,0 gr

4. Posisi raket telentang, ibu jari & jari telunjuk menempel pada pangkal batang raket yang permukaannya gepeng dan yang sebaliknya pada telapak tangan, itu adalah cara memegang raket...
a. Forehand
b. Asia
c. Backhand
d. Inggris
e. Amerika

5. Menurut sejarah permainan bulu tangkis berasal adari permainan yang bernama...
a. Mintonette
b. Poona
c. Badminton
d. Paana
e. Minto

6. Macam-macam pukulan dalam permainan bulu tangkis, antara lain...
a. Forehand, melambung, datar
b. Smash, backhand, lurus
c. Vertical, lurus, lob
d. Drive, dropshot, horizontal
e. Smash, vertical, lob

7. Permainan bulu tangkis berasal dari Negara ...
a. Amerika Serikat
b. Indonesia
c. Inggris
d. India
e. China

8. Teknik atau cara memegang raket bulu tangkis ada empat cara. Yaitu cara memegang raket grip dengan memutar putaran ke kiri disebut dengan pegangan cara ...
a. Handle grip
b. Pryngpon grip
c. Shakehand grip
d. England grip
e. Backhand grip

9. International badminton federation (IBF) berdiri pada tanggal...
a. 10 juli 1934
b. 5 mei 1943
c. 5 juni 1934
d. 10 mei 1943
e. 5 juli 1934

10. Pada pertandingan bulu tangkis putra deuce (yus) diberikan jika kedudukan angka...
a. 21 – 21
b. 17 – 17
c. 19 -19
d. 18 -18
e. 20- 20

11. Bagian tangan antara ibu jari dan jari telunjuk, menempel pada bagian permukaan tangkai yang gepeng atau pipih adalah cara ...
a. campuran
b. Amerika
c. Backhand grip
d. Inggris
e. Indonesia

12. Perbedaan pukulan forehand dan backhand dalam permainan bulu tangkis terletak pada ...
a. laju bola
b. posisi kaki
c. sikap badan menghadap
d. sikap tangan memukul
e. Sikap kepala

13. Cara memegang raket seperti English Grip, tetapi raket diputar ke kiri hingga ibu jari lebih aktif menekan raket disebut cara...
a. jabat tangan
b. Amerika
c. back hand grip
d. Inggris
e. Next hand grip

14. Di bawah ini yang tidak termasuk jenis pukulan dalam bulu tangkis yaitu ...
a. service
b. dropshot
c. lob
d. smash
e. topspin

15. Dalam permainan bulu tangkis pukulan yang paling utama yaitu ...
a. drive
b. smash
c. service
d. forehand
e. block

16. Pada pertandingan bulu tangkis putri deuce (yus) diberikan apabila kedudukan angka...
a. 21 – 21
b. 17 – 17
c. 19 -19
d. 18 -18
e. 20- 20

17. Pukulan yang jatuhnya dekat net dinamakan pukulan...
a. Drive
b. Service
c. Smash
d. Lop
e. Sdopshot

18. Teknik pukulan dengan tujuan untuk melambungkan shoottlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke garis belakang yaitu ...
a. Pukulan drive
b. Pukulan servis
c. Pukulan dropshot
d. Pukulan lop
e. Pukulan smash

19. Seorang pemain dinyatakan menang dalam satu set permainan bulu tangkis jika telah mencapai angka....
a. 21
b. 11
c. 15
d. 25
e. 20

20. Sistem berdampingan dalam permainan ganda bulu tangkis adalah lapangan terbagi menjadi... bagian.
a. tiga
b. Satu
c. dua
d. Empat
e. lima

21. Organisasi induk bulu tangkis Indonesia dinamakan....
a. FIFA
b. PSSI
c. PASI
d. PBSI
e. FIBA

22. Salah satu jenis sukulan service bulu tangkis yang melambung tinggi ke belakang dinamakan...
a. service
b. shot service
c. dropshot
d. lob service
e. topspin

23. Pukulan smash dilakukan ketika bola (kok) ..
a. setinggi dada
b. meluncur turun
c. menjelang meluncur jatuh
d. setinggi loncatan
e. melambung di depan atas kepala
Soal Tentang Bulu Tangkis dan Jawaban (Essay, Pilihan Ganda)

24. Laju bola dari pukulan smash yaitu keras ...
a. melayang
b. menukik.
c. menyilang
d. melambung
e. mendatar

25. Lajunya pukulan dropshot yaitu...
a. keras melayang
b. menukik tajam dengan cepat
c. lambat mendatar
d. mendatar dengan cepat
e. keras mendatar

Soal Essay Bab Bulu Tangkis

1. Jelaskan perbedaan pegangan forehand da pegangan backhand dalam permainan bulu tangkis!
2. Bagaimana sikap umum servis yang baik dalam permainan bulu tangkis?
3. Jelaskan bagaimana teknik dasar langkah kaki yang baik ketika bermain bulu tangkis!
4. Jelaskan perbedaan pukulan lambung dan pukulan smash!
5. Macam-macam pukulan servis

Kunci Jawaban Soal Penjaskes Bab Bulu Tangkis

Jawaban Soal Essay
1. Pegangan forehand (pegangan dasar). Pegangan ini dapat di peroleh dengan cara mendirkan raket yang sisinya tegak dengan lantai. Pegangan ini hampir sama dengan posisi tangan sedang bersalaman.
Pegangan backhand. Pegangan ini dapat di peroleh dengan jalan memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.

2. Servis merupakan pukulan permulaan yang menandai dimulainya permainan. Secara umum sikap servis yang baik adalah:
a. sikap berdiri rileks
b. Kaki tidak boleh diangkat sebelum bola dipukul
c. bola harus dilepaskan terlebih dahulu, baru dipukul
d. Bola tidak didorong, tetapi dipukul

3. Gerak langkah kaki sangat menentukan keberhasilan memukul kok. Teknik dasar langkah kaki yang baik adalah:
a. Kaki harus dapat digerakkan ke segalah arah secara cepat dan ringan.
b. Berdiri selalu pada ujung kaki. Sikap ini memudahkan kaki bergerak cepat.
c. Saat mengembalikan bola di depan net, kaki kananmu berada di depan dan sebaliknya pada waktu memukul bola di belakang, kaki kananmu di belakang.
d. Langkahmu harus diatur seefisien mungkin, langkah yang panjang lebih baik daripada langkah kecil-kecil atau pendek

4. Pukulan lambung adalah pukulan terhadap kok yang datang atau berada di bawah pinggang. Pukulan dilakukan dari bawah ke atas dengan posisi raket agak miring ke depan. Pukulan lob dilakukan dengan forehand dan back hand.
Pukulan Smes adalah pukulan keras dan menukik ke lapangan permainan lawan. Pukulan ini untuk mengembalikan bola yang datang dengan posisi tinggi.

5. Macam-macam pukulan servis, yaitu: Pukulan servis pendek, Pukulan servis panjang, Pukulan servis mendatar, Pukulan servis cambuk

Jawaban Soal Pilihan Ganda
1 C 6 B 11 D 16 E 21 D
2 D 7 D 12 A 17 C 22 D
3 E 8 E 13 E 18 C 23 E
4 E 9 E 14 B 19 A 24 E
5 B 10 E 15 C 20 C 25 E

Demikian soal dan jawaban penjaskes tentang bulu tangkis. Jika anda tidak puas, silahkan buka artikel terkait yang membahas tentang latihan soal bab bulu tangkis dan jawabannya.

6 Bencana Alam Akibat Ulah Manusia (Banjir, Longsor, Kekeringan, Dll)

Jenis-jenis bencana alam yang diakibatkan ulah tangan manusia. Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam yang disebut sebagai bencana alam dapat berupa banjir, letusan gunung berapi, tsunami, gempa bumi, badai salju, tanah longsor, kekeringan, gelombang panas, hujan es, hurikan, taifun, tornado, badai tropis, kebakaran liar dan wabah penyakit.

Dari beberapa contoh bencana alam tersebut, diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu bencana alam yang terjadi karena faktor alam, dan bencana alam karena ulah tangan manusia. Beberapa bencana alam yang disebabkan oleh faktor alam meliputi gempa bumi, badai salju, letusan gunung merapi, taifun, dan tornado.

Sedangkan bencana alam yang disebabkan oleh tangan manusia meliputi : Banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, pamanasan global, dan nuklir. Untuk lebih mendalami terjadinya bencana alam yang disebabkan oleh tangan manusia, dalam artikel ini akan dibahas secara rinci. Dengan mengetahui bagaimana suatu bencana terjadi karena manusia, diharapkan agar manusia lebih mawas diri dalam menjaga alam, sehingga bencana alam karena ulah tangan manusia tidak terjadi lagi.

6 Bencana Alam akibat Ulah Tangan Manusia

Bencana Alam 1 : Banjir
Secara teoritis, banjir adalah bencana akibat curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi dengan saluran pembuangan air yang memadai sehingga merendam wilayah-wilayah yang tidak dikehendaki oleh orang-orang yang ada di sana. Banjir bisa juga terjadi karena jebolnya sistem aliran air yang ada sehingga daerah yang rendah terkena dampak kiriman banjir.

Secara umum, penyebab terjadinya banjir karena perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari, antara lain :
a. Pendangkalan sungai,
b. Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi,
c. Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat,
d. Pembuangan sampah yang sembarangan, baik ke aliran sungai mapupun
e. Air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan.
f. Pembuatan tanggul yang kurang baik,

Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa:
a. Menghambat transportasi darat
b. Sulitnya mendapatkan air bersih
c. Rusaknya areal pemukiman penduduk,
d. Rusaknya areal pertanian
e. Rusaknya sarana dan prasarana penduduk.
f. Timbulnya penyakit-penyakit

Cara Mengantisipasi Banjir
Untuk mengantisipasi bencana banjir banyak hal yang harus dilakukan, diantaranya adalah :
a. mengeruk sungai-sungai dari endapan-endapan untuk menambah daya tampung air.
b. membersihkan saluran air dari sampah yang dapat menyumbat aliran air sehingga menyebabkan terjadinya banjir.
c. tidak mendirikan bangunan pada wilayah (area) yang menjadi daerah lokasi penyerapan air.
d. membangun rute-rute drainase alternatif (kanal-kanal sungai baru, sistem-sistem pipa) sehingga dapat mencegah beban yang berlebihan terhadap sungai.
e. membuat tembok-tembok penahan dan tanggul-tanggul di sepanjang sungai, tembok-tembok laut di sepanjang pantai-pantai dapat menjaga tingkat ketinggian air agar tidak masuk ke dalam daratan.
f. tidak menebangi pohon-pohon di hutan, karena hutan yang gundul akan sulit menyerap air, sehingga jika terjadi hujan lebat secara terus menerus air tidak dapat diserap secara langsung oleh tanah bahkan akan menggerus tanah, hal ini pula dapat menyebabkan tanah longsor.

Bencana Alam 2 : Tanah Longsor
Bencana alam kedua yang diakibatkan oleh tangan manusia yang kedua yaitu tanah longsor. Tanah longsor adalah tanah yang turun atau jatuh dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. Masalahnya jika ada orang atau pemukiman di atas tanah yang longsor atau di bawah tanah yang jatuh maka sangat berbahaya. Tidak hanya tanah saja yang longsor karena batu, pohon, pasir, dan lain sebagainya bisa ikut longsor menghancurkan apa saja yang ada di bawahnya.

Erosi yang disebabkan sungai - sungai atau gelombang laut yang menciptakan lereng-lereng yang terlalu curam lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebat gempa bumi menyebabkan tekanan yang mengakibatkan longsornya lereng-lereng yang lemah gunung berapi menciptakan simpanan debu yang lengang, hujan lebat dan aliran debu-debu getaran dari mesin, lalu lintas, penggunaan bahan-bahan peledak, dan bahkan petir berat yang terlalu berlebihan

Bencana Alam 3 : Kebakaran Hutan
Bencana alam karena ulah tangan manusia yang selanjutknya yaitu kebakaran hutan. Kebakaran hutan adalah kebakaran yang diakibatkan oleh faktor alam seperti akibat sambaran petir, kekeringan yang berkepanjangan, leleran lahar, dan lain sebagainya. Kebakaran hutan menyebabkan dampak yang luas akibat asap kebakaran yang menyebar ke banyak daerah di sekitarnya.

Penyebab Kebakaran liar, antara lain:
a. Tindakan yang disengaja seperti untuk membersihkan lahan pertanian atau membuka lahan pertanian baru dan tindakan vandalisme.
b. Kecerobohan manusia antara lain membuang puntung rokok secara sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan.

Cara Mengantisipasi Kebakaran Hutan :
Pencegahan kebakaran hutan pada tingkat unit pengelolaan hutan konservasi, kesatuan pengelolaan hutan produksi, kesatuan pengelolaan hutan lindung meliputi kegiatan:
a. Inventarisasi lokasi rawan kebakaran hutan;
b. Inventarisasi faktor penyebab kebakaran;
c. Penyiapan regu pemadam kebakaran;
d. Pembuatan prosedur tetap;
e. Pengadaan sarana dan prasarana; dan
f. Pembuatan sekat bakar.

Bencana Alam 4 : Pemanasan Global (Global Warming)
Pemanasan global merupakan fenomena global yang disebabkan oleh aktivitas manusia di seluruh dunia, pertambahan populasi penduduk, serta pertumbuhan teknologi dan industri. Oleh karena itu peristiwa ini berdampak global.

Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan terjadinya pemanasan global terdiri dari : Konsumsi energi bahan bakar fosil. Sektor industri merupakan penyumbang emisi karbon terbesar, sedangkan sektor transportasi menempati posisi kedua. Menurut Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral (2003), konsumsi energi bahan bakar fosil memakan sebanyak 70% dari total konsumsi energi, sedangkan listrik menempati posisi kedua dengan memakan 10% dari total konsumsi energi. Dari sektor ini, Indonesia mengemisikan gas rumah kaca sebesar 24,84% dari total emisi gas rumah kaca.

Pemanasan global atau Global Warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kacaakibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.
Bencana Alam Akibat Ulah Manusia Banjir, Longsor, Kekeringan,

Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air lautdiperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim, serta perubahan jumlah dan polapresipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Bencana Alam 5 : Kekeringan
Kekeringan akibat tangan manusia terjadi karena 1) kebutuhan air lebih besar dari pada pasokan yang direncanakan akibat ketidak taatan penguna terhadap pola tanam atau pola penggunaan air, dan 2) Kerusakan kawasan tangkapan air dan sumber-sumber air akibat perbuatan manusia.

Selain disebakan oleh ulah tangan manusia, kekeringan juga disebabkan oleh faktor alam, meliputi :
a. Kekeringan Hidrotopografi; berkaitan dengan perubahan tinggi muka air sungai antara musim hujan dan musim kering dan topografi lahan.
b. Kekeringan Meteorologis; berkaitan dengan tingkat curah hujan di bawah normal dalam satu musim. Pengukuran kekeringan meteorologis merupakan indikasi pertama adanya kekeringan.
c. Kekeringan Pertanian; berhubungan dengan kekurangan lengas tanah (kandungan air dalam tanah), sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman tertentu pada periode waktu tertentu pada wilayah yang luas. Kekeringan pertanian ini terjadi setelah gejala kekeringan meteorologi.
d. Kekeringan Hidrologis; berkaitan dengan kekurangan pasokan air permukaan dan air tanah. Kekeringan ini diukur berdasarkan elevasi muka air sungai, waduk, danau, dan elevasi muka air tanah. Terdapat tenggang waktu mulai berkurangnya hujan sampai menurunnya elevasi muka air sungai, waduk, danau, dan elevasi muka air tanah. Kekeringan hidrologis bukan merupakan indikasi awal adanya kekeringan.
e. Kekeringan Sosial Ekonomi; berkaitan dengan kekeringan yang memberi dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi, seperti: rusaknya tanaman, peternakan, perikanan, berkurangnya tenaga listrik dari tenaga air, terganggunya kelancaran transportasi air, dan menurunnya pasokan air baku untuk industri domestik dan perkotaan.

Berdasarkan klasifikasi kekeringan tersebut, maka prioritas penanggulangan bencana kekeringan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah. Khusus untuk kekeringan yang disebabkan oleh ketidaktaatan para pengguna air dan pengelola prasarana air, diperlukan komitmen dari semua pihak untuk melaksanakan kesepakatan yang sudah ditetapkan. Kepada masyarakat perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intensif, sehingga memahami dan melaksanakan pola pengguna air sesuai peraturan/ketetapan

Bencana Alam 6 : Bencana Nuklir
Kecelakaan Nuklir atau Kebocoran nuklir adalah dampak yang paling ditakutkan dibalik manfaaat energi nuklir bagi manusia. Dalam catatan sejarah manusia terdapat kejadian kecelakan nuklir terbesar di dunia di antaranya adalah kecelakaan Chernobyl, Three Mile Island Amerika dan mungkin di Fukushima Jepang. Karena nuklir adalah pengembangan dari manusia, oleh karena itu bencana nuklir masuk dalam ketegori bencana yang diakibatkan oleh tangan manusia.

Kebocoran nuklir terjadi ketika sistem pembangkit tenaga nuklir atau kegagalan komponen menyebabkan inti reaktor tidak dapat dikontrol dan didinginkan sehingga bahan bakar nuklir yang dilindungi – yang berisi uranium atau plutonium dan produk fisi radioaktif – mulai memanas dan bocor. Sebuah kebocoran dianggap sangat serius karena kemungkinan bahwa kontainmen reaktor mulai gagal, melepaskan elemen radioaktif dan beracun ke atmosfir dan lingkungan. Dari sudut pandang pembangunan, sebuah kebocoran dapat menyebabkan kerusakan parah terhadap reaktor, dan kemungkinan kehancuran total.

Dampak Bencana Nuklir Pada Kesehatan Manusia
Kecelakaan ini memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang yang berbahaya bagi manusia. Dampak kesehatan, ekonomi, sosial dan psikologis dapat terjadi bagi manusia yang tertimpa.

Sebenarnya mekanisme pertahan tubuh manusia dapat melindungi diri dari kerusakan sel akibat radiasi maupun pejanan zat kimia berbahaya lainnya. Namun radiasi pada jumlah tertentu tidak bisa ditoleransi oleh mekanisme pertahanan tubuh itu. Proses ionisasi pada sel-sel tubuh karena proses radiasi dapat merusak sel-sel dan organ tubuh yang menimbulkan berbagai manifestasi.

Berat ringannya dampak radiasi nuklir bagi kesehatan tergantung beberapa faktor. Faktor tersebut meliputi jumlah kumulatif radiasi yang terpapar, jarak dengan sumber radiasi dan lama paparan radiasi.

Materi Lari Estafet (Sejarah, Teknik, Peraturan, Strategi, Latihan)

Materi lari estafet (sejarah, teknik, peraturan, strategi, latihan). Ketika kita bicara tentang lari estafet, kita tidak dapat menjauhi dari dunia atletik. Atletik adalah salah satu cabang olahraga yang tertua yang telah dilakukan oleh manusia sejak jaman purba sampai dewasa ini. Bahkan, boleh dikatakan sejak adanya manusia di muka bumi ini, atletik sudah ada karna gerakan-gerakan yang terdapat dalam cabang olahraga atletik, seperti berjalan, berlari, melompat, dan melempar adalah gerakan yang dilakukan oleh manusia yang dilakukannya sehari-hari.  Dalam artikel ini kita akan khusus membahas tentang salah satu olahraga atletik yaitu lari estafet yang terdiri dari pengertian lari estafet, sejarah lari estafet, peraturan dalam lari estafet, strategi dalam lari estafet, dan lainya.

1. Pengertian Lari Estafet

Lari estafet atau lari sambung adalah salah satu jenis lari dalam atletik khususnya pada nomor lari. Lari estafet 4 x 100 meter dan 4x 400 meter bagi laki-laki dalam bentuk sekarang ini, pertama-tama diselenggarakn pada olimpiade Stockholm tahun 1912. estafet 4 x 400 meter bagi wanita diselenggarakan sejak tahun 1928 dan menjadi nomor olimpiade serta 4 x 400 meter mulai dilombakan sejak tahun 1972.

Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting. Dalam satu regu lari sambung terdapat empat orang pelari, yaitu pelari pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Pada nomor lari estafet ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor pelari lain, yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari sebelumnya ke pelari berikutnya. Nomor lari estafet yang sering diperlombakan adalah nomor 4 x 100 meter dan nomor 4 x 400 meter. Dalam melakukan lari sambung bukan teknik saja yang diperlukan tetapi pemberian dan penerimaan tongkat di zona atau daerah pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari.

2. Sejarah Lari Estafet

Sejarah lari estafet dimulai dari bangsa Aztek, Inka, dan Maya bertujuan untuk meneruskan berita yang telah diketahui sejak lama. Di Yunani, estafet obor diselenggarakan dalam hubungannya dengan pemujaan leluhur dan untuk meneruskan api keramat ke jajahan-jajahan baru. Tradisi api olimpiade berasal dari tradisi Yunani tersebut.

Lari estafet 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter bagi pria dalam bentuk sekarang ini, pertama-tama diselenggarakan pada olimpiade tahun 1992 di Stockholm. Estafet 4 x 100 meter bagi wanita sejak tahun 1928 menjadi nomor olimpiade dan 4 x 400 meter dilombakan sejak tahun 1972.

3. Peraturan Lari Estafet

Masing-masing pelari mempunyai peran penting dalam olahraga lari estafet. Oleh karena itu, kekompakan dan irama lari juga harus selalu dijaga. Dalam jarak tempuh 4 x 100 meter, pelari tidak diperbolehkan untuk menjatuhkan tongkat estafet. Jadi harus benar-benar dilatih cara mengoper tongkat. Karena bila terjatuh, peserta lari akan langsung didiskualifikasi. Berbeda halnya dengan olahraga lari estafet dengan jarak tempuh 4 x 400 meter. Karena jarak tempuh yang lebih jauh, maka peraturannya pun lebih ringan. Peserta lari boleh menjatuhkan dan mengambil kembali tongkat estafet yang terjatuh. Tetapi resikonya adalah kalah. Karena ketika peserta lari mengambil tongkat, maka dipastikan peserta tersebut akan jauh tertinggal dari peserta-peserta lai

4. Tongkat Lari Estafet
Tongkat estafet adalah benda yang diberikan secara bergilir dari satu peserta ke peserta lari lainnya dalam satu regu. Karena itu, tongkat ini pun tidak sembarang tongkat. Ukurannya dibuat sesuai dan pas dengan panjang genggaman pelari pada umumnya.

Ukuran tongkat yang digunakan pada lari estafet adalah:
a. Panjang tongkat : 29 – 30 cm
b. Diameter tongkat : 3,81 cm (dewasa) dan 2,54 cm (anak-anak)
c. Berat tongkat : 50 gr

Cara memegang tongkat estafet harus dilakukan dengan benar. Memegang tongkat dapat dilakukan dengan dipegang oleh tangan kiri atau kanan. Setengah bagian dari tongkat dipegang oleh pemberi tongkat. Dan ujungnya lagi akan dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya. Dan bagi pelari pertama, tongkat estafet harus dipegang dibelakang garis start dan tidak menyentuh garis start.

5. Teknik Dasar Lari Estafet
Dalam lari estafet, ada beberapa teknik dasar yang harus dikuasai, yaitu teknik memegang tongkat estafet, teknik start, dan teknik memberi dan menerima tongkat.
a. Teknik Memegang Tongkat Estafet
Tongkat dipegang pada ujung hingga setengah bagian dengan tangan kanan atau kiri, sedangkan setengah bagian tongkat untuk dipegang oleh penerima tongkat estafet berikutnya.

b. Teknik Start untuk Lari Estafet       
Pelari pertama menggunakan start jongkok. Hal yang perlu diperhatikan pelari pada saat start yaitu tangan ditempatkan di belakang garis start dan tongkat yang dipegang tidak menyentuh garis start.

c. Teknik Memberi dan Menerima Tongkat Estafet
Cara memberi dan menerima tongkat sambil lari dilakukan di daerah wissel (daerah pergantian tongkat). Panjang wissel (daerah pergantian) tongkat estafet adalah 20 meter. Pergantian tongkat yang terjadi di luar daerah pergantian akan menyebabkan diskualifikasi.

Berdasarkan posisi tangan penerima, terdapat dua macam cara memberi dan menerima tongkat estafet, yaitu:
a. Memberikan tongkat estafet dari atas
Teknik ini dipergunakan apabila telapak tangan penerima menghadap ke atas.
b. Memberikan tongkat estafet dari bawah ke atas
Teknik ini dipergunakan apabila telapa tangan penerima tongkat estafet menghadap ke bawah.

Berdasarkan melihat atau tidaknya penerima, maka pergantian tongkat dibedakan menjadi dua, yaitu:
a. Visual (dengan melihat), yaitu penerima tongkat berpaling ke belakang untuk melihat pemberi tongkat.
b. Nonvisual (tanpa melihat), yaitu penerima tonbgkat tidak melihat pemberi tongkat.

6. Latihan Lari Estafet
Kunci keberhasilan pelari estafet terletak pada pergantian tongkat. Serangkaian teknik lari sambung (estafet) dari start hingga terjadinya pergantian pemegang tongkat. Di dalam pelaksanaan lari estafet, dimungkinkan terjadi beberapa kesalahan pada saat pergantian tongkat. Kesalahan tersebut dapat dilakukan oleh penerima maupun pemberi tongkat.
Lari Estafet (Sejarah, Teknik, Peraturan, Strategi, Latihan)

a. Kesalahan yang dilakukan oleh penerima dalam lari estafet
1. Start yang trlambat sehingga cepat terkejar oleh pelari dibelakangnya sebelum mencapai kecepatan maksimum.
2. Terlalu cepat melakukan start sehingga mngganggu lari pemberi tongkat.
3. Larinya terlalu ke tengah sehingga mengganggu lari pemberi tongkat.
4. Pada waktu mengulurkan tangan ke belakang, tangan dalam keadaan goyang, sehingga sukar menerima tongkat.

b. Kesalahan yang sering dialami oleh pemberi tongkat dalam lari estafet
1. Kurang berhati-hati dalam meberikan tongkat, sehingga gagal dalam pemberian atau tongkat jauh.
2. Pada waktu memberikanb tongkat pemberi berada di belakang penerima, tidak di sisi
    sampingnya, sehingga dapat menginjak kaki penerima.
3. Pemberi mangayun tangan yang salah.
4. Pemberi tongkat tidak memberi isyarat (tidak berteriak yak) kepada penerima tongkat, sehingga
    penerima tidak tahu.
5. Pemberi tongkat mengurangi kecepatannya pada saat akan mengayun tongkat.

7. Strategi Penyusunan Regu Lari Estafet
Agar dapat dicapai prestasi malsimal, diperlukan strategi dalam pemilihan pelari. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menyusun regu atau tim lari estafet, yaitu:

a. Pelari pertama
1. Pilihlah pelari yang memiliki start yang baik dan memiliki keahlian lari di tikungan.
2. Pelari pertama merupakan pelari yang tercepat pertama atau kedua agar dapat memberika posisi memimpin.

b. Pelari kedua
1. Pelari kedua mempunyai tanggung jawab sebagai pnerima dan pemberi.
2. Mempunyai daya tahan yang baik, sebab ia harus berlari cepat menempuh jarak 120 m – 130 m.
3. Pelari yang kurang mahir ditikungan dapat dipilih sebagai pelari kedua.

c. Pelari ketiga
1. Pelari ketiga memiliki rasa tanggung jawab yang besar, karena harus bertindak sebagai penerima dan pmberi tongkat.
2. Pelari ketiga memiliki keahlian lari di tikugan.
3. Memiliki daya tahan sebagai pelari 200 m.

d. Pelari keempat
1. Pelari keempat merupakan pelari tercepat pertama atau kedua.
2. Pelari keempat memiliki daya juang yang besar, karena pelari ini akan menentukan menang atau kalahnya regu atau tim.

Teknik Masuk Finish Lari Estafet
Teknik masuk finish dalam lari estafet ada 3 macam, yaitu:
a. Lari terus tanpa mengubah kecepatan lari.
b. Membusungkan dada ke depan.
c. Merebahkan badan ke depan seperti orangj atuh tersungkur.

Diskualifikasi Lari Estafet
Peserta atau tim regu dalam permainan lari estafet dicoret apabila:
a. Start mendahului aba-aba sampai 2 kali.
b. Selama lari mengganggu pelarilain.
c. Masuk ke lintsan lain hingga mendapat keuntungan.
d. Tidak masuk finish.
e. Pergantian tongkat melewati daerah wissel.
f. Tongkat jatuhdiambil orang lain.
g. Penerima sudah lewat batas wissel, kembali untuk mengambil tongkat yang terjatuh.
h. Masuk finish tanpa tongkat.

Sejarah Renang di Dunia (Zaman Kuno, Pertengahan, & Modern)

Sejarah singkat renang di dunia lengkap (zaman kuno, zaman pertengahan, dan zaman modern).  Sebelum kita berbicara tentang renang, kita kaji dulu apa itu olahraga renang. Olahraga renang adalah salah satu cabang olahraga air yang populer di dunia, termasuk di Indonesia. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa menyukai olahraga renang. Apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang mana terdapat banyak sekali pantai yang dapat digunakan untuk wisata renang.

Sejarah olahraga renang dalam artikel ini dibagi menjadi tiga tahap, yaitu sejarah renang pada zaman kuno, sejarah renang zaman pertengahan, dan sejarah renang zaman modern. Berikut ini penjelasan tentang masing-masing masa dari sejarah dan perkembangan olahraga renang.


Sejarah Renang pada Zaman Kuno

Sejarah renang tertua didapat dari zaman kuno yaitu adanya lukisan dari zaman batu. Lukisan dari Zaman Batu telah ditemukan didalam “gua para perenang” dekat Wadi Sora (atau Sura) dibagian Barat-Daya Mesir dekat Libya. Gambar-gambar ini nampak menunjukkan gaya dada atau gaya anjing mengayuh, meskipun bisa jadi ia mungkin menunjukkan gerakan yang berkaitan dengan prosesi ritual yang artinya tidak ada kaitannya dengan renang. Gua ini juga digambarkan pada film English Patient.

Stempel lilin Mesir yang bertanggal antara 4000 dan 9000 tahun sebelum masehi menunjukkan empat perenang yang diyakini berenang dengan variasi dari gaya bebas. Referensi lain mengenai renang juga ditemukan pada gambar timbul Babylonia dalam lukisan dinding Assyria yang memperlihatkan variasi dari renang gaya dada. Lukisan yang paling terkenal telah ditemukan di padang pasir Kebir dan diperkirakan berasal dari sekitar 4000 tahun sebelum masehi.

Gambar timbul Nagoda juga menunjukkan perenang yang berasal dari 3000 tahun sebelum masehi. Istana Indian Mohenjo Daro dari 2800 tahun sebelum masehi memiliki kolam renang berukuran 30 m x 60 m. Istana Minoan Minos of Knossos di Kreta juga dilengkapi dengan bak mandi. Makam kuno Mesir dari 2000 tahun sebelum masehi menunjukkan variasi dari gaya bebas.

Penggambaran perenang juga ditemukan pada Hittites, Minoans, dan masyarakat Timur Tengah lainnya, orang Inca dalam Rumah Tepantitla di Teotihuacan, dan dalam mosaik di Pompeii. Referensi tulisan yang berasal dari 2000 tahun sebelum masehi, termasuk Gilgamesh, the Iliad, the Odyssey, Injil (Ezekiel 47:5, Perjanjian 27:42, Isaiah 25:11), Beowulf, dan hikayat lainnya, meskipun gayanya tidak pernah dijelaskan. Ada juga beberapa yang menyinggung para perenang dalam naskah kuno Vatikan, Borgian dan Bourbon.

Orang-orang Etruscan di Tarquinia (Italia) menunjukkan gambar para perenang dalam 600 tahun sebelum masehi, dan makam kuno di Yunani menunjukkan gambar perenang-perenang 500 tahun sebelum masehi.

Juga dinyatakan bahwa ketrampilan berenang telah menyelamatkan bangsa Yunani pada perang Salamis, ketika bangsa Persia semuanya tenggelam ketika kapal mereka dihancurkan. Julius Caesar juga dikenal sebagai sebagai perenang yang baik. Sejumlah relif dari 850 tahun sebelum masehi di Galeri Nimrud dari Musium Inggris menunjukkan para perenang, yang sebagian besar dalam konteks militer, sering menggunakan alat bantu renang.

di Jepang renang merupakan salah satu keahlian terhormat Samurai, dan catatan sejarah menjelaskan kompetisi renang pada tahun 36 sebelum masehi, diadakan oleh kaisar Suigui (ejaannya tidak jelas), yang pertama kali dikenal sebagai perlombaan renang. Cerita rakyat Jerman menjelaskan tentang renang, yang dengan sukses digunakan dalam perang melawan bangsa Roma. Kompetisi renang juga dikenal sejak saat itu.

Sejarah Renang pada Abad Pertengahan hingga tahun 1800

Sejarah renang yang kedua yaitu sejarah renang pada abad pertengahan. Pada awalnya renang awalnya merupakan salah satu dari tujuh ketangkasan yang dimiliki oleh para kesatria dalam Abad Pertengahan, termasuk berenang dengan memakai baju zirah. Akan tetapi, sejak renang dilakukan dalam keadaan tanpa pakaian, ia menjadi kurang populer karena masyarakat menjadi semakin konservatif, dan ia telah ditentang oleh gereja pada akhir abad pertengahan. Sebagai contoh, pada abad ke 16, pengadilan Jerman mencatatkan dalam Vechta larangan tempat renang umum tanpa busana bagi anak-anak.

Leonardo da Vinci membuat sketsa awal tentang pelampung. Pada tahun 1538 Nicolas Wynman, Profesor bahasa berkebangsaan Jerman, menulis pertama kali buku renang “Colymbetes”. Tujuannya bukan untuk olah raga, tapi lebih untuk mengurangi bahaya tenggelam. Meskipun demikian, buku tersebut berisi pendekatan yang sangat bagus dan metodis untuk belajar belajar gaya dada, termasuk alat bantu renang seperti kantung berisi tekanan udara, ikatan buluh, atau sabuk pelampung. Sekitar waktu yang hampir bersamaan, E. Digby dari Inggris juga menulis buku tentang renang, menyatakan bahwa manusia dapat berenang lebih baik dari ikan.

Pada tahun 1603 organisasi renang pertama dibentuk di Jepang. Kaisar Go-Yozei dari Jepang menyatakan bahwa murid sekolah harus dapat berenang. Pada tahun 1696, penulis Perancis Thevenot menulis “Seni Berenang”, menjelaskan bahwa gaya dada sangat mirip dengan gaya dada modern. Buku ini telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris dan menjadi referensi standar renang selama bertahun-tahun hingga masa yang akan datang.
Sejarah Renang di Dunia (Zaman Kuno, Pertengahan, & Modern)

Pada tahun 1708, kelompok penyelamat pertama yang dikenal “Asosiasi Chinkiang untuk Menyelamatkan Hidup” dibentuk di Cina. Pada tahun 1796 klub renang (yang masih ada) telah ditemukan di Upsala, Swedia. Benjamin Franklin diakui sebagai pencipta sirip karet renang pada usia sepuluh, tahun 1716. Pada tahun 1739 Guts Muts (juga dieja dengan Guts Muth) dari Schnepfenthal, Jerman, menulis “Gymnastik für die Jugend” (Olah raga untuk kaum muda), termasuk didalamnya bagi khusus tentang renang.

Pada tahun 1974 Kanonikus Oronzio de Bernardi of Italy menulis dua volume buku tentang renang, termasuk latihan mengambang sebagai prasyarat untuk belajar renang. Pada tahun 1798 Guts Muts menulis buku lain “Kleines Lehrbuch der Schwimmkunst zum Selbstunterricht” (Buku pelajaran kecil tentang seni renang untuk belajar sendiri), merekomendasikan penggunaan alat “pancing” untuk membantu dalam belajar berenang.

Bukunya menjelaskan tiga langkah pendekatan untuk belajar berenang yang masih dipergunakan hingga saat ini. Pertama, buatlah murid terbiasa dengan air, kedua, latih gerakan renang di luar air, ketiga, latih gerakan renang di dalam air. Dia yakin bahwa renang adalah bagian penting dari setiap pendidikan.

Sejarah Renang pada Era Olimpiade modern setelah tahun 1896

Berbeda halnya perkembangan dan sejarah renang pada abad pertengahan yang digunakan untuk uji ketangkasan, sejarah olahraga renang pada zaman modern udah berbeda. Pada masa ini, olahraga renang digunakan untuk perlombaaan yaitu pertandingan Olimpiade dilangsungkan pada tahun 1896 di Athena. Kompetisi khusus kaum pria (lihat juga renang pada olimpiade musim panas 1896). Enam pertandingan telah direncanakan, namun hanya empat yang betul-betul diselenggarakan: 100 m, 500 m, dan 1200 m gaya bebas dan 100 m untuk pelaut. Medali emas pertama dimenangkan oleh Alfred Hajos dari Hungaria dengan catatan waktu 1:22.20 untuk 100 m gaya bebas.

Hajos juga memenangkan pertandingan 1200 m, dan tidak mampu memenangkannya pada 500 m, dimana dimenangkan oleh Paul Neumann dari Australia. Kompetisi renang lainnya dari 100 m untuk para pelaut termasuk tiga pelaut Yunani di Teluk Zea dekat Piraeus, dimulai dengan perahu dayung. Pemenangnya adalah Ioannis Malokinis dengan catatan waktu dua menit dan 20 detik. Perlombaan 1500 m juga diadakan.

Pada tahun 1897 Kapten Henry Sheffield membuat kaleng penyelamat atau silinder penyelamat, yang sekarang dikenal sebagai alat bantu penyelamat di Baywatch. Bagian ujungnya membuatnya meluncur lebih cepat dipermukaan air, meskipun itu dapat menyebabkan cidera. Pertandingan Olimpiade kedua dilaksanakan di Paris tahun 1900 menampilkan 200 m, 1000 m, dan 4000 m gaya bebas, 200 m gaya punggung, dan 200 m perlombaan beregu (lihat juga Renang pada Olimpiade musim panas tahun 1900).

Gaya Trudgen dikembangkan oleh guru renang dan perenang Australia keturunan Inggris bernama Richard (Fred, Frederick) Cabill. Seperti Trudgen, dia memperhatikan penduduk asli dari kepulauan Solomon, menggunakan gaya bebas. Namun berbeda dengan Trudgen, dia melihat tendangan mengibas, dan mempelajarinya dengan seksama. Dia menggunakan sentakan mengibas yang baru ini dari pada gaya dada atau tendangan menggunting dari Trudgen.

Dia menggunakan gerakan ini pada tahun 1902 di Kejuaraan Internasional di Inggris untuk menciptakan rekor dunia yang baru dengan berenang di luar gaya yang dilakukan oleh semua perenang Trudgen pada 100 yard dengan catatan waktu 0:58.4 (beberapa sumber mengatakan bahwa itu adalah anaknya dalam catatan waktu 0:58.8). dia mengajarkan gaya ini kepada keenam anaknya, masing-masing nantinya menjadi perenang kejuaraan.

Teknik menjadi dikenal sebagai gaya bebas Australia hingga tahun 1950, ketika ia diperpendek menjadi gaya bebas saja, secara teknik dikenal sebagai front crawl. Olimpiade tahun 1904 di St. Louis meliputi perlombaan 50 yard, 100 yard, 220 yard, 440 yard, 880 yard dan satu mil gaya bebas. Pada tahun 1908, asosiasi renang dunia Federasi Renang Amatir Internasional (FINA/Federation Internationale de Natation de Amateur) dibentuk.

Pengertian, Perbedaan Renang Gaya Bebas, Dada, Punggung, Kupu-Kupu

Pengertian gaya renang dan perbedaan renang gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Olahraga renang sangat menarik untuk dibahas, mengapa? Hal ini karena olahraga renang adalah jenis olahraga yang dapat dilakukan oleh semua umur dan semua kalangan. Apalagi kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan, tentu tidak sulit untuk mendapatkan lokasi yang dapat digunakan untuk berenang.

Akan tetapi, apakah pembaca tahu tentang berbagai gaya yang dapat digunakan dalam berenang? Atau apakah anda ketika berenang asal-asalan saja? Jika iya, sebaiknya anda membaca artikel di bawah ini yang membahas berbagai jenis gaya renang dan perebedaan masing-masing gaa renang.

Pengertian Renang Gaya Bebas, Dada, Punggung, Kupu-Kupu

Secara umum, ada 4 gaya renang yang dapat anda gunakan, meliputi renang gaya bebas, dada, punggung, kupu-kupu. Berikut ini penjelasannya satu persatu.

1. Pengertian Renang Gaya Bebas
Gaya bebas yaitu berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air.  Kedua belah tangan dengan cara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan  gerakan mengayuh, sesaat keduabelah kaki dengan cara bergantian  dicambukkan naik turun ke atas serta ke bawah. Pada saat berenang gaya bebas, posisi muka menghadap ke permukaan air. Pernapasan dikerjakan waktu lengan digerakkan ke luar dari air, waktu tubuh jadi miring serta kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang dapat menentukan untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang yang lain, gaya bebas adalah gaya berenang yg dapat bikin tubuh melaju lebih cepat di air.

2. Pengertian Renang Gaya Dada
Gaya dada adalah gaya berenang paling popular untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabildan kepala bisa ada diluar air kurun waktu yg lama. Gaya dada atau gaya katak adalahberenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, tetapi tidak sama dari gaya bebas, batang tubuh senantiasa dalam situasi terus. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementarakedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan di buka ke samping seperti gerakanmembelah air supaya badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh mengikuti gerakan kataksedang berenang hingga dimaksud gaya katak. Pernapasan dikerjakan saat mulut ada dipermukaan air, sesudah satu kali gerakan tangan-kaki atau 2 x gerakan tangan-kaki.

3.Pengertian Renang Gaya Punggung
Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap kepermukaan air. Posisi muka ada diatas air hingga orang gampang mengambil napas. Namun perenang cuma bisa lihat atas serta tak dapat lihat ke depan. Pada saat berlomba, perenang memperkirakan dinding pinggir kolam dengan mengkalkulasi jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan serta kaki sama dengan gaya bebas, tetapi dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan dengan cara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut serta hidung ada diluar air hingga mudah mengambil atau buang napas dengan mulut atau hidung.

4. Pengertian Renang Gaya Kupu-Kupu
Gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba yaitu satu diantara gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan dengan cara berbarengan ditekan ke bawah dandigerakkan ke arah luar saat sebelum diayunkan ke depan. Sesaat kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah serta ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Hawa dihembuskan kuat-kuat dari mulut serta hidung saat sebelum kepala nampak dari air, serta udaradihirup melalui mulut saat kepala ada diluar air.

Gaya kupu-kupu di ciptakan th. 1933, serta adalah  gaya berenang paling baru. Tidak sama darirenang gaya yang lain, perenang pemula yg belajar gaya kupu-kupu butuh saat lebih lamauntuk pelajari koordinasi gerakan tangan serta kaki. Berenang yaitu satu diantara type olahraga yg dapat menambah kesehatan seseorang yang jg adalah olahraga tiada gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang  terbilangminim risiko cedera fisik lantaran waktu berenang semua berat badan ditahan oleh air ataumengapung. Diluar itu berenang adalah olahraga yg paling disarankan untuk mereka yangkelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil serta pasien masalah persendian tulang atau arthritis.

Perbedaan Renang Gaya Bebas, Gaya Dada, Gaya Punggung, dan gaya Kupu-Kupu

Untuk mempermudah pemahaman kita dalam mengenal macam-macam gaya dalam berenang, berikut ini akan kami jelaskan perbedaab gaya renang antara satu gaya dengan gaya yang lainnya.

1. Perbedaan Renang Gaya Bebas Dengan Gaya Punggung
Ada banyak perbedaan yang terjadi antara renang gaya bebas dengan renang gaya punggung. Perbedaan antara lain :
a. Posisi Badan
Seperti yang tercantum dimuka bahwa dalam  renang gaya bebas, posisi badan harus horisontal, walaupun kaki masih cukup dalam di dalam air, sedangkan pada renang gaya pungung, posisi badan terlentang. Untuk mempertahankan posisi tersebut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
• Dada, bahu, dan panggul berada di dalam air
• Wajah berada sedikit diatas permukaan air sehingga dapat leluasauntuk mengambil nafas
• Kedua kaki lebih rendah dari punggung dan secara bergantian menendang air.
Pengertian, Perbedaan Renang Gaya Bebas, Dada, Punggung, Kupu-Kupu

b. Gerakan Kaki
Gerakan kaki pada gaya punggung pada prinsipnya sama dengan gerakan kaki pada gaya bebas, hanya dalam posisi terbalik. Bentuk-bentuk latihan gerakan kaki :
• Duduk di pinggir kolam kedua kaki diluruskan ke dalam air, kemudian lakukan gerakan kaki
• Dengan posisi terlentang, kedua tangan pepegang pinggir kolam
• Dengan posisi terlentang menggunakan pelampung

c. Pernafasan
Pengambilan nafas gaya punggung sangat berbeda dengan gaya bebas. Pengambilan nafas gaya punggung lebih mudah karena mulut dan hidung selalau diatas permukaan air, tinggal mengatur
waktunya saja.

2. Perbedaan Renang Gaya Bebas Dengan Gaya Kupu-Kupu
Pola renang gaya bebas mempunyai persamaan dan perbedaan dengan pola gaya renang kupu-kupu. Persamaan terletak pada teknik meluncurnya. Sedangkan perbedaannya terletak pada gerakan lengan. Gerakan lengan :
a. Pada renang gaya bebas terdapat 3 macam gerakan lengan, yaitu gerakan menarik (pull), endorong (push), dan istirahat (recovery).
b. Pada saat renang gaya kupu-kupu, terdapat dua macam gerakan renang, yaitu saat lengan diatas air dan dibawah air.

3. Perbedaan Renang Gaya Bebas Dengan Gaya Dada
Salah satu yang membedakan gaya bebas dengan gaya dada adalah dari teknik gerakan kaki. Adapun cara untuk melakukan gerakan kaki pada renang gaya dada adalah :
a. Tarik kedua kaki mendekati pinggul, kedua paha agak terbuka, putar pergelangan kaki menghadap kaluar dan siap mendorong
b. Dorongkan kedua kaki secara bersamaan ke belakang agak menyamping hingga membentuk ½  lingkaran di bawah permukaan air.

Materi Renang Lengkap (Pengertian, Sejarah, Gaya Renang)

Materi tentang renang (pengertian renang, sejarah renang, gaya renang, dan risiko olahraga renang). Renang adalah salah satu jenis olahraga yang cukup menyenangkan. Mulai dari anak-anak sampai usia dewasa sebagian besar menyukai renang. Hal ini karena olahraga renang biasanya digunakan sebagai sarana hiburan. Untuk lebih mendalami tentang olahrga renang, kali ini kami akan membagikan artikel tentang renang lengkap yang terdiri dari pengertian olahraga renang, sejarah olahraga renang, dan berbagai gaya yang digunakan dalam renang.

Pengertian Olahraga Renang

Berenang adalah gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan. Kegiatan olahraga renang dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan, mandi, atau melakukan olahraga air.

Berenang untuk keperluan rekreasi dan kompetisi dilakukan orang di kolam renang. Manusia juga berenang di sungai, di danau, dan di laut sebagai bentuk rekreasi. Olahraga renang membuat tubuh sehat karena hampir semua otot tubuh dipakai sewaktu berenang.

Sejarah Olahraga Renang

Manusia sudah dapat berenang sejak zaman prasejarah, bukti tertua mengenai berenang adalah lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua perenang" yang berdekatan dengan Wadi Sora di Gilf Kebir, Mesir barat daya. Catatan tertua mengenai berenang berasal dari 2000 SM. Beberapa di antara dokumen tertua yang menyebut tentang berenang adalah Epos Gilgamesh, Iliad, Odyssey, dan Alkitab (Kitab Yehezkiel 47:5, Kisah Para Rasul 27:42, Kitab Yesaya 25:11), serta Beowulf dan hikayat-hikayat lain. Pada 1538, Nikolaus Wynmann seorang profesor bahasa dari Jerman menulis buku mengenai renang yang pertama, Perenang atau Dialog mengenai Seni Berenang (Der Schwimmer oder ein Zwiegespräch über die Schwimmkunst).

Perlombaan renang di Eropa dimulai sekitar tahun 1800 setelah dibangunnya kolam-kolam renang. Sebagian besar peserta waktu itu berenang dengan gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya rangkak depan atau disebut gaya trudgen dalam perlombaan renang di dunia Barat. Trudgen menirunya dari teknik renang gaya bebas suku Indian di Amerika Selatan.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga dalam Olimpiade Athena 1896. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan sebagai nomor baru renang Olimpiade. Persatuan renang dunia, Federation Internationale de Natation (FINA) dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan salah satu variasi gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada tahun 1952.

4 Gaya Renang

Ketika anda mengamati orang yang sedang berenang, mereka menggunakan berbagai teknik dan gaya dalam berenang. Secara umum, gaya renang ada 4, yaitu renang gaya dada, renang gaya punggung, renang gaya bebas, dan renang gaya kupu-kupu. Sedangkan aya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah renang gaya kupu-kupu, renang gaya punggung, renang gaya dada, dan renang gaya bebas.

Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.

1. Renang Gaya bebas
Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.

2. Renang Gaya dada
Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap.

Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.
 
3. Renang Gaya punggung
Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.
Materi Renang Lengkap (Pengertian, Sejarah, Gaya Renang)

Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam. Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas

4. Renang Gaya kupu-kupu
Gaya kupu-kupu atau gaya dolfin adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.
Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas.

Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Risiko Olahraga Renang

Kecelakaan di air karena bisa menyebabkan cedera hingga kematian akibat tenggelam. Sebelum memasuki air, perenang harus mencari tahu kedalaman kolam renang, sungai, atau laut yang ingin direnangi. Berenang di sungai atau di laut bisa sangat berbahaya bila datang arus deras atau ombak besar secara tiba-tiba. Orang yang sedang dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan dilarang untuk berenang.

Kaca mata renang bisa mencegah mata orang yang memakainya dari iritasi. Berenang di air kotor akan menyebabkan penyakit kulit dan iritasi mata. Di kolam renang, bakteri penyebab penyakit dikendalikan dengan pemberian kaporit. Pergantian air yang teratur akan meningkatkan kualitas air kolam yang sehat.

60 Soal Pilgan & Jawaban : Renang Gaya Bebas, Dada, Kupu, dll

Soal Pilihan Ganda dan Jawaban renang gaya bebas, gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung. Cabang olahraga renang memang bukan cabang olahraga yang populer di Indonesia, namun hampir sebagian orang suka dengan olahraga renang. Olah raga renang adalah jenis olahraga yang menggunakan media air untuk latihan. Secara materi dan pengetahuan, olahraga renang dipelajari di SMP/MTs dan SMA/MA.

Untuk lebih emndalami tentang olahraga renang, kali ini kami akan membagikan contoh soal pilihan ganda tentang renang gaya bebas, gaya punggung, dan gaya lainnya. Beberapa materi pokok yang menjadi dasar dalam penyusunan soal renang ini antara lain : 1) pengertian olahraga renang, 2) sejarah dan organisasi renang, 3) berbagai gaya dalam renang, 4) aturan dalam olahraga renang, dan 4) manfaat olahraga renang.

Jenis soal reang yang kami bagikan kali ini, sesuai dengan judunya yaitu satu jenis soal berupa soal pilihan ganda dengan jumlah yang tidak tanggung-tanggung yaitu sejumlah 60 soal bab renang. Mengerjakan 60 soal tentang renang bukanlah pekerjaan yang mudah, oleh karena itu kami tidak lupa untuk melampirkan kunci jawaban soal pilihan ganda bab renang pada akhir artikel.

Meskipun dalam soal renang ini ada kunci jawabannya, kami tetap meminta agar pembaca tetap teliti dalam mengerjakan soal. Siap tahu ada pembahasan / jawaban soal bab renang ini ada yang salah. Jika pembaca menemukan kunci jawaban soal renang ini ada yang salah, silahkan menghubungi kami melalui kolom komentar yang telah disediakan. Tanpa panjang lebar, berikut ini 60 soal pilihan ganda dan jawaban mapel penjaskes bab renang.

Soal Pilihan Ganda Bab Renang Gaya Bebas

1. Di bawah ini adalah gaya dalam renang, kecuali..
a. Gaya kupu-kupu
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya bebas
e. Gaya kepala

2. Gaya dada dinamakan juga dengan gaya...
a. Gaya kupu-kupu
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya katak
e. Gaya kepala

3. Berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air dinamakan gaya ...
a. Gaya kupu-kupu
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya bebas
e. Gaya kepala

4. Gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu dinamakan ...
a. Gaya kupu-kupu
b. Gaya punggung
c. Gaya dada
d. Gaya bebas
e. Gaya kepala

5. Penggunaan kacamata renang dengan tujuan...
a. Agar tidak silau
b. Memaksimalkan gerakan tangan
c. Mencegah iritasi mata
d. Meminimalkan gerakan tangan
e. Mencegah alergi kulit

6. Pakaian renang pada umumnya terbuat dari bahan..
a. Chiffon
b. Sutera
c. Katun
d. Karet
e. Nilon

7. Bakteri penyebab penyakit yang ada di kolam renang dikendalikan dengan..
a. Penggunaan formalin
b. Penggunaan garam
c. Penggunaan obat-obatan
d. Pengunaan kaporit
e. Penggunaan peptisida

8. FINA dibentuk pada tahun..
a. 1890
b. 1981
c. 1908
d. 1980
e. 1809

9. Persatuan renang dunia dinamakan ...
a. FINA
b. SNI
c. PBVSI
d. FIFA
e. PBI

10. Persatuan olahraga renang Indonesia dinamakan ...
a. PSI
b. PBI
c. PBVSI
d. PRI
e. PRSI

11. Salah satu perlengkapan yang tidak boleh dikenakan dalam perlombaan renang yaitu ...
a. Sirip
b. Kacamata renang
c. Sarung tangan berselaput
d. Topi renang
e. Baju renang

12. Pada nomor perlombaan renang gaya dada, gaya kupu-kupu, dan gaya bebas, perenang melakukan posisi start..
a. Di dalam kolam
b. Di atas balok lompat
c. Di atas balok start
d. Di bawah balok start
e. Di bawah balok lompat

13. Perenang ada dalam posisi start setelah wasit meneriakan..
a. Aba-aba maju
b. Aba-aba siap
c. Aba-aba bersedia
d. Aba-aba mulai
e. Aba-aba yak

14. Tinggi balok start dalam perlombaan renang berkelas olimpiade yaitu ...
a. 0,4 - 0,90 dari permukaan air
b. 0,3 m - 0,75 dari permukaan air
c. 0,5 m - 0,80 dari permukaan air
d. 0,5 m - 0,75 dari permukaan air
e. 0,3 m -  0,80 dari permukaan air

15. Hingga tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan..
a. Menarik nafas
b. Berenang
c. Diam
d. Meluncur
e. Mendayung

16. Dalam perlombaan renang berkelas olimpiade, ukuran balok start yaitu ...
a. 1,5 x 0,5 m
b. 0,5 x 0,5 m
c. 0,5 x 0,7 m
d. 0,7 x 0,7 m
e. 1 x 0,5 m

17. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm tahun..
a. 1997
b. 1990
c. 1913
d. 1912
e. 1991

18. Dalam perlombaan renang berkelas olimpiade, pada lapisan atas balok start dilapisi bahan..
a. Perak
b. Aluminium
c. Antilicin
d. Plastik
e. Besi

19. Persatuan renang seluruh Indonesia didirikan pada..
a. 20 Mei 1950
b. 20 Maret 1951
c. 21 Maret 1950
d. 20 Maret 1950
e. 21 Maret 1951

20. Pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet satu regu diwakili oleh..
a. 2 pemain
b. 5 pemain
c. 8 pemain
d. 6 pemain
e. 4 pemain

21. Pada mulanya gaya kupu-kupu merupakan variasi dari gaya..
a. Gaya meluncur
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya bebas
e. Gaya kepala

22. Sebelum diayunkan ke depan, kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar. Adapun posisi kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan. Uraian tersebut merupakan gerakan dari gaya..
a. Gaya bebas
b. Gaya kupu-kupu
c. Gaya punggung
d. Gaya dada
e. Gaya kepala

23. Gerakan lengan dan kaki dalam gaya punggung serupa dengan gaya..
a. Gaya kepala
b. Gaya kupu-kupu
c. Gaya punggung
d. Gaya dada
e. Gaya bebas

24. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari..
a. Panjang nafas
b. Ayunan kedua belah tangan secara bersamaan
c. Kekuatan kaki
d. Ayunan kedua belah kaki secara bersamaan
e. Kekuatan tangan

25. Perserikatan Berenang Jawa Timur didirikan pada tahun..
a. 1820
b. 1927
c. 1827
d. 1926
e. 1826

26. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam, merupakan sikap start dari gaya...
a. Gaya bebas
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya kupu-kupu
e. Gaya kepala

27. Gaya berenang seperti terbang yaitu ...
a. Gaya kepala
b. Gaya dada
c. Gaya punggung
d. Gaya kupu-kupu
e. Gaya kepala

28. Berikut ini yang bukan termasuk cara meningkatkan kualitas air kolam yang sehat adalah ...
a. Menyikat lantai kolam
b. Mengganti air dengan teratur
c. Membersihkan lantai kolam
d. Menambahkan kaporit sebanyak mungkin
e. Menyaring air kolam dari kotoran

29. Ketika berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke..
a. Atas
b. Kanan
c. Permukaan air
d. Kiri
e. Bawah

30. Gaya kupu-kupu diciptakan pada tahun..
a. 1920
b. 1933
c. 1923
d. 1932
e. 1922

31. Teknik gerakan yang lebih dominan digunakan dalam renang gaya bebas yaitu...
a. Gerakan Kepala
b. Gerakan Lengan
c. Gerakan Pinggul
d. Gerakan Kaki
e. Gerakan Perut

32. Persatuan renang dunia dinamakan ...
a. FFC
b. FINO
c. FINA
d. FBA
e. AIBA

33. Gaya dada atau katak untuk putra jarak yang di lombakan yaitu ...
a. 100m dan 300m
b. 100m dan 200m
c. 100m
d. 200m

34. Pada awalnya gaya kupu-kupu merupakan variasi dari gaya....
a. Gaya Telentang
b. Gaya Punggung
c. Gaya Terbang
d. Gaya Bebas
e. Gaya Dada
Soal Pilgan & Jawaban : Renang Gaya Bebas, Dada, Kupu,

35. Pakaian renang biasanya terbuat dari bahan...
a. Nilon
b. Karet
c. Wol
d. Katun
e. Sintesis

36. Persatuan renang seluruh Indonesia didirikan pada....
a. 21 Maret 1920
b. 18 Maret 1920
c. 20 Maret 1920
d. 19 Maret 1920
e. 22 Maret 1920

37. Berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air disebut gaya..
a. Gaya Telentang
b. Gaya Bebas
c. Gaya Terbang
d. Gaya Punggung
e. Gaya Dada

38. Organisasi FINA (Federation Internationale de Nation) merupakan organisasi olahraga dalam bidang…
a. Bulutangkis
b. Atletik
c. Sepakbola
d. Basket
e. Renang

39. FINA dibentuk pada tahun...
a. 1918
b. 1906
c. 1908
d. 1907
e. 1909

40. Menurut Federasi Internasional, perenang gaya apakah yang bergerak lambat?
a. Batu
b. Bebas
c. Kupu-kupu
d. Dada
e. Punggung

41. Gaya renang tertua menurut Olimpiade Paris tahun 1900 saat ditampilkan pertama kali adalah…
a. Batu
b. Dada
c. Bebas
d. Punggung
e. Kupu-kupu

42. Apa yang menyebabkan gaya dada berbeda dengan gaya bebas walaupun posisi dada sama-sama menghadap air?
a. Posisi tubuh yang membelakangi air
b. Posisi tubuh yang tetap
c. Posisi tubuh yang tidak stabil
d. Posisi tubuh yang berubah-ubah
e. Mengeluarkan kepala saat mengambil nafas

43. Posisi start atau awalan dalam berenang adalah…
a. Kaki dalam keadaan diam
b. Langsung meloncat tanpa aba-aba
c. Kaki menempel pada dinding kolam renang
d. Perenang meloncat dari balok start
e. Kaki menempel pada balok start

44. Berikut ini adalah manfaat dari olahraga renang, kecuali…
a. Menambah beban tubuh
b. Menambah tinggi badan
c. Menguatkan otot-otot
d. Melatih pernapasan
e. Membentuk otot

45. Pakaian renang dianjurkan berbahan…
a. Karet
b. Kaus
c. Sutra
d. Katun
e. Chiffon

46. Jarak lintas renang terpendek adalah…
a. 1,0 m
b. 25 m
c. 50 m
d. 1,35 m
e. 6 m

47. Renang gaya dada dibawah ini dengan gerakan …..
a. Melangkah di air
b. Meluncur
c. Menjejakkan kaki di air
d. Mendayung tangan
e. Melayang

48. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm pada tahun..
a. 1997
b. 1990
c. 1913
d. 1912
e. 1991

49. Gerakan istirahat pada renang gaya punggung dilakukan setelah ... .
a. Recovery
b. start
c. pull
d. finish
e. dorongan

50. Start renang gaya punggung dilakukan di ….
a. dalam air menghadap dinding kolam
b. atas balok start
c. tepian kolam renang
d. atas kolam renang
e. dasar kolam renang

51. Agar lebih cepat menjangkau korban di dalam air sebaiknya penolong berenang menggunakan ....
a. gaya katak
b. gaya dada
c. gaya bebas
d. gaya kupu-kupu
e. gaya punggung

52. Frekuensi gerakan kaki pada gaya bebas adalah ....
a. dua kali tendangan kaki untuk enam kali putaran lengan
b. enam kali tendangan kaki untuk dua kali putaran lengan
c. enam kali tendangan kaki untuk empat kali putaran lengan
d. enam kali tendangan kaki untuk tiga kali putaran lengan
e. dua kali tendangan kaki untuk lima kali putaran lengan

53. Posisi badan saat renang gaya bebas adalah ....
a. melengkung ke bawah
b. tegak lurus terhadap permukaan air
c. membungkuk
d. sedatar mungkin dengan permukaan air
e. melengkung ke atas

54. Gerakan lengan selama di luar air disebut ....
a. gerakan dorongan
b. gerakan entry
c. streamline
d. gerakan mendayung
e. gerakan recovery

55. Pengambilan nafas dalam renang gaya bebas adalah ....
a. memutar kepala ke samping
b. menengadahkan kepala ke atas
c. menghadapkan kepala tegak lurus dengan permukaan air
d. meluruskan kepala ke bawah
e. memosisikan kepala tegak lurus dengan permukaan air

56. Pada renang gaya bebas tarikan tangan di bawah permukaan air membentuk huruf ....
a. Z
b. A
c. S
d. O
e. L

57. Induk organisasi loncat indah dunia adalah ....
a. PRSI
b. FIFA
c. FINA
d. FIA
e. ATP

58. Induk organisasi loncat indah di Indonesia adalah ....
a. PASI
b. PBSI
c. PSSI
d. PRSI
e. PBVSI

59. Anggota tubuh yang lebih dulu menyentuh air pada gaya forward dive adalah ....
a. kaki
b. kepala
c. tangan
d. dada
e. punggung

60. Posisi start saat melakukan loncat indah gaya forward dive adalah ....
a. berbaring
b. berdiri menghadap kolam renang
c. jongkok
d. berdiri membelakangi kolam renang
e. duduk

Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda Bab Renang

1 E 11 C 21 B 31 B 41 E 51 C
2 D 12 C 22 B 32 C 42 B 52 B
3 C 13 B 23 E 33 B 43 C 53 D
4 D 14 D 24 B 34 E 44 A 54 E
5 C 15 C 25 B 35 B 45 A 55 A
6 D 16 B 26 C 36 A 46 B 56 C
7 D 17 D 27 D 37 D 47 B 57 C
8 C 18 C 28 D 38 E 48 D 58 D
9 A 19 C 29 C 39 C 49 D 59 C
10 E 20 E 30 B 40 D 50 A 60 B

Demikian contoh soal dan jawaban tentang renang dan kunci jawaban. Silahkan buka artikel terkait jika anda tidak puas dengan soal penjaskes bab renang dan jawaban yang telah kami sediakan.

50 Soal Pilihan Ganda Bab Renang & Jawaban (SMP/ MTs)

Soal Pilihan Ganda dan Jawaban Bab Renang (SMP/ MTs).  Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Walaupun kurang populer di Indonesia, namun olahraga ini memberikan banyak manfaat, antara lain : membentuk otot, meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru, menambah tinggi badan, melatih pernafasan, membakar kalori, dan menghilangkan stress.

Jika tujuan anda berenang adalah untuk sarana rekreasi, maka tidak ada aturan khusus untuk anda. Namun, jika tujuan anda berenang adalah untuk berkompetisi atau perlombaan, ada beberapa jenis gaya renang yang dilombakan antara lain : renang gaya bebas, renang gaya kupu-kupu, renang gaya punggung, dan renang gaya dada.


Soal Penjaskes Bab Renang dan Jawabannya

Untuk lebih mendalami tentang cabang olah raga renang, kali ini kami akan membagikan latihan dan contoh soal renang berbagai gaya beserta jawabannya. Untuk materi renang yang kami gunakan dalam penyusunan soal renang ini yaitu materi penjaskes SMP/MTs.

Untuk jenis soal renang yang kami bagikan dalam artikel ini sementara ini hanya ada satu jenis soal, yaitu soal piliha ganda tentang renang. Tidak lupa kami lampirkan kunci jawaban soal renang pada akhir artikel untuk membantu anda dalam mengerjakan soal penjaskes bab renang.

Walaupun dalam soal bab renang ini sudah ada kunci jawabannya, kami tetap berharap agar pembaca teliti dalam mengerjakan soal. Siap tahu ada kunci jawaban soal bab renang ini ada yang salah. Tanpa panjang ebar, berikut ini contoh soal tentang renang dan kunci jawaban.

Soal Pilihan Ganda Bab Renang

1. Dalam relahraga renang, ketika posisi kepala di bawah permukaan air, badan saat kedua lengan lurus kedepan, dan posisi bahu dan pinggul sedikit keatas, adaah renang versi…
a. Versi Korea Selatan
b. Versi Amerika Selatan
c. Versi Eropa Timur
d. Versi Amerika Utara

2. Ketika meluncur ke depan dengan badan relatif datar, kira-kira kepalanya … masuk di dalam air
a. 80%
b. 60%
c. 50%
d. 70%

3. Berikut ini yang tidak termasuk latihan dasar berenang yaitu ...
a. Berlatih cara berenang gaya kupu-kupu
b. Berlatih meluncur
c. Berlatih cara mengambil nafas
d. Berlatih cara menggerak kaki

4. Beberapa perenang ada yang melakukan akhir dari gerakan kaki menginjak dan menendang itu hingga tumit sedikit naik, hal ini dikarenakan kaku bersangkutan …
a. sangat penting
b. sangat kaku
c. sangat lentur
d. sangat lemah

5. Akhir dari tendangan kedua kaki pada jenis renang gaya dada yaitu…
a. Diam ditempat
b. Lutut, tumit diam
c. Lutut, tumit lurus dan terbuka
d. Lutut, tumit lurus dan rapat

6. Selesai tendangan, kedua kaki lurus, pergelangan kaki rapat, dan badan dalam posisi…
a. Horizontal
b. Berdiri
c. Miring
d. Vertical

7. Perenang yang menggunakan papan atau bantuan ketika berenang gaya dada termasuk dalam bentuk…
a. Rileksasi
b. Pemanasan
c. Latihan
d. Pendinginan

8. Perenang berada dalam posisi start pada saat wasit meneriakan ...
a. Aba-aba yak
b. Aba-aba mulai
c. Aba-aba siap
d. Aba-aba bersedia

9. Start renang gaya punggung dilakukan di ….
a. Dalam air menghadap dinding kolam
b. Atas kolam renang
c. Atas balok start
d. Tepian kolam renang

10. Gerakan istirahat pada renang gaya punggung dilakukan setelah ....
a. Dorongan
b. Finish
c. Start
d. Pull

11. Pada renang gaya bebas, sikap badan adalah ....
a. Telungkup
b. Deadline
c. Overline
d. Online

12. Berikut ini yang tidak termauk gaya dalam renang yaitu ...
a. Gaya kepala
b. Gaya bebas
c. Gaya dada
d. Gaya punggung

13. Bentuk gerakan kaki pada renang gaya bebas yaitu ....
a. Mendorong permukaan air
b. Menekan permukaan air
c. Memutar permukaan air
d. Naik turun memukul permukaan air

14. Perbandingan gerakan tungkai dan gerakan lengan dalam renang gaya dada yaitu …
a. Satu kaki dua tangan
b. Dua kaki satu tangan
c. Dua tangan dua kaki
d. Satu tangan satu kaki

15. Kacamata renang dikenaakan saat renang dengan tujuan …
a. Mencegah alergi kulit
b. Meminimalkan gerakan tangan
c. Memaksimalkan gerakan tangan
d. Mencegah iritasi mata

16. Orgsnisasi FINA dibentuk pada tahun...
a. 1909
b. 1907
c. 1906
d. 1908

17. Ketika berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke..
a. Atas
b. Kiri
c. Kanan
d. Permukaan air

18. Gaya kupu-kupu dalam oralah raga renang diciptakan pada tahun ...
a. 1922
b. 1932
c. 1933
d. 1923

19. Posisi badan renang gaya punggung yaitu …
a. Telentang
b. Miring
c. Telungkup
d. Tegak

20. Tujuan pengenalan air dalam olahraga renang yaitu ....
a. Tidak kaku
b. Tidak cepat lapar
c. Tidak cepat lelah
d. Beradaptasi dengan air

21. Pembalikan renang gaya punggung dilakukan dengan cara …
a. Menyentuh dinding kolam
b. Setengah salto ke depan
c. Salto ke depan
d. Memegang dinding kolam

22. Pada jenis renang gaya dada, untuk mencapai tingkat kecepatan maksimal, kedua kaki ...
a. mengerjakan tendangan dan menutup lurus kebelakang
b. terbuka selebar bahu
c. menutup lurus kebelakang
d. mengerjakan tendangan

23. Cara meluncur yang baik saat melakukan renang gaya dada yaitu …
a. Rapatkan kedua kaki
b. Di samping dari gerakan lengan
c. Kaki kuat sampai lurus
d. Benar a, b, dan c

24. Alasan kepala terus merunduk saat melakukan renang gaya dada yaitu …
a. Karena peregangan di badan
b. Karena tegang dari leher
c. Karena pengendoran dari leher
d. Karena merendahkan ke air

25. Usaha supaya lutut mencapai akhir tendangan, adalah gerakan…
a. Gerakan kaki
b. Gerakan pukulan
c. Gerakan santai
d. Gerakan ringan

26. Renang gaya dada dibawah ini dengan gerakan…
a. Melayang
b. Mendayung lengan
c. Meluncur
d. Menjejekkan kaki di air

27. Sikap meluncur pada saat pembalikan gaya dada yaitu dengan sikap …
a. miring ke samping kiri
b. lurus ke atas
c. lurus ke bawah
d. miring ke samping kanan

28. Cara pembalikan gaya dada harus dilakukan dengan cara kedua tangan …
a. menyentuh dinding
b. menyentuh kepala
c. menyentuh kaki
d. melambai-lambai

29. Ketika melakukan renang gaya dada, tarikan tyang erlalu dalam akan mengakibatkan ....
a. Berhentinya meluncur
b. Berhentinya gerakan
c. Berhentinya nafas
d. Berhentinya renang

30. Berikut ini yang bukan termasuk kesalahan yang sering terjadi pada gaya dada yaitu ...
a. Melayang di air
b. Pengambilan nafas terlalu dini
c. Posisi lutut turun
d. Kakitidak mampu secara maksimal
Soal Pilihan Ganda Bab Renang SMP MTs & Jawaban

31. Latihan tangan dengan menjepit papan latihan di saat mengerjakan fase…
a. Ke atas
b. Menarik
c. Mendorong
d. Membalik

32. Hal-hal berikut ini yang tidak terdapat dalam kolam renang yaitu ....
a. Balok keseimbangan
b. Balok start
c. Papan loncat
d. Alat pertolongan

33. Gerak maju seorang perenang di dapat dari gerakan mendesak air ke  ....
a. depan
b. samping kiri
c. samping kanan
d. atas

34. Menghirup udara pada saat bernapas pada renang gaya bebas adalah ....
a. Bebas
b. Kepala di putar ke samping
c. Muka di dalam air
d. Muka di atas air

35. Pengambilan napas dalam renang gaya bebas dilakukan ketika ....
a. Di dalam air
b. Melakukan dorongan
c. Pergantian gerakan lengan
d. Tebasan kaki

36. Organisasi persatuan renang indonesia yaitu ....
a. PRSI
b. PBI
c. PRI
d. PBVSI

37. Berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air dinamakan gaya..
a. Gaya kupu-kupu
b. Gaya bebas
c. Gaya dada
d. Gaya punggung

38. Hingga terdengar tembakan pistol start dimulai oleh wasit, tubuh perenang harus dalam keadaan …
a. Mendayung
b. Meluncur
c. Berenang
d. Diam

39. Persatuan renang seluruh indonesia di dirikan pada …
a. 21 Maret 1951
b. 20 Maret 1951
c. 20 Maret 1950
d. 21 Maret 1950

40. Perenang berada dalam posisi start setelah wasit meneriakkan aba-aba …
a. Ya
b. Mulai
c. Siap
d. Bersedia

41. Tinggi balok start dalam perlombaan renang berkelas olimpiade yaitu ...
a. 0,3 m - 0,80 dari permukaan air
b. 0,5 m - 0,75 dari permukaan air
c. 0,3 m - 0,75 dari permukaan air
d. 0,5 m - 0,80 dari permukaan air

42. Hingga tembakan pistol start dimulai, tubuh perenang harus dalam keadaan..
a. Mendayung
b. Meluncur
c. Berenang
d. Diam

43. Ukuran balok start dalam perlombaan renang berkelas olimpiade adalah..
a. 1 x 0,5 m
b. 0,7 x 0,7 m
c. 0,5 x 0,5 m
d. 0,5 x 0,7 m

44. Pada awalnya gaya kupu-kupu dalam renang adalah variasi dari gaya..
a. Gaya kepala
b. Gaya bebas
c. Gaya dada
d. Gaya punggung

45. Pada lapisan atas balok start dalam perlombaan renang berkelas olimpiade dilapisi bahan..
a. Besi
b. Plastik
c. Aluminium
d. Antilicin

46. Jumlah pemain pada nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet satu regu yaitu ...
a. 4 pemain
b. 6 pemain
c. 5 pemain
d. 8 pemain

47. Kecepatan renang gaya kupu-kupu diperoleh dari.. .
a. Kekuatan tangan
b. Ayunan kedua belah kaki secara bersamaan
c. Ayunan kedua belah tangan secara bersamaan
d. Kekuatan kaki

48. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Merupakan gerakan dari gaya..
a. Gaya kepala
b. Gaya kupu-kupu
c. Gaya dada
d. Gaya punggung

49. Gaya berenang seperti terbang dinamakan gaya ...
a. bebas
b. kupu-kupu
c. dada
d. punggung

50. Gerakan lengan dan kaki dalam gaya punggung serupa dengan gaya...
a. Gaya bebas
b. Gaya kupu-kupu
c. Gaya dada
d. Gaya punggung

Kunci Jawaban Soal Bab Renang 

1 D 11 A 21 B 31 B 41 B
2 A 12 A 22 A 32 A 42 D
3 A 13 D 23 D 33 A 43 C
4 C 14 C 24 C 34 B 44 C
5 D 15 D 25 B 35 C 45 D
6 A 16 D 26 C 36 A 46 A
7 C 17 D 27 C 37 D 47 C
8 C 18 C 28 A 38 D 48 B
9 A 19 A 29 B 39 A 49 B
10 B 20 D 30 A 40 C 50 A

Demikian soal dan jawaban penjaskes tentang renang gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu-kupu, dan gaya dada. Jika anda tidak puas dengan soal renang di atas, silahkan buka soal penjaskes lain yang membahas tentang renang di blog ini.

Sejarah, Perkembangan Koperasi di Indonesia (Orde Lama – Reformasi)

Sejarah dan perkembangan koperasi di Indonesia (dari orde lama, orde baru, reformasi). Menurut UU tahun 1992, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Di Indonesia, prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU No. 12 Tahun 1967 dan UU No. 25 Tahun 1992.

Untuk lebih mendalami tentang koperasi di Indonesia, sebaiknya kita mempelejari sejarah lahirnya koperasi di Indonesia dan perkembangan koperasi di Indonesia dari masa ke masa. Sejarah lahirnya koperasi akan lebih banyak membahas perkembangan koperasi sebelum Indonesia merdeka, sedangkan perkembangan koperasi di Indonesia akan membahas perkembangan koperasi di di Indoensia dari setelah Indonesia merdeka hingga sampai sekarang ini. Dengan mengetahui sejarah koperasi tersebut, diharapkan kita mengetahui apa sebenatnya tujuan koperasi di Indonesia.

Sejarah Koperasi Di Indonesia

Sejarah koperasi pada awalnya dimulai pada abad ke-20 . Pada umumnya sejarah koperasi dimulai dari hasil usaha kecil yang spontan dan dilakukan oleh rakyat kecil. Kemampuan ekonomi yang rendah mendorong para usaha kecil untuk terlepas dari penderitaan. Secara spontan mereka ingin merubah hidupnya.

Di Indonesia  ide - ide perkoperasian diperkenalkan oleh, R. Aria Wiraatmadja yang pada tahun 1896 yang mendirikan sebuah Bank untuk para Pegawai Negeri. Karena semangat yang tinggi perkoperasian pun selanjutnya diteruskan oleh De Wolffvan Westerrode.

Pada tahun 1908, Dr. Sutomo mendirikan Budi Utomo. Dr Sutomo sangat memiliki peranan bagi garakan koperasi untuk memperbaiki dan mensejahtrakan kehidupan rakyat. Pada tahun 1915 dibuat peraturan-peraturan Verordening op de Cooperatieve Vereeniging dan pada tahun 1927 Regeling Inlandschhe Cooperatiev.

Pada tahun 1927 dibentuklah Serikat Dagang Islam. Dengan tujuan untuk memperjuangkan kedudukan ekonomi para pengusah-pengusaha pribumi. pada tahun 1929 berdiri Partai Nasional Indonesia yang memberikan dan memperjuangkan semangat untuk penyebaran koperasi di Indonesia.

Pada tahun 1942 negara Jepang menduduki Indonesia.Lalu jepang mendirikan koperasi yang diberi nama koperasi kumiyai. Setelah bangsa Indonesia merdeka tanggal 12 Juli 1947. Gerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi pertama kalinya di Tasikmalaya.Hari itu kemudian ditetapkanlah sebagai Hari Koperasi Indonesia.

Kongres Koperasi pertama menghasilkan beberapa keputusan               :
1. Mendirikan sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia [SOKRI]
2. Menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi
3. Menetapkan pada tanggal 12 Juli sebagai hari Koperasi

Pada tanggal 12 Juli 1953, mengadakan kembali Kongres Koperasi yang ke-2 di Bandung. Kongres koperasi ke -2 mengambil putusan :
1. Membentuk Dewan Koperasi Indonesia [ Dekopin ]sebagai pengganti SOKRI
2. Menetapkan pendidikan koperasi sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah
3. Mengangkat Moh. Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia
4. Segera akan dibuat undang-undang koperasi yang baru

Pelaksanaan program perkoperasian pemerintah mengadakan kebijakan :
1. Menggiatkan pembangunan organisasi perekonomian rakyat terutam koperasi
2. Memperluas pendidikan dan penerangan koperasi
3. Memberikan kredit kepada kaum produsen, baik di lapangan industri maupun pertanian yang bermodal kecil

Perkembangan Koperasi di Indonesia dari Masa ke Masa

Setelah mengetahui bagaimana koperasi lahir di Indonesia, selanjutnya kita akan mempelajari perkembangan koperasi di Indonesia, khususnya setelah Indonesia merdeka. Yaitu perkembangan koperasi pada masa orde lama, perkembangan koperasi pada masa orde baru, dan perkembangan koperasi pada masa reformasi.

Perkembangan Koperasi Pada Masa Orde Lama (Sistem Ekonomi Terpimpin)
Peraturan konsep pengembangan koperasi secara misal dan seragam dan dikeluarkan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :
(1) Menyesuaikan fungsi koperasi dengan jiwa dan semangat UUD 1945 dan Manipol RI tanggal 17 Agustus 1959, dimana koperasi diberi peranan sedemikian rupa sehingga kegiatan dan penyelenggaraannya benar-benar dapat merupakan alat untuk melaksanakan ekonomi terpimpin berdasarkan sosialisme ala Indonesia, sendi kehidupan ekonomi bangsa Indonesia dan dasar untuk mengatur perekonomian rakyat guna mencapai taraf hidup yang layak dalam susunan masyarakat adil dan makmur yang demokratis.
(2) Bahwa pemerintah wajib mengambil sikap yang aktif dalam membina Gerakan Koperasi berdasarkan azas-azas demokrasi terpimpin, yaitu menumbuhkan, mendorong, membimbing, melindungi dan mengawasi perkembangan Gerakan Koperasi.
(3) Bahwa dengan menyerahkan penyelenggaraan koperasi kepada inisiatif Gerakan Koperasi sendiri dalam taraf sekarang bukan saja tidakk mencapai tujuan untuk membendung arus kapitalisme dan liberalism, tetapi juga tidak menjamin bentuk organisasi dan cara bekerja yang sehat sesuai dengan azas-azas koperasi yang sebenarnya.

Perkembangan Koperasi Pada Masa Orde Baru
Semangat Orde Baru yang dimulai titik awalnya 11 Maret 1996 segera setelah itu pada tanggal 18 Desember 1967 telah dilahirkan Undang-Undang Koperasi yang baru yakni dikenal dengan UU No. 12/1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian. Konsideran UU No. 12/1967 tersebut adalah sebagai berikut ;
1. Bahwa Undang-Undang No. 14 Tahun 1965 tentang Perkoperasian mengandung pikiran-pikiran yang nyata-nyata hendak :
a. menempatkan fungsi dan peranan koperasi sebagai abdi langsung daripada politik. Sehingga mengabaikan koperasi sebagai wadah perjuangan ekonomi rakyat.
b. menyelewengkan landasan-landasan, azas-azas dan sendi-sendi dasar koperasi dari kemrniannya.

2.
a. Bahwa berhubung dengan itu perlu dibentuk Undang-Undang baru yang sesuai dengan semangat dan jiwa Orde Baru sebagaimana dituangkan dalam Ketepatan-ketepatan MPRS Sidang ke IV dan Sidang Istimewa untuk memungkinkan bagi koperasi mendapatkan kedudukan hokum dan tempat yang semestinya sebagai wadah organisasi perjuangan ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan sebagai alat pendemokrasian ekonomi nasional.
b. Bahwa koperasi bersama-sama dengan sector ekonomi Negara dan swasta bergerak di segala sektor ekonomi Negara dan swasta bergerak di segala kegiatan dan kehidupan ekonomi bangsa dalam rangka memampukan dirinya bagi usaha-usaha untuk mewujudkan masyarakat Sosialisme Indonesia berdasarkan Panvcasila yang adil dan makmur di ridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

3. Bahwa berhubungan dengan itu, maka Undang-Undang No. 14 tahun 1965 perlu dicabut dan perlu mencerminkan jiwa, serta cita-cita yang terkandung dalam jelas menyatakan, bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan dan koperasi adalah satu bangunan usaha yang sesuai dengan susunan perekonomian yang dimaksud itu.

Berdasarkan pada ketentuan itu dan untuk mencapai cita-cita tersebut Pemerintah mempunyai kewajiban membimbing dan membina perkoperasian Indonesia dengan sikap “ ing ngarsa sung tulada, ing madya mbangun karsa, tut wuri handayani “. Di bidang idiil, koperasi Indonesia merupakan satu-satunya wadah untuk menyusun perekonomian rakyat berazaskan kekeluargaan dan kegotong-royongan yang merupakan cirri khas dari tata kehidupan bangsa Indonesia dengan tidak memandang golongan, aliran maupun kepercayaan yang dianut seseorang. Kiperasi sebagai alat pendemokrasian ekonomi nasional dilaksanakan dalan rangka dalam rangka politik maupun perjuangan bangsa

Indonesia. Menurut pasal 3 UU No. 12/1967, koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata azas kekeluargaan. Penjelasan pasal tersebut menyatakan bahwa “ koperasi Indonesia adalah kumpulan orang-orang yang sebagai manusia secara bersamaan, bekerja untuk memajukan kepentingan-kepentingan ekonomi mereka dan kepentingan masyarakat”.
Sejarah, Perkembangan Koperasi di Indonesia (Orde Lama – Reformasi)

Perkembangan Koperasi Pada Masa Reformasi
Potensi koperasi pada saat ini sudah mampu untuk memulai gerakan koperasi yang otonom, namun fokus bisnis koperasi harus diarahkan pada ciri universalitas kebutuhan yang tinggi seperti jasakeuangan, pelayananinfrastruktur serta pembelian bersama. Dengan otonomiselain peluang untuk memanfaatkan potensisetempat juga terdapat potensi benturan yang harus diselesaikan di tingkat daerah.

Dalam hal ini konsolidasi potensi keuangan, pengem­bangan jaringan informasi serta pengembangan pusat inovasi dan teknologi merupakan kebutuhan pendukung untuk kuat­nya kehadiran koperasi. Pemerintah di daerah dapat mendo­rong pengem­bang­an lembaga penjamin kredit di daerah. Pemusatan koperasi di bidang jasa keuangan sangat tepat untuk dilakukan pada tingkat kabupaten/kota atau “kabupaten dan kota” agar menjaga arus dana menjadi lebih seimbang dan memperhatikan kepentingan daerah (masyarakat setempat).

Fungsi pusat koperasi jasa keuangan ini selain menjaga likuiditas juga dapat memainkan peran pengawasan dan perbaikan manajemen hingga pengembangan sistem asuransi tabungan yang dapat diintegrasikan dalam sistem asuransi secara nasional. Pendekatan pengembangan koperasi sebagai instrumen pembangunan terbukti menimbulkan kelemahan dalam menjadikan dirinya sebagai koperasi yang memegang prinsip-prinsip koperasi dan sebagai badan usaha yang kompetitif. Reformasi kelembagaan koperasi menuju koperasi dengan jati dirinya akan menjadi agenda panjang yang harus dilalui oleh koperasi di Indonesia.

Dalam kerangka otonomi daerah perlu penataan lembaga keuangan koperasi (koperasi simpan pinjam) untuk memperkokoh pembiayaan kegiatan ekonomi di lapisan terbawah dan menahan arus ke luar potensi sumberdaya lokal yang masih diperlukan. Pembenahan ini akan merupakan elemen penting dalam membangun sistem pembiayaan mikro di tanah air yang merupakan tulang punggung gerakan pemberdayaan ekonomi rakyat.