Friday, September 1

11 Manfaat Keanekaragaman Hayati Indonesia bagi Kehidupan

      Iklan (Tutup)
      Iklan (Tutup)
Manfaat keanekaragaman hayati Indonesia. Keanekaragaman hayati merupakan istilah yang di gunakan menilai keanekaragaman sumber daya alam hayati yang ada di suatu daerah. Keanekaragaman hayati tersebut meliputi jumlah atau frekuensi dari ekosistem, spesies, maupun gen.

Letak Indonesua yang ada pada iklim tropis dan dilewati oleh garis katulistiwa membuat negara indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang tinggi. Keadaan tersebut harus kita syukuri, karena ada banyak manfaat keanekaragaman hayati bagi negara Indonesia. Beberapa manfaat keanekaragaman hayati misalnya indonesia kaya akan jenis pangan, obat-obatan, penyeimbang lingkungan, bahkan manfaat di bidang ekonomi.

Keanekaragaman hayati secara umum dapat kita lihat melalui banyaknya jumlah tumbuh-tumbuhan dan hewan yang ada di Indonesia. Tidak kurang 25.000 jenis atau lebih dari 10% dari flora dunia ada di Indonesia. Sedangkan jenis hewan yang ada di Indonesia berjumlah sekitar 220.000 jenis hewan. Belum lagi dengan kondisi ekosistem dan persebaran gen.

Manfaat keanekaragaman hayati Indonesia

Indonesia sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati, kita harus dapat mengetahui apa saja manfaat dari keanekaragaman hayati di Indonesia. Dengan mengetahui manfaat keanekaragaman hayati, akan membuat kita semakin menghargai kekayaan alam dan ikut serta menjaga kelestariannya. Untuk lebih mendalami tentang apa saja manfaat keanekaragaman hayati di indonesia, mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Manfaat Keanekaragaman Hayati Sebagai sumber plasma nutfah
Manfaat keanekaragaman hayati di Indonesia yang pertama adalah digunakan sebagai plasma nutfah. Plasma nutfah adalah bagian dari tumbuhan, hewan atau  mikroorganisme yang mempunyai fungsi dan kemampuan untuk mewariskan sifat. Dalam hal ini, manfaat plasma nutfah yaitu untuk merakit varietas unggul dari sebuah spesies agar mempunyai produktivitas yang tinggi, rentan terhadap penyakit, dan dapat mewariskan mutu sifat dari generasi ke generasi selanjutnya.

Contohnya pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai sumber plasma nutfah yaitu adanya rekayasa makanan. Ubi cilembu dan duku Palembang yang mewariskan rasa manis, sedangkan padi rojolele mewariskan sifat yang pulen dan enak. Di masa depan,
plasma nutfah mempunyai peranan yang penting karena kebutuhan dunia terhadap varietas baru tanaman pertanian, ternak, dan proses industri.

2. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber pangan
Makanan manusia bersumber dari hewan dan tumbuhan, jadi sangat bergantung pada keanegaragaman hayati. Semakin tinggi tingkat keanekaragaman hayati suatu daerah, maka makanan manusia semakin beraneka ragam. Apalagi di Indonesia yang sudah jelas mempunyai tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi. Ada beberapa jenis tumbuhan yang bisa digakan sebagai sumber makanan (karbohidrat), misalnya padi, jagung, ketela, dan ssagu. Sedangkan hewan yang dapat dijadikan sumber makanan yaitu sapi, kambing, unggas, ikan, dan kerbau. Sumber pangan tersebut diolah melalui peternakan dan pertanian.

Selain sebagai sumber makanan pokok, ada juga sumber makanan pendukung, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran sebagai sumber vitamin, dan beberapa jenis rempah sering dijadikan bumbu tradisional. Bakteri juga dapat dimanfaatkan dalam proses fermentasi bahan pangan. Walaupun demikian, tidak semua keanekaragaman hayati indonesia  dapat dijadikan sebagai sumber pangan karena ada yang beracun dan mematikan bagi manusia.

3. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber sandang
Selain makanan, sandang (pakaian) manusia juga sebagian berasal dari tumbuhan dan hewan. Tas kulit dan ikat pinggang dari kulit hewan merupakan contoh manfaat keanekaragaman hayati Sebagai sumber sandang. Sedangkan sandang yang berasal dari tumbuhan yaitu kapas yang diolah menjadi benang, kemudian ditenun sampai akhirnya menjadi kain yang siap untuk dijahit menjadi pakaian.

Ada beberapa jenis hewan dan tumbuhan lain yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan sandang, antara lain :
a. Bulu merak, bulu burung, dan kulit kayu sebagai asesoris pakaian
b. Dedaunan digunakan sebagai pakaian rang pedalaman
c. Kulit hewan kambing dan sapi untuk pembuatan dompet, dan sepatu
d. Tanaman labu air untuk pembuatan koteka, dan tanaman wen untuk pakaian wanita
e. Ulat sutera untuk pembuatan kain sutera

4. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai tempat tinggal (rumah tradisional)
Tumah tradisional dibuat sebagain besar memanfaatkan keanekaragaman hayati yang ada pada daerah tersbut. Misalnya memanfaatkan bambu atau kayu sebagai dinding rumah, dan alang-alang sebagai bahan pembuatan atap rumah. Belum lagi kayu jati yang dapat digunakan sebagai furniture rumah, seperti meja, kursi, almari, dan tempat tidur. Semua itu dibuat dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati.

5. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai bahan obat-obatan
Salah satu bentuk pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia dalam bidang kesehatan adalah pembuatan obat-obatan berupa jamu. Sudah tidak menjadi rahasia lagi jika jamu merupakan obat tradisional khas indonesia. Proses pembuatan jamu yaitu  dengan memanfaatkan berbagai tanaman yang banyak dijumpai di Indonesia. Beberapa tanaman yang dapat digunakan sebagai  bagan obat-obatan antara lain :
a. Kina, kulitnya dapat dijadikan sebagai obat malaria
b. Mengkudu atau pace untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
c. Buah merah untuk mengobati kolesterol tinggi, diabetes, dan mengobati kanker.

Selain tumbuhan, hewan sebagai bagian dari keanekaragaman hayati juga ada yang bermanfaat untuk kesehatan, antara lain :
a. Ular dapat dimanfaatkan sebagai  obat penyakit kulit  dengan menggunakan daging dan lemaknya.
b. Lebah dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan madu yang banyak khasiatnya.

6. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai bahan kosmetik
Manfaat Keanekaragaman Hayati Indonesia

Apakah anda tahu lulur tradisional? Lulur merupakan contoh pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia di bidang kosmetik. Lulur adalah kosmetik alami yang berasal dari Indonesia. Selain lulur, ada juga beberapa kosmetik hasil dari pemanfaatan keanekaragaman hayati, seperti ramuan pewangi, kosmetik, dan sampo.

Untuk membuat kosmetik di atas, beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan bahan pembuatan antara lain :
a. Bunga melati, cendana, kenanga, mawar, dan kemuning sebagai bahan wewangian (parfum).
b. Urang aring, mangkokan, pandan, minyak kelapa, dan lidah buaya sebagai bahan penghitam rambut dan pelumas.
c. Kemuning, bengkoang, alpukat, dan beras sebagai bahan lulur untuk menghaluskan kulit.

7. Manfaat keanekaragaman hayati dalam bidang ekonomi (pendapatan)
keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia jika dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan ekonomi yang tinggi. Masyarakat dapat menjual hasil dari usaha peternakan, pertanian, maupun perkebunan untuk mendapatkan manfaat ekonomis. Contohnya antara lain :
a. Manusai dapat menjual hasil pertanian seperti dari hasil tanaman padi, jagung, ketela
b. Manusia dapat menjual hasil peternakan dari unggas, kambing, sapi
c. Manusia dapat menjual hasil kebun seperti hasil teh, umbi-umbian, palawija

8. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai penyeimbang lingkungan
Manfaat ini merupakan manfaat keanekaragaman hayati yang terpenting, karena setiap spesies makhluk hidup mempunyai peran yang berbeda-beda dalam sebuah ekosistem. Jadi jika ada satu spesies yang punah, maka akan mengganggu makhluk hidup lain yang bergantung padanya. Contohnya, apabila ular sawah terus diburu kemudian dibunuh, maka populasi tikus sawah akan meningkat karena tidak ada yang memakannya. Pada akhirnya,  hasil panen padi menurun karena diserang tikus.

9. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber ilmu pengetahuan 
Biologi merupakan bidang bidang yang sangat luas. Masih banyak spesies makhluk hidup di Indonesia atau bahkan yang ada di dunia yang belum teridentifikasi. Beberapa makhluk hidup juga masih menjadi misteri sehingga harus dilakukan banyak penelitian lebih lanjut. Dalam hal ini, ilmu pengetahuan terrus berkembang untuk memberikan manfaat untuk kehidupan manusia.

10. Manfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber keindahan
Bonsai atau seno merangkai tanaman merupakan salah satu karya seni yang memanfaatkan keanekaragaman hayati.  Selain bonsai masih ada banyak jenis tumbuhan dan hewan yang digunakan sebagai inspirasi para seniman.

11. Manfaat Keanekaragaman Hayati Sebagai Aspek Budaya
Selain tumbuhan dan hewan, manusia juga merupakan bagian dari keanekaragaman hayati, apalagi jika dilihat dari hasil kebudayaan yang dihasilkan. Penduduk indonesia mempunyai keanekaragaman suku dan budaya yang tinggi. Setidaknya adan sekitar 350 etnis dengan agama, budaya, dan serta adat-istiadat yang berbeda. Dalam menjalankan upacara keagamaan dan kepercayaannya, penyelenggaraan upacara adat dan pesta tradisional seringkali menggunakan beragam jenis tumbuhan dan hewan.

Beberapa upacara ritual keagamaan dan kepercayaan, pesta tradisional, dan upacara adat diantaranya sebagai berikut:
a. Upacara kematian yang ada Toraja memanfaatkan banyak jenis tumbuhan yang dianggap mempunyai nilai magis dalam memandingkan jenazah, misalnya kelapa, limau, daun pisang, dan rempah-rempah.
b. Budaya ziarah kubur pada masyarakat Indonesia biasanya menggunakan bunga mawar, kenanga, melati dan kantil.
c. Umat nasrani menggunakan pohon cemara untuk perayaan natal.
d. Upacara ngaben di Bali menggunakan 39 jenis tumbuhan yang mempunyai bau harum, seperti melati, sirih, pandan, cempaka, kenanga, dan cendana. Selain itu, kelapa gading dan tebu hitam juga dipakai untuk menghayutkan abu jenazah ke sungai.

Silahkan berkomentar . .
EmoticonEmoticon