Tuesday, September 19

40 Soal IPA : Perkembangbiakan Makhluk Hidup dan Kunci Jawaban

Soal IPA bab perkembangbiakan makhluk hidup dan kunci jawaban. Makhluk hidup mempunyai ciri yang harus dimiliki, yaitu melakukan perkembangbiakan. Berkembang biak adalah suatu kemampuan alami makhluk hidup dengan tujuan agar menghasilkan individu-individu baru yang bersifat sama/ serupa dengan induknya.

Untuk lebih mendalami tentang perkembangbiakan makhluk hidp, kali ini kami akan membagikan latihan soal tentang perkembangbiakan makhluk hidup. Materi perkembangbiakan secara lengkap biasanya dipelajari pada mata pelajaran IPA SD/ MI dan SMP/ MTs. Beberapa materi pokok yang menjadi dasar dalam penyusunan soal perkembangbiakan makhluk hidup ini yaitu : 1) perkembangbiakan makhluk hidup secara generatif, 2) perkembangbiakan makhluk hidup secara vegetatif.

Soal IPA Perkembangbiakan Makhluk Hidup

Dalam soal IPA tentang perkembangbiakan makhluk hidup ini, ada tiga jenis soal yang akan kami sediakan, yaitu soal pilihan ganda (pilgan), essay, dan soal uraian dengan jumlah soal 40 soal. Dalam soal perkembangbiakan makhluk hidup ini sudah ada kunci jawaban dan pembahasannya, jadi pembaca dapat dengan tenang dlaam mengerjakan soal.

Walaupun sudah ada kunci jawaban dan pembahasan soal perkembangbiakan makhluk hidup, kami tetap berharap pembaca tetap teliti. Siapa tahu ada kunci jawaban yang salah. Tanpa panjang lebar, berikut ini soal IPA perkembangbiakan makhluk hidup dan kunci jawaban/ pembahasan.

Soal Pilihan Ganda
1. Berikut merupakan perkembangbiakan vegetatif secara alami yaitu....
a. stek, umbi batang, umbi akar, tunas daun, umbi lapis, akar tinggal dan geragih
b. tunas, umbi batang, umbi tanah, tunas batang, umbi lapis, akar tinggal dan geragih
c. tunas, umbi batang, umbi akar, tunas daun, umbi lapis, akar tinggal dan geragih
d. tunas, umbi batang, umbi akar, tunas akar, umbi lapis, okulasi, tinggal dan geragih

2. Perkembangbiakan tumbuhan yang dilakukan dengan cara menimbun bagian cabang yang tumbuh memanjang dalam permukaan tanah disebut ....
a. Merunduk
b. Okulasi
c. Stek
d. Mengenten

3. Tumbuhan paku, jamur, dan lumut merupakan contoh tumbuhan yang tidak berbiji. Tumbuhan tersebut berkembang biak melalui cara ....
a. Spora
b. Stek
c. Membelah diri
d. Okulasi

4. Berikut ini yang termasuk tumbuhan yang berkembang biak secara tunas yaitu ....
a. pisang dan padi
b. bambu dan pisang
c. mangga dan pisang
d. mahoni dan bambu

5. Proses yang disertai dengan pertambahan besar, berat, dan tinggi pada makhluk hidup dinamakan….
a. Pertambahan
b. Penggemukan
c. Berkembangbiak
d. Pertumbuhan

6. Beriktu ini yang termasuk tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara umbi lapis yaitu ....
a. bawang merah, kentang dan bawang putih
b. bambu, tebu, dan pisang
c. bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay
d. mangga, jambu, dan rambutan

7. Berikut ini merupakan hewan yang bekembangbiakan dengan cara bertelur yaitu ....
a. itik, angsa, dan bebek
b. hiu, ayam, dan cicak
c. kera, bebek, dan ayam
d. angsa, bebek, dan kelinci

8. Manusia bekembang biak dengan cara ....
a. Bertunas
b. Bertelur
c. Beranak
d. Beranak dan bertelur

9. Perkembangbiakan secara bertelur dan beranak dinamakan juga dengan perkembangbiakan ....
a. Spora
b. Vivipar
c. Ovipar
d. Ovovivipar

10. Burung elang berkembang biak dengan cara bertelur. Artinya, burung merpati melakukan perkembangbiakan dengan cara ....
a. Spora
b. Generatif
c. Vegetatif
d. Membelah diri

11. Di bawah ini merupakan perkembangan fisik pada anak laki-laki, kecuali ....
a. Organ reproduksi mulai menghasilkan sel telur, ditandai dengan datangnya menstruasi
b. Tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha
c. Kulit menjadi semakin halus
d. Tumbuhnya janggut, kumis, dan cambang

12. Tumbuhan cocor bebek berkembang biak secara ….
a. Umbi lapis
b. Tunas daun
c. Stek
d. Okulasi
 Soal IPA Perkembangbiakan Makhluk Hidup dan Kunci Jawaban

13. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan hanya bisa terjadi pada tumbuhan yang mempunyai....
a. Akar
b. Daun
c. Batang
d. Bunga

14. Alat kelamin jantan pada bunga dinamakan ....
a. Benang mahkota
b. Mahkota bunga
c. Putik
d. Benang sari

15. Di bawah ini merupakan bagian-bagian yang terdapat pada bunga, kecuali ....
a. Putik
b. Kelopak bunga
c. Kepala sari
d. Mahkota bunga

16. Hewan yang berkembangbiak secara ovipar yaitu ....
a. kambing, sapi, dan kelinci
b. hiu, ayam, dan lumba-lumba
c. bebek, ayam, dan angsa
d. hiu, kadal, dan ular

17. Masa perubahan fisik anak saat remaja dinamakan juga dengan masa ....
a. Asmara
b. Kanak-kanak
c. Dewasa
d. Pubertas

18. Ciri yang dapat diamati pada ayam dan kucing yang akan kawin yaitu ....
a. Menari di hadapan betinanya
b. Membuat sarang
c. Mengeluarkan tarian khusus
d. Berkejar-kejaran

19. Budianto pada usia 13 tahun mengalami masa pubertas, Tutik pada usia 12 tahun, dan Agus pada usia 15 tahun. Berdasarkan data tersebut, itu dapat disimpulkan bahwa ....
a. Masa pubertas diawali ketika anak-anak
b. Awal masa pubertas sama
c. Awal masa pubertas tidak sama
d. Masa pubertas hanya muncul pada laki-laki

20. Di bawah ini adalah di antara perkembangan fisik pada anak laki-laki, kecuali ....
a. Tumbuh jakun di leher
b. Sura menjadi lebih nyaring
c. Suara menjadi lebih besar
d. Bahu menjadi lebih lebar sehingga dada membidang

21. Perkembangan vegetatif dibagi menjadi dua macam, antara lain ....
a. Buatan dan fisika
b. Biologi dan kimia
c. Alami dan biologi
d. Alami dan buatan

22. Penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di atas kepala putik berasal dari tanaman yang berbeda tetapi masih satu jenis dinamakan penyebukan ....
a. Bartas
b. Tetangga
c. Sendiri
d. Silang

23. Ovarium pada tubuh wanita melepaskan sel telur dengan jangka waktu ...
a. Setahun sekali
b. Seminggu sekali
c. Satu hari sekali
d. Sebulan sekali

24. Sel kelamin jantan yang dihasilkan organ reproduksi laki-laki yaitu ....
a. Sel telur
b. Ovum
c. Sperma
d. Ovarium

25. Hewan di bawah ini yang dapat membantu penyerbukan pada tumbuhan yaitu ....
a. Jangkrik
b. Lebah
c. Gajah
d. Ayam

Soal Essay
1. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan secara vivipar yaitu ...
2. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan secara ovipar yaitu ...
3. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan spora yaitu ...
4. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan pembelahan diri yaitu ...
5. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan tunas yaitu ...
6. Contoh hewan yang melakukan perkembangbiakan dengan rizhoma yaitu ...
7. Sebutkan macam-macam perkembngbiakan secara vegetatif buatan!
8. Perkembangbiakan tumbuhan secara tidak kawin disebut ....
9. Tanaman tebu dapat berkembang biak dengan cara .... dan ....
10. Alat kelamin betina pada bunga adalah ....

Soal Uraian
1. Jelaskan perbedaan perkembangbiakan generatif dan vegetatif!
2. Sebutkan ciri-ciri perkembangbiakan generatif!
3. Jelaskan perkembangbiakan generatif secara vivipar, ovipar, ovovivipar!
4. Sebutkan ciir-ciri perkembangbiakan secara vegetatif!
5. Jelaskan perbedaan perkembangbiakan vegetatif alami dan buatan!

Kunci Jawaban Soal Perkembangan Makhluk Hidup

Jawaban Soal Pilihan Ganda
1 C 6 C 11 A 16 C 21 D
2 A 7 A 12 B 17 D 22 D
3 A 8 C 13 D 18 D 23 D
4 B 9 D 14 D 19 C 24 C
5 D 10 B 15 C 20 D 25 B

Jawaban Soal Essay
1. kelinci, sapi, kambing
2. bebek, burung, ayam
3. ganggang hijau, jamur dan paku
4. amoeba
5. pohon bambu dan pohon pisang
6. lengkuas, kunyit, jahe
7. Steak, okulasi, cangkok
8. Perkembangbiakan vegetatif
9. Stek dan Tunas
10. Putik

Jawaban Soal Uraian
1. Perkembangbiakan secara generatif ini merupakan perkembangbiakan yang proses pembentukan individu baru diawali dengan pertemuan sel kelamin jantan dengan betina. Perkembangbiakan secara vegetatif ini merupakan perkembangbiakan yang dalam proses pembentukan individu barunya tidak melalui peleburan sel kelamin betina dan sel kelamin jantan.
2. Ada 2 induk (jantan dan betina), Ada dan terjadi peleburan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina (sel sperma dengan sel telur), dan Sifat keturunan bisa sama bisa beda, bervariasi.
3. Vivipar: perkembangbiakan vivipar merupakan perkembangbiakan secara beranak. Ovipar: perkembangbiakan ovipar merupakan perkembangbiakan secara bertelur. Ovovivipar: perkembangbiakan ovovivipar merupakan perkembangbiakan secara bertelur dan juga beranak.
4. Induknya hanya 1, Tidak terjadi peleburan sel kelamin, Sifat keturunannya sama dengan sifat induk.
5. Perkembangan vegetatif secara buatan yaitu perkembangbiakannya dilakukan dengan bantuan manusia. Sedangkan perkembangan vegetatif secara alami yaitu perkembangbiakannya dilakukan tumbuhan itu sendiri

Demikian soal IPA Bab Perkembangbiakan makhluk hidup dan kunci jawaban. Jika tidak puas dengan soal tersebut, silahkan buka soal IPA lain yang ada di blog kami.

Monday, September 18

30 Soal dan Jawaban Pelestarian Hewan dan Tumbuhan Lengkap

Soal IPA bab pelestarian hewan dan tumbuhan dan kunci jawaban. Ada banyak sekali hewan dan tumbuhan di dunia ini, bahkan di Indonesia yang hampir punah. Contoh hewan yang hampir punah yaitu burung cendrawasih, badak bercula satu, komodo, dan lain-lain. Sedangkan contoh tumbuhan yang hampir punah yaitu kayu cendana, bunga bangkai, anggrek hitam, dan lain-lain. Contoh hewan dan tumbuhan yang hampir punah tersebut harus segera dilestarikan.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan pelestarian hewan dan tumbuhan, mulai dari tebang pilih, reboisasi, pembuatan undang-undang perburuan, pembuatan cagar alam dan suaka margesatwa. Selain melakukan upaya pelestarian hewan dan tumbuhan, ada juga langkah yang harus dihindari yaitu : melakukan perburuan/ penangkapan hewan dan tumbuhan, penebangan/ penggundulan hutan, dan pembangunan berbagai bangunan di hutan serta pegunungan.


Soal dan Jawaban Bab Pelestarian Hewan dan Tumbuhan 

Untuk lebih memahami pelestarian hutan dan tumbuhan, kali ini kami akan membagikan soal pelestarian hewan dan tumbuhan beserta pembahasannya. Materi pelestarian hewan dan tumbuhan dapat anda jumpai pada mata pelajaran IPA SD/MI dan SMP/MTs. Dalam latihan soal ini, ada dua jenis soal yang kami bagikan, yaitu soal pilihan ganda (pilgan) dan soal essay (uraian) dengan jumlah soal 30. Walaupun sudah ada kunci jawaban dan pembahasan dalam soal pelestarian hewan dan tumbuhan, kami tetap mengharap agar pembaca tetap teliti dalam mengertakan. Siapa tahu ada yang salah dalam kunci jawaban soal pelestarian hewan dan tumbuhan.

Soal Pilihan Ganda
1. Jenis pelestarian hewan yang dilakukan di luar habitat aslinya disebut pelestarian ....
a. Ex Situ
b. El Situ
c. In situ
d. On Situ

2. Pelestarian melalui penangkaran burung Jalak Bali dilakukan di habitat asilnya yaitu di taman nasional ....
a. Pantai Nusa Dua
b. Pantai kuta
c. Denpasar
d. Bali Barat

3. Indonesia adalah salahg satu negara yang baik untuk pelestarian hawan dan tumbuhan karena mempunyai iklim ....
a. Panas
b. Tropis
c. Hujan
d. Subtropis

4. Pelestarian hewan dan tumbuhan dilakukan dengan tujuan untuk menjaga agar makhluk hidup agar tidak ....
a. Berkembangbiak
b. Beranak
c. Punah
d. Bertambah

5. Taman nasional di Papua yang mempunyai puncak yang di selimuti salju yaitu taman nasional ....
a. Wakatobi
b. Bunaken
c. Lorentz
d. Raja Ampat

6. Taman Nasional yang mempunyai keindahan pemandangan bawah lautnya yaitu ....
a. Ujung kulon
b. Gunung Merapi
c. Bunaken
d. Alas purwo

7. Di bawah ini merupakan pernyataan yang tidak termasuk pelestarian hewan dan tumbuhan adalah ….
a. Perlindungan hewan dan tumbuhan dari kepunahan
b. Perburuan dan penebangan liar
c. Pembuatan cagar alam dan suaka margasatwa
d. Pengembangbiakan hewan dan tumbuhan

8. Pelestarian in situ adalah jenis pelestarian yang dilakukan di ....
a. Habitat tiruan
b. Habitat penangkaran
c. Habitat buatan
d. Habitat aslinya

9. Hewan dikatakan akan mengalami kepunajan apabila jumlahnya ....
a. Sedikit
b. Melimpah
c. Banyak
d. Berkurang

10. Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan di laut dapat mengakibatkan ....
a. Banyak tangkapan lain yang didapat
b. Banyak ikan yang tertangkap
c. Habitat ikan bisa rusak
d. Ikan mudah berkembangbiak

11. Hewan dan tumbuhan akan punah apabila....
a. Dimanfaatkan dagingnya
b. Dilakukan penangkaran
c. Diternak oleh masyarakat
d. Dimanfaatkan secara berlebihan

12. Rusaknya ekosistem hutan dapat mengakibatkan ....
a. Munculnya hewan baru
b. Berkurangnya spesies hewan
c. Pepohonan mudah didapatkan
d. Bertambahnya spesies hewan

13. Anggrek hitam adalah salah satu tumbuhan spesies langka. Spesies anggrek hitam banyak dijumpai di daerah ....
a. Sumatra dan Bangka
b. Bali dan Nusa Tenggara
c. Jawa dan Madura
d. Kalimantan dan Sulawesi

14. Berkurangnya habitat hewan dan tumbuhan di pegunungan dapat terjadi karena ....
a. Pembuatan cagar alam
b. Pendirian bumi perkemahan
c. Pembangunan vila di pegunungan
d. Pendirian cagar alam
Soal dan Jawaban Pelestarian Hewan dan Tumbuhan

15. Jenis hewan langka asli yang ada di pulau Papua adalah ….
a. Burung Cendrawasih
b. Orang Utan
c. Harimau Sumatra
d. Komodo

16. Tindakan yang dilakukan untuk melestarikan hewan dan tumbuhan dengan cara menanami kembali hutan yang telah gundul disebut ....
a. Sengkedan
b. Cagar alam
c. Tebang pilih
d. Reboisasi

17. Keberadaan hewan dan tumbuhan sangat dibutuhkan manusia karena sebagai....
a. sumber bahan makanan
b. sumber bahan tambang
c. sumber bahan bangunan
d. sumber utama kebahagiaan

18. Di bawah ini tumbuhan langka yang hampir punah di Indonesia yaitu ....
a. Pinus
b. Mahoni
c. Jati
d. Cendana

19. Di bawah ini kegiatan manusia yang dapat merusak alam ....
a. Penanaman pohon secara berkala
b. Pembakaran hutan untuk pertanian
c. Penebangan hutan dengan tebang pilih
d. Penghijauan hutan kembali

20. Kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas berupa keanekaragaman atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya disebut....
a. Cagar Alam
b. Pantai
c. Taman Wisata
d. Suaka Margasatwa

21. Taman nasional Gunung Rinjani dapat kita jumpai di ....
a. Papua
b. Nusa Tenggara
c. Jawa
d. Kalimantan

22. Buah merah adalah jenis tanaman langka yang bermafaat sebagai obat. Habitat asli buah merah yaitu ….
a. Kalimantan
b. Sumatra
c. Jawa
d. Papua

23. Di bawah ini yang bukan termasuk taman nasional di daerah Kalimantan yaitu ....
a. Gunung Palung
b. Baluran
c. Tanjung Puting
d. Danau sentarum

24. Pembuatan cagar alam bertujuan untuk ....
a. Merawat ternak yang sakit
b. Melindungi daerah rawan longsor
c. Melindungi hewan tertentu
d. Mencegah terjadinya erosi

25. Cagar Alam Pananjung Pangandaran ada di daerah ....
a. Cirebon
b. Surabaya
c. Semarang
d. Ciamis

Soal Essay
1. Sebutkan hewan-hewan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia!
2. Sebutkan tumbuhan-tumbuhan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia!
3. Sebutkan usaha untuk melestarikan tumbuhan!
4. Sebutkan usaha untuk melestarikan hewan!
5. Sebutkan berbagai manfaat menjaga pelestarian hewan dan tumbuhan!

Kunci Jawaban Soal Pelestarian Hewan dan Tumbuhan

Jawaban Soal Pilihan Ganda
1 A 6 C 11 C 16 D 21 B
2 D 7 B 12 D 17 A 22 D
3 B 8 D 13 B 18 D 23 B
4 C 9 A 14 D 19 B 24 C
5 C 10 A 15 C 20 D 25 D

Jawaban Soal Essay
1. Hewan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia yaitu Badak bercula satu, Burung cendrawasih, Komodo, Harimau Sumatra, Orangutan, Burung Kasuari
2. Tumbuhan yang hampir mengalami kepunahan di Indonesia yaitu Anggrek hitam, Rafflesia arnoldi, Bunga bangkai, Kayu cendana,
3. Berbagai usaha untuk melestarikan tumbuhan yaitu : pembuatan taman nasional, melakukan konservasi alam, melakukan tebang pilih,pembuatan cagar alam, pembuatan hutan lindung, reboisasi,
4. Berbagai usaha untuk melestarikan hewan dapat dilakukan melalui : melakukan penangkaran hewan, pembuatan suaka margasatwa, pembuatan taman nasional, pembuatan hutan lindung, pembuatan undang-undang perburuan yang tegas,
5. Manfaat  menjaga pelestarian hewan dan tumbuhan antara lain : 1) Tempat pengembangan penelitian dan pengetahuan, 2) Kelestarian alam untuk kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan, 3) Ketersediaan sumber daya alam untuk kebutuhan manusia, 4) Mencegah kepunahan hewan dan tumbuhan, 5) Rantai makanan di alam bisa berjalan dengan baik, 6) Kelangsungan ekosistem terjaga,

Demikian Soal dan Jawaban tentang pelestarian hewan dan tumbuhan. Jika tidak puas, silahkan buka soal lain yang ada di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Sunday, September 17

30 Contoh Soal Perpindahan Panas (Kalor) & Kunci Jawaban

Contoh soal perpindahan panas (kalor) dan kunci jawaban. Perpindahan kalor atau panas adalah peristiwa mengalirnya kalor (panas) dari satu titik ke titik yang lain dalam suatu medium. Dalam perpindahan kalor, dikenal yang namanya laju (kecepatan) kalor yang sangat bergantung pada jenis mendiumnya. Perpindahan panas (kalor) berdasarkan medium yang dilaluinya dibedakan menjadi 3 yaitu konduksi (difusi), konveksi, dan radiasi.

Konduksi adalah perpindahan panas yang terjadi dengan menggunakan medium padat (contoh memanaskan besi). Konverksi adalah perpindahan kalor yang terjadi dengan menggunakan medium cair dan gas (contoh memasak air). Sedangkan radiasi adalah perpindahan panas yang terjadi tanpa membutuhkan mediasi (contoh panas matahari ke bumi).

Contoh Soal Perpindahan Panas (Kalor) 

Untuk lebih memahami tentang perpindahan panas (kalor), kali ini kami akan membagikan latihan soal tentang perpindahan panas. Dalam soal ini, ada 3 jenis pertanyaan yang kami sediakan, yaitu soal pilihan ganda (pilgan), soal essay, dan soal uraian dengan jumlah soal mencapai 40 soal. Materi tentang perpindahan kalor secara lengkap dapat anda dapatkan pada mata pelajaran IPA/ Fisika, mulai dari SD/MI, SMP/ MTs, dan SMA/MA.

Tidak lupa, dalam soal perpindahan panas (kalor) ini juga sudah kami sediakan pembahasan dan kunci jawaban, jadi pembaca dapat mengerjakan contoh latihan soal tentang perpindahan panas ini dengan nyaman. Akan tetapi, walaupun sudah ada kunci jawabannya, kami tetap berharap agar pemabca tetap teliti dalam mengerjakan soal. Siapa tahu ada yang salah dalam pembahasan atau kunci jawaban soal perpindahan kalor. Tanpa panjang lebar, berikut ini latihan soal bab perpindahan kalor.

Soal Pilihan Ganda

1. Di bawah ini yang bukan termasuk contoh perpindahan panas secara radiasi yaitu ...
a. Orang-orang yang merasa hangat di sekitar api unggun
b. Air panas yang mendidih
c. Cahaya matahari sampai ke bumi
d. Panas api lilin yang terasa di dekatnya

2. Alumunium sering digunakan sebagai bahan untuk membuat panci karena ....
a. isolator yang baik
b. benda yang berat
c. benda yang lunak
d. konduktor yang baik

3. Pada umumnya, benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik juga dapat menghantarkan ....
a. Aliran sinyal
b. Aliran listrik
c. Aliran air
d. Aliran es

4. Salah satu bontoh benda yang memanfaatkan isolator dan konduktor secara bersama yaitu  ...
a. Setrika
b. Termos
c. Ember
d. Pisau

5. Di bawah ini yang termasuk benda yang baik dimanfaatkan untuk gagang panci yaitu....
a. Kayu
b. Alumunium
c. Besi
d. Kain

6. Bagian dari setrika yang merupakan isolator yaitu ....
a. mur alumunium
b. kabel tembaga
c. alas besi
d. karet gagang

7. Setrika memanfaatkan jenis perpindahan panas (kalor) secara ....
a. Kondensasi
b. Konveksi
c. Konduksi
d. Radiasi

8. Bahan dari plastik banyak digunakan sebagai wadah berbagai minuman dan makanan karena sifatnya ....
a. berat dan tahan api
b. ringan dan tahan api
c. ringan dan tahan panas
d. ringan dan kedap air

9. Solder memanfaatkan perpindahan panas (kalor) secara ....
a. Konduksi
b. Konveksi
c. Radiasi
d. Respirasi

10. Di bawah ini alat yang dapat menghasikan panas yaitu ....
a. Setrika dan kipas angin
b. Televisi dan kipas angin
c. Oven dan blender
d. Oven dan setrika

11. Di bawah ini yang bukan termasuk contoh benda konduktor yaitu ....
a. Alumunium
b. Karet
c. Besi
d. Baja

12. Benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik disebut ....
a. Orator
b. Isolator
c. Konduktor
d. Generator

13. Sinar atau panas matahari sampai ke bumi merupakan contoh perpindahan panas (kalor) secara ....
a. Evaporasi
b. Radiasi
c. Konduksi
d. Konveksi

14. Termos air panas mempunyai fungsi sebagai ....
a. Wadah panas
b. Isolator panas
c. Konduktor panas
d. Sumber panas

15. Cangkir yang diisi air panas akan membuat gagangnya ikut panas. Hal tersebut memperlihatkan bahwa terjadi perpindahan panas (kalor) secara ....
a. Radiasi
b. Kondensasi
c. Konduksi
d. Konveksi

16. Ketika kita memasak air, perpindahan panas (kalor) yang terjadi adalah ....
a. Evaporasi
b. Radiasi
c. Konduksi
d. Konveksi

17. Perpindahan panas yang diikuti dengan aliran zatnya disebut ....
a. Konduksi
b. Konveksi
c. Radiasi
d. Respirasi

18. Benda yang tidak dapat menghantarkan panas dengan baik apabila terkena api maka akan ....
a. Mudah dingin
b. Mudah terbakar
c. Mudah memuai
d. Mudah menyerap api

19. Pada saat kita memasak air maka terjadi perpindahan panas secara ....
a. Kondensasi
b. Radiasi
c. Konveksi
d. Konduksi
Contoh Soal Perpindahan Panas (Kalor) & Kunci Jawaban

20. Termos air terbuat dari ....
a. kaca, gabus, dan kain
b. alumunium, karet dan kaca
c. plastik, kaca, dan gabus
d. besi, kaca, dan plastik

21. Kertas, kayu, dan kain adalah contoh benda ....
a. Mudah memuai
b. Konduktor panas
c. Isolator panas
d. Mudah panas

22. Jaket yang terbuat dari bahan wol akan membuat badan kita hangat,walaupun cuaca sedang dingin karena kain wol ....
a. Meneruskan  panas  udara  dari  dalam tubuh
b. Menahan panas badan di dalam baju
c. Menyerap panas dari luar
d. Menahan panas udara di dalam tubuh

23. Tanah liat banyak digunakan sebagai bahan pembuatan genting (atap). Hal ini karena tanah liat bersifat ....
a. Menghantarkan  panas  udara  luar  ke dalam rumah
b. Menghambat panas udara luar ke dalam rumah
c. Meneruskan panas matahari ke dalam rumah
d. Menahan panas udara di dalam rumah

24. Logam akan semakin mudah menghantarkan panas apabila semakin ....
a. berkarat dan lapuk
b. kecil dan berat
c. tebal dan panjang
d. tipis dan luas

25. Alat yang dignakan untuk mengukur besar kecilnya suhu dinamakan ....
a. Termometer
b. Amperemeter
c. Dinamometer
d. Speedomoter

Soal Essay (Uraian)
1. Jelaskan pengertian konduktor dan isolator!
2. Sebutkan contoh benda konduktor dan isolator!
3. Sebutkan jenis-jenis perpindahan panas (kalor)!
4. Sebutkan contoh perpindahan panas (kalor) secara radiasi!
5. Sebutkan benda-benda yang memanfaatkan isolator dan konduktor secara bersama!

Kunci Jawaban Soal Perpindahan Panas (Kalor)

Jawaban Soal Pilihan Ganda
1 B 6 D 11 B 16 D 21 C
2 D 7 C 12 C 17 B 22 B
3 B 8 D 13 B 18 B 23 B
4 A 9 A 14 B 19 C 24 D
5 A 10 D 15 C 20 C 25 A

Jawaban Soal Essay/ Uraian
1. Konduktor merupakan sebutan bagi benda-benda yang dapat menghantarkan panas dengan baik. Sedangkan isolator merupakan sebutan bagi benda-benda yang tidak dapat menghantarkan panas dengan baik.
2. Contoh benda konduktor : besi, tembaga, dan alumunium. Contoh benda isolator yaitu karet, plastik, kertas, kayu.
3. Jenis-jenis perpindahan panas (kalor) : 1) Radiasi (perpindahan panas tanpa melalui zat perantara), 2) Konveksi (perpindahan panas diikuti dengan aliran zatnya), 3) Konduksi (perpindahan panas dengan melalui zat perantara)
4. contoh perpindahan panas (kalor) secara radiasi yaitu : api lilin yang terasa panas ketika di dekatnya, cahaya (panas) matahari sampai ke bumi, orang-orang di sekitar api unggun yang merasa hangat.
5. Contoh benda yang memanfaatkan konduktor dan isolator secara bersama yaitu setrika, panci, solder.

Saturday, September 16

30 Soal Sejarah Bab Kerajaan Islam di Sumetera & Kunci Jawaban

Soal tentang kerajaan islam di pulau sumatera dan kunci jawaban. Sejak awal kedatangannya, pulau Sumatra termasuk daerah pertama dan terpenting dalam pengembangan agama Islam di Indonesia sehingga ada banyak kerajaan Islam di sumatera. Banyaknya kerajaan Islam disumatera tidak terlepas dari letak Sumatra yang strategis dan berhadapan langsung dengan jalur perdangan dunia, yakni Selat Malaka. Berdasarkan catatan Tomé Pires dalam Suma Oriental (1512-1515) dikatakan bahwa di Sumatra, terutama di sepanjang pesisir Selat Malaka dan pesisir barat Sumatra terdapat banyak kerajaan Islam, baik yang besar maupun yang kecil.

Ada banyak sekali kerajaan islam yang ada di Sumetera. Beberapa kerajaan islam yang tercatat ada dipulau sumatera antara lain : kerajaan Aceh, Biar dan Lambri, Pedir, Pirada, Pase, Aru, Arcat, Rupat, Siak, Kampar, Tongkal, Indragiri, Jambi, Palembang, Andalas, Pariaman, Minangkabau, Tiku, Panchur, dan Barus. Selain itu, Menurut Tomé Pires, kerajaan-kerajaan islam tersebut ada yang sedang mengalami pertumbuhan, ada pula yang sedang mengalami perkembangan, dan ada pula yang sedang mengalami keruntuhannya. Ada dua kerajaan islam di pulau sumatera yang terkenal, yaitu kerajaan samudera pasai dan kerajaan aceh darussalam.

Untuk lebih memahami tentang kerajaan islam di sumatera, kali ini kami akan membagikan latihan soal sejarah bab kerajaan islam di pulau sumatera dan kunci jawaban. Materi kerajaan islam di sumetera dapat anda dapatkan pada mata pelajaran sejarah kelas X SMA/ MA/ SMK atau Sejarah SMP/MTs. Dalam latihan soal ini, ada 30 soal yang kami sediakan, terdiri dari 25 soal pilihan ganda dan 5 soal essay. Untuk kunci jawaban soal kerajaan islam di pulau sumatera dapat anda dapatkan pada akhir artikel.

Kami harap pembaca tetap teliti dalam mengerjakan soal kerajaan islam ini. Jika ada kunci jawaban dan pembahasan yang salah, mohon hubungi kami melalui kolom komentar. Tanpa pangang lebar lagi, berikut ini latihan soal bab kerajaan islam di sumetara dan pembahasan.

Soal Pilihan Ganda Kerajaan Islam di Sumatera

1. Berikut ini yang termasuk kerajaan Islam di Riau adalah …
a. Aceh Darussalam
b. Siak
c. Sriwijaya
d. Samudera Pasai

2. Kerajaan Kampar, Indragri, dan Siak dikuasai oleh kerajaan Malaka pada saat masa pemerintahan ….
a. Sultan Alauddin Riayat Syah at-Qahhar
b. Sultan Hasanudin
c. Sultan Mansyur Syah
d. Sultan Ali Mughayat Syah

3. Hanzah Fansuri yaitu berasal dari …
a. Medan
b. Aceh
c. Makasar
d. Jawa

4. Di bawah ini yang bukan raja dari kerajaan Samudera Pasai adalah …
a. Sultan Mahmud Malik Zahir
b. Sultan Malik as-Shaleh
c. Sultan Suryanullah
d. Abu Zain Malik Zahir

5. Berdasarkan pendapat para ahli, dapat disimpulkan agama Islam masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang yang berasal dari....
a. Gujarat, Mesir, Persia, Arab
b. Persia, Mesir, Gujarat, Cina
c. Gujarat, Mesir, Cina, Arab
d. Gujarat, Persia, Cina, Arab

6. Kerajaan Malaka didirikan oleh….
a. Paramisora atau Iskandar Syah.
b. Sultan Mansyur Syah.
c. Mudzafat Syah.
d. Sultan Alaudin Syah.

7. Ahli yang berpendapat bahwa agama Islam masuk ke Indonesia melalui Iran (Persia) yang dibuktikan dengan adanya “ejaan” dalam tulisan Arab, yaitu ....
a. Hoesein Djajadiningrat
b. Snock Hurgronje dan Moquette
c. Alwi Shihab
d. Soetjipto Wirjosoeparto

8. Kerajaan aceh mengalami kemajian pada masa kesultanan…
a. Sultan Alauddin Riayat Syah at-Qahhar
b. Sultan Iskandar Muda
c. Sultan Mudaffar Syah
d. Sultan Ali Mughayat Syah

9. Sultan Alauddin Riayat Syah sukses menaklukan banyak kerajaan setelah meminta bantuan dari negara Islam di timur tengah, salah satunya yaitu…
a. Sriwijaya
b. Barus
c. Singasari
d. Samudera Pasai

10. Paramisora setelah menganut Islam mengukuhkan dirinya sebagai raja pertama Kerajaan Malaka dan mengubah namanya menjadi ….
a. Sultan Iskandar Syah
b. Sultan Mudzafar Syah
c. Sultan Alauddin Syah
d. Sultan Mansyur Syah

11. Kesultanan aceh pada awalnya sudah mempersiapkan diri untuk menyerang Portugis, namun batal karena wafatnya sultan…
a. Sultan Alauddin Riayat Syah at-Qahhar
b. Sultan Iskandar Muda
c. Sultan Mudaffar Syah
d. Sultan Ali Mughayat Syah

12. Sultan Alauddin Riayat Syah dapat menaklukan banyak kerajaan karena mendapatkan bantuan dari…
a. Persia, Turki, Zimbabwe
b. Mesir, Abbessinia (Ethiopia), Turki
c. Mesir, Arab Saudi, Persia
d. Yaman, Arab Saudi, Persia

13. Berikut ini yang bukan merupakan penyebab runtuhnya kerajaan Aceh adalah ...
a. Daerah kekuasaannya banyak yang melepaskan diri.
b. Timbul pertikaian antara golongan bangsawan (teuku) dengan golongan ulama (tengku).
c. Tidak ada raja-raja besar yang mampu memperluas Aceh setelah Sultan Iskandar muda meninggal.
d. Dikuasai oleh kerajaan Majapahit.
Soal Sejarah Bab Kerajaan Islam di Sumetera & Kunci Jawaban

14. Berikut ini merupakan faktor yang mendukung perkembangan kerajaan Aceh adalah.....
a. Rajanya terkenal
b. Aceh kaya akan hasil bumi terutama lada
c. Beragama Islam
d. Pelabuhannya tidak aman

15. Laksamana terkenal dan berjasa dalam membangun kejayaan Kerajaan Malaka pada masa Sultan Mansyur Syah ialah ….
a. Hang Tuah
b. Hang Jebat
c. Hang Lekir
d. Hang Wukir

16. Pedagang Venes yang pemah singgah di Aceh pada tahun 1292 bernama ….
a. Nicopolo
b. Greg Nwokolo
c. Marcopolo
d. Macciopolo

17. Proses masuknya agama Islam ke Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peranan para pedagang yang berasal dari negara berikut ini, kecuali ….
a. Gujarat
b. Persia
c. Arab
d. Papua Nugini

18. Di pantai barat sumatera pada tahun 674 M terdapat desa yang ditempati oleh orang islam dari arab yang bernama...
a. Desa Soditan
b. Desa Ngemplak
c. Desa Barus
d. Desa Sumbergirang

19. Raja pertama Kerajaan Aceh yaitu ...
a. Sultan Trenggono
b. Sultan Ali Mugahayat syah
c. Sunan Malik Al Saleh
d. Sunan Sultan Gresik

20. Di bawah ini yang bukan termasuk pendorong perkembangan kerajaan Aceh yaitu ...
a. Malaka dikuasai oleh Portugis
b. Malaka dikuasai oleh Jepang
c. Letaknya strategis
d. Kaya akan hasil bumi

21. Kerajaan aceh Darussalam berhasil menguasai kerajaan Samudera Pasai pada masa pemerintahan ...
a. Sultan Alauddin Riayat Syah at-Qahhar
b. Sultan Hasanudin
c. Sultan Mudaffar Syah
d. Sultan Ali Mughayat Syah

22. Pernyataan di bawah yang tidak sesuai untuk menggam¬barkan kerajaan Samudera Pasai yaitu ...
a. didirikan oleh Paramisora (Sultan Iskandar Syah)
b. merupakan kerajaan maritim dan per¬ dagangan
c. terletak di Lhoksemawe, Aceh Utara
d. pernah dikunjungi Ibnu Batutah pada tahun 1345

23. Kesultanan Malaka mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan ….
a. Sultan Iskandar Syah
b. Sultan Mansyur Syah
c. Sultan Malik as Saleh
d. Sultan Malik at Tahir

24. Berikut ini merupakan faktor utama yang menyebabkan kejayaan Malaka harus berakhir yaitu ….
a. pemberontakan wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Malaka
b. pengkhianatan yang dilakukan Laksamana Hang Tuah
c. jatuhnya Mataka ke tangan Portugis pada 1511
d. kepemimpinan Sultan Mudzafar Syah yang kurang cakap

25. Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis pada 1511 memberikan keuntungan untuk kemajuan kerajaan ….
a. Ternate
b. Majapahit
c. Aceh
d. Mataram

Soal Essay (Uraian) Kerajaan Islam di Sumatera
1. Seorang laksamana dari Mesir yang mendirikan Kesultanan Samudra Pasai yaitu ...
2. Nama lengkap Kerajaan Samudra Pasai yaitu Samudra Aca Pasai, yang artiya ...
3. Kitab apa yang menggambarkan hubungan Malaka dengan Samudra Pasai yaitu ...
4. Jelaskan keadaan sosial masyarakat di Kerajaan Malaka!
5. Sebutkan raja-raja yang pernah memerintah di kerajaan Samudera Pasai!

Kunci Jawaban Soal Kerajaan Islam di Sumatera

Jawaban Pilihan Ganda
1 B 6 A 11 D 16 C 21 D
2 C 7 A 12 B 17 D 22 A
3 B 8 B 13 D 18 C 23 B
4 C 9 B 14 B 19 B 24 C
5 A 10 A 15 A 20 B 25 B
Buka juga :
1. Kerajaan Islam di Papua dan Kunci Jawaban
2. 50 soal pilihan ganda bab kerajaan islam di Indonesia dan jawaban

Jawaban Essay
1. Nazimuddin Al – Kamil
2. Kerajaan Samudra yang indah dan baik, dengan ibukota Pasai
3. Kitab sulalatus salatina
4. 1) Adanya kelompok masyarakat seperti buruh dan majikan, 2) Hubungan sosial masyarakatnya kurang, bahkan cenderung mengarah ke sifat individualisme
5. 1). Sultan Malik as-Shaleh (696 H/1297 M); 2). Sultan Muhammad Malik Zahir (1297-1326); 3). Sultan Mahmud Malik Zahir (± 1346-1383); 4). Sultan Zainal Abidin Malik Zahir (1383-1405); 5). Sultanah Nahrisyah (1405-1412); 6). Abu Zain Malik Zahir (1412); 7). Mahmud Malik Zahir (1513-1524).

Demikian soal bab kerajaan islam di sumatera dan kunci jawaban. Jika tidak puas, silahkan buka juga soal lain yang link nya kami sediakan di bawah ini.

Tuesday, September 12

Pengertian hukum menurut Aristoteles, Utrecht, L. Duguit & ahli lain

Pengertian hukum menurut Aristoteles, Utrecht, L. Duguit, Immanuel Kant, & Ahli Lain. Setiap orang akan berurusan atau terikat dengan hukum. Namun, apa sesungguhnya pengertian hukum itu? Kita sulit memahami pengertian hukum secara lengkap. Hal itu dikarenakan hukum mempunyai pengertian yang luas. Banyak ahli hukum memberikan pengertian hukum secara berbeda-beda, tetapi belum ada satu pengertian yang mutlak dan memuaskan semua pihak tentang hukum itu.

Dalam mengkaji pengertian hukum secara mendalam beserta sumbernya, kali ini kami akan membagikan materi pengertian hukum menurut bahasa, pengertian hukum menurut para ahli, dan pegertian hukum secara umum.


A. Pengertian Hukum Menurut Bahasa

Menurut bahasa, pengertian bahasa berasal dari empat kata, yaitu Ahkam, Recht, Lex, dan Ius. Kata hukmun sebuah kata bentuk tunggal di bahasa Arab. Kata  Hukmun  bentuk jamaknya adalah “Ahkam” yang kemudian diadopsi ke dalam bahasa kita menjadi kata “Hukum”.

Selain “ahkam” hukum juga berasal dari kata Recht. Kata Recht sendiri dari sebuah kata berbahasa Latin, yaitu “Rectum”, yang diartikan sebagai bimbingan, bisa pula diartikan sebagai tuntutan, ataupun pemerintahan. Sedangkan kata Lex berawal dari kata ”Lesere” (bahasa latin). Kata  Lesere  mengandung arti menghimpun orang-orang untuk dikomando atau diperintah. Sehingga nampak jelas di sini bahwa hukum  mengandung unsur kewibawaan dan dominasi.

B. Pengertian Hukum Menurut Para Ahli di Dunia

Pengertian hukum yang pertama adalah pengertian hukum menurut para ahli. Ada beberapa ahli hukum yang kami cantumkan dalam memberikan pandangan mereka tentang pengertian hukum. Beberapa diantaranya adalah Aristoteles, Utrecht, L. Duguit, Immanuel Kant, E.M Meyers, dan ahli hukum dunia yang lain. Dalam hal ini, ada 21 ahli hukum yang kita ambil pendapatnya tentang pengertian hukum. Sebenarnya masih ada banyak lagi ahli hukum yang memberikan pendapatnya tentang hukum, namun kami hanya memberikan 21 ahli saja. Untuk lebih jelasnya tentang pengertian hukum, berikut ini pendapat ahli tentang pengertian hukum.

1. Aristoteles
Menurut Aristoteles, hukum adalah kumpulan beraturan yang tidak hanya mengikat tapi juga hakim untuk masyarakat, dimana undang-undang akan mengawasi hakim dalam menjalankan tugasnya untuk menghukum para pelanggar hukum.

2. E. Utrecht (Utrecht : 1962)
Pengertian hukum menurut E. Utrecht yaitu himpunan peraturan (perintah dan larangan) yang mengurus tata tertib masyarakat sehingga harus ditaati.

3. Leon Duguit
Menurut Duguit, hukum adalah seperangkat aturan tingkah laku anggota masyarakat dimana aturan tersebut harus ditaati oleh masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama. Apabila dilanggar maka akan mendatangkan reaksi bersama terhadap pelanggar hukum.

4. Immanuel Kant
Pengertian hukum menurut Immanul Kant adalah semua syarat dimana seseorang mempunyai kehendak bebas, sehingga bisa menyesuaikan diri dengan kehendak bebas orang lain dan menaati peraturan hukum mengenai kemerdekaan.

5. J.C.T. Simorangkir (J.C.T. Simorangkir : 2006)
Menurut Simonangkir, hukum adalah peraturan yang bersifat memaksa dan menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat dan dibuat oleh lembaga berwenang.

6. Mr. E.M. Meyers (E.M. Meyers : 1989)
Pengertian hukum menurut Meyers adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan. Ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat dan yang menjadi pedoman bagi penguasa-penguasa negara dalam melakukan tugasnya.

7. S.M. Amin (S. M. Amin: 1978)
S.M Amin memberikan pengertian hukum dalam dalam bukunya yang berjudul “Bertamasya ke Alam Hukum”. Pengertian hukum dirumuskan sebagai berikut: Kumpulan-kumpulan peraturan yang terdiri atas norma dan sanksi-sanksi. Tujuan hukum itu adalah mengadakan ketertiban dalam pergaulan manusia, sehingga keamanan dan ketertiban terpelihara.

8. P. Borst (P. Borst : 1973)
Menurut P.Borst, pengertian hukum adalah keseluruhan peraturan bagi kelakuan atau perbuatan manusia di dalam masyarakat. Yang pelaksanaannya dapat dipaksakan dan bertujuan mendapatkan tata atau keadilan.

9. Prof. Dr. Van Kan (Van Kan : 1968)
Pengertian hukum menurut Dr. Van Kan yaitu adalah keseluruhan peraturan hidup yang bersifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia di dalam masyarakat.

10. Mochtar Kusumaatmaja (Mochtar Kusumaatmaja : 1976)
Menurut Kusumaatmaja, pengertian hukum adalah keseluruhan kaidah-kaidah serta asas-asas yang mengatur pergaulan hidup dalam masyarakat yang bertujuan memelihara ketertiban yang meliputi lembaga lembaga dan proses-proses guna mewujudkan berlakunya kaidah itu sebagai kenyataan dalam masyarakat.

11. Sudikno Mertokusumo (Sudikno Mertokusumo : 1986)
Hukum menurut Sudikno adalah sekumpulan peraturan-peraturan atau kaidah dalam suatu kehidupan bersama; keseluruhan peraturan tentang tingkah laku yang berlaku dalam kehidupan bersama yang dapat dipaksakan pelaksanaannya dengan suatu sanksi.

12. Achmad Ali (Achmad Ali : 1999)
Pengertian hukum menurut Achmad Ali adalah seperangkat norma tentang apa yang benar dan apa yang salah, yang dibuat atau diakui eksistensinya oleh pemerintah, yang dituangkan baik dalam aturan tertulis (peraturan) ataupun yang tidak tertulis, yang mengikat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya secara keseluruhan, dan dengan ancaman sanksi bagi pelanggar aturan itu.

13. Menurut Bellfoid
Hukum menurut Bellfoid yaitu aturan yang berlaku di suatu masyarakat yang mengatur tata tertib masyarakat itu atas dasar kekuasaan yang ada pada masyarakat.

14. Menurut Van Apeldoorn
Hukum menurut Apeldoorn yaitu peraturan penghubung antar hidup manusia, gejala sosial tidak ada masyarakat yang tidak mengenal hukum, sehingga hukum menjadi suatu aspek kebudayaan yaitu agama, adat, kesusilaan dan kebiasaan.

15. Menurut Plato
Pengertian hukum menurut Plato adalah segala peraturan yang tersusun dengan baik dan teratur yang mempunyai sifat mengikat hakim dan masyarakat.

16. Menurut Austin
Hukum menurut Austin adalah peraturan yang diciptakan guna memberi bimbingan kepada makhluk yang berakal oleh makhluk berakal yang berkuasa atasnya.

17. Prof Achmad Ali
Pengertian hukum menurut Achmad Ali adalah seperangkat asas-asas hukum, aturan-aturan hukum, norma-norma hukum yang mangatur dan menetapkan perbuatan yang dilarang dan yang benar, diakui oleh negara tetapi belum tentu dibuat oleh negara yang berlaku tetapi belkum tentu dalam realitasnya berlaku karena ada faktor internal “psikologi” dan faktor eksternal “politik, budaya, sosial, ekonomi” yang apabila dilanggar akan mendapatkan sanksi.

18. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja
Menurut Kisimaatmadja, pengertian hukum adalah keseluruhan kaidah serta semua asa yang mangatur pergaulan hidup dalam masyarkat dan bertujuan untuk memelihara ketertiban serta meliputi berbagai lembaga dan proses guna mewujudkan berlakunya kaidah sebagai suatu kenyataan dalam masyarakat.
Pengertian hukum  Aristoteles, Utrecht, L. Duguit ahli

19. J.T.C Sumorangkit, S.H. dan Woerjo Sastropranoto, S.H.
Dua orang tokoh tersebut memberikan pendapatyang sama berkaitan dengan pengertian hukum. Pengertian hukum yaitu peraturan yang mempunyai sifat memaksa yang menetapkan tingkah laku manusia di masyarakat yang dibuat oleh badan resmi berwajib, pelanggaran atas peraturan tersebut akan diambil tindakan dengan dikenai hukuman.

20. R. Soeroso
Hukum menurut Soeroso yaitu kumpulan peraturan yang diciptakan oleh pihak berwenang untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat dan memiliki ciri memerintah, melarang atau memaksa dengan memberikan sanksi hukum bagi pelanggarnya.

21. Tullius Cicerco
Ahli terakhir yang merumuskan pengertian hukum yaitu Tullius Cicerco. Menurutnya, pengertian hukum yaitu akal tertinggi yang ditanamkan oleh alam kepada diri setiap manusia untuk memutuskan segala sesuatu yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

C. Pengertian Hukum Secara Umum

Berdasarkan pengertian hukum menurut bahasa dan para ahli hukum, dapat dirumuskan tentang pengertian hukum secara umum. Pengertian hukum dapat disimpulkan bahwa hukum memiliki beberapa unsur sebagai berikut.
1.  Peraturan tentang perilaku manusia dalam pergaulan di lingkungan masyarakat.
2.  Peraturan tersebut dibuat oleh lembaga resmi yang berwenang.
3.  Peraturan tersebut memiliki sifat memaksa.
4.  Sanksi atau hukuman pelanggaran bersifat tegas.

Sunday, September 10

Pengertian dan Tujuan NKRI Menurut UUD 1945 & Penjelasan

Pengertian dan tujuan NKRI menurut UUD 1945. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah nama lengkap dari negara Indonesi, negara yang kita cintai ini. Selain NKRI, ada juga negara lain yang mmepunyai nama lengkap, contohnya USA (United States of America). Namun, ada beberapa orang berpendapat bahwa negara kita adalah Negara Republik Indonesia Proklamasi 17 Agustus 1945 disingkat negara RI Proklamasi. Maksud dari pernyataan tersebut adalah negara Indonesia yang didirikan ini tidak bisa lepas dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan. Melalui Proklamasi 17 Agustus 1945 itulah, bangsa Indonesia berhasil mendirikan negara dan sekaligus menyatakan kepada dunia luar mengenai adanya negara baru, yaitu Indonesia.

Lantas, apakan anda tahu tentang pengertian NKRI? Lalu apa tujuan NKRI didirikan? Sebagai bagian dari NKRI, kita harus mengetahui tentang hal itu. Jika kita tidak tahu tentang tujuan NKRI, bahkan pengertian NKRI, maka status kita sebagai bangsa Indonesia perlu dipertanyakan. Oleh karena itu, untuk semakin meningkatkan rasa nasionalisme kita, mari kita bersama-sama memahami tentang pengertian NKRI dan tujuan NKRI.

A. Pengertian NKRI

Hal pertama yang akan kita pelajari yaitu pengertian NKRI. Dalam hal ini pengertian NKRI akan kita kupas melalui dua sisi, yaitu pengertian NKRI menurut UUD 1945, dan pengertian NKRI secara umum.

1. Pengertian NKRI menurut UUD 1945 pasal 1 ayat 1
Menurut pasal 1 ayat 1 UUD 1945, pengertian NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik. Ketentuan ini dijelaskan dalam pasal 18 UUD 1945 ayat (1) yang menyatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kota dan kabupaten, yang tiap-tiap kota, kabupaten dan provinsi itu mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang.

Penjabaran NKRI dalam Pasal 18 UUD
Selain pengertian NKRI, dalam UUD 1945 juga terdapat penjabaran tentang NKRI, antara lain sebagai berikut :
a. Negara Kesatuan Republik Indonesia bagi atas daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota, yang tiap-tiap provinsi, kabupaten dan kota itu mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang.
b. Pemerintahan Daerah Provinsi, daerah kabupaten dan kota mengatur dengan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.
c. Pemerintahan daerah provinsi, daerah kabupaten dan kota memiliki DPRD yang anggotanya dipilih melalui pemilihan umum.
d. Gubernur, Bupati dan Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintahan daerah provinsi, kabupaten dan kota dipilih secara demokrasi.
e. Pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat.
f. Pemerintahan daerah berhak menetapkan peraturan daerah dan peraturan-peraturan lain untuk melaksanakan otonomi dan tugas pembantuan.
g. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang.

2. Pengertian NKRI Secara Umum
Selain pengertian NKRI menurut UUD 1945, ada juga pengertian NKRI secara umum. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) adalah suatu Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau dan diapit oleh dua samudra dan dua benua, didiami oleh ratusan juta penduduk, memiliki iklim tropis dan memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, memiliki keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang berlainan satu sama lain bersatu, berdaulat, adil dan makmur dan tercemin dalam satu ikatan kesatuan yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Hakikat NKRI ini adalah negara kebangsaan (nation state) yang modern. NKRI diperjuangkan, dibangun, didirikan dan dipertahankan oleh segenap bangsa Indonesia. Negara kebangsaan modern adalah negara yang dasar pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan atau disebut nasionalisme.

Negara itu terbentuk sebagai tekad dari orang-orang yang ada di wilayah itu (masyarakat bangsa) untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama walaupun warga masyarakat itu berbeda dalam ras, etnik, agama ataupun budaya bahkan dalam sejarah sekalipun. Negara Indonesia sebagai negara kebangsaan modern dibentuk dari tekad dan semangat orang-orang yang ada di wilayah Indonesia (bangsa Indonesia ) untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama walaupun warga masyarakat itu berbeda-beda latar belakangnya.

B. Tujuan NKRI Menurut UUD 1945 

Pada umumnya, setiap negara mempunyai tujuan negara yang sama, yaitu tujuan bangsa itu sendiri dalam hidup bernegara. Bagaimana dengan tujuan NKRI? Tujuan NKRI terdapat dalam konstitusi atau dasar hukum negara yaitu UUD 1945.
Pengertian dan Tujuan NKRI Menurut UUD 1945

Dalam alinea pembukaan UUD 1945, NKRI bertujuan untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya, rumusan tentang tujuan NKRI dijabarkan dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea IV. Tujuan NKRI adalah :
a. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
b. memajukan kesejahteraan umum,
c. mencerdaskan kehidupan bangsa, serta
d. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.


C. Terjadinya NKRI menurut UUD 1945

Selain pengertian dan tujuan NKRI menurut UUD 1945, hal lain yang perlukita ketahui adalah tentang terjadinya NKRI. Ada dua metode dalam memandang proses terjadinya NKRI, yaitu secara teoritis dan secara empiris.

1. Terjadinya NKRI secara teoritis (UUD 1945)
Terjadinya NKRI secara teoritis yaitu terjadinya NKRI melalui proses atau rangkaian tahap-tahap yang berkesinambungan. Rangkaian tahap terjadinya NKRI digambarkan dalam keempat alinea dalam Pembukaan UUD 1945.

a. Terjadinya negara tidak sekadar ditandai lewat proklamasi, namun juga perlu adanya pengakuan akan hak setiap bangsa untuk memerdekakan dirinya. Bangsa Indonesia mempunyai tekad kuat untuk menghapus segala bentuk penjajahan dan penindasan suatu bangsa atas bangsa lain. Inilah sebagai sumber motivasi perjuangan (Alinea I Pembukaan UUD 1945).
b. Adanya perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan. Dengan demikian, adanya proklamasi bukan berarti kita telah selesai dalam bernegara namun awal dalam proses bernegara. Negara yang kita cita-citakan adalah menuju pada keadaan merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur (Alinea II Pembukaan UUD 1945).
c. Terjadinya negara Indonesia adalah kehendak bersama seluruh bangsa Indonesia dan sebagai suatu keinginan luhur bersama. Di samping itu, terjadinya negara Indonesia juga kehendak dan atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Hal ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius dan mengakui adanya motivasi spiritual (Alinea III Pembukaan UUD 1945).
d. Negara Indonesia perlu menyusun alat-alat kelengkapan negara yang meliputi tujuan negara, bentuk negara, sistem pemerintahan negara, UUD, dan dasar negara. Dengan demikian, makin sempurnalah proses terjadinya negara Indonesia (Alinea IV Pembukaan UUD 1945).

2. Terjadinya NKRI secara empiris
Berbeda dengan pandangan terjadinya NKRI secara teoritis yang menggunakan UUD 1945 sebagai dasar. Dalam pandangan empiris, terjadinya NKRI melalui proses perjuangan atau revolusi, yaitu perjuangan seluruh bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan dan berhasil memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan tersebut sangat membanggakan karena berkat bantuan rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Saturday, September 9

11 Bentuk Negara (Kenegaraan), Dominion, Protektorat, dll

Bentuk-bentuk negara (kenegaraan). Ada banyak sekali negara yang ada di dunia, bahkan karena saking banyaknya, negara-negara di dunia dibagi menjadi beberapa benua. Akan tetapi, walaupun ada banyak negara di dunia, apakah anda tahu tentang bentuk negara atau bentuk kenegaraan yang mereka anut?

Negara-negara di dunia mempunyai bentuk kenegaraan yang berbeda-beda, contohnya negara indonesia. Bentuk negara Indonesia pada saat sekarang ini yaitu negara kesatuan. Akan tetapi negara Indonesia juga pernah menjadi negara koloni. Kapan tepatnya indonesia menjadi negara koloni? Indonesia menganut negara koloni ketika dijajah oleh Jepang, Belanda, dan negara eropa lain yang pernah menjajah Indonesia. Selain berstatus sebagai negara kesatuan, negara indonesia juga menganut bentuk negara demokratis.

Untuk lebih memahami tentang bentuk-bentuk kenegaraan yang ada di dunia, kali ini kami akan membagikan materi tentang bentuk-bentuk kenegaraan, yaitu bentuk negara secara umum, bentuk negara berdasarkan teori modern, dan bentuk negara berdasarkan jumlah pihak yang memerintah disuatu negara. Dari ketiga klasifikasi tersebut, jumlah bentuk negara ada 11, 6 bentuk negara secara umum, 2 bentuk negara berdasarkan teori, dan 3 bentuk negara berdasarkan pihak yang memerintah. ntuk lebih jelasnya, berikut ini ulasannya.


1. Bentuk-Bentuk Negara Secara Umum

Secara umum, bentuk-bentuk negara dibagi menjadi 6, yaitu bentuk negara koloni, trustee, dominion, uni, protektorat, dan mandat. Banyak sekali ya? Lantas apa perbedaan dari bentuk-bentuk negara tersebut? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

a. Bentuk Negara Dominion
Dominion adalah bentuk negara yang hanya terdapat dalam sejarah ketatanegaraan Inggris. Jadi hanya ada satu contoh negara dominion, yaitu inggris. Bentuk negara dominion pada awalnya merupakan tanah jajahan Inggris, akan tetapi sekarang sudah menjadi negara merdeka dan berdaulat dalam suatu gabungan negara yang diberi nama “The British Commonwealth of Nation”.

Dalam perkembangan zaman, ada beberapa contoh negara jajahan Inggris yang merdeka dengan status dominion seperti India dan Pakistan (meskipun sekarang dua negara tersebut telah mengubah bentuk pemerintahan menjadi republik). Akhirnya, bentuk negara dominion pun menjadi hilang. Karena yang duduk dalam The British Commonwealth of Nationtidak hanya negara dominion saja maka The British Commonwealth of Nationdiubah menjadi Commonwealth of Nation. Anggota anggota persemakmuran itu, antara lain Inggris, Afrika Selatan, Kanada, Australia, Selandia Baru, India, Malaysia. Di sebagian dari negara-negara tersebut, seorang Raja atau Ratu Inggris diwakili oleh seorang Gubernur Jenderal, sedangkan di ibu kota Inggris, sejak tahun 1965 negara-negara itu diwakili oleh High Commissioner.

b. Bentuk Negara Protektorat
Bentuk negara protektorat adalah suatu negara yang berada di bawah perlindungan negara lain yang lebih kuat. Hubungan luar negeri dan pertahanan adalah hal yang biasanya diserahkan kepada negara pelindung. Negara protektorat tidak dianggap sebagai negara yang merdeka sebab negara tersebut belum mempunyai hak penuh untuk menggunakan hukum nasionalnya.

Bentuk negara protektorat dibedakan menjadi dua macam, yaitu protektorat kolonial dan internasional.
1) Protektorat Kolonial
Dalam negara protektorat kolonial, urusan hubungan luar negeri, pertahanan, dan urusan dalam negeri yang penting diserahkan kepada negara pelindung. Contoh negara protektorat kolonial yaitu, Brunei Darussalam sebelum merdeka adalah negara protektorat Inggris.
2) Protektorat Internasional
Negara protektorat merupakan subjek hukum internasional. Contoh negara protektorat yaitu, Mesir sebagai negara protektorat Turki (1917), Zanzibar sebagai neagra protektorat Inggris (1890), dan Albania sebagai negara protektorat Italia (1936).

c. Bentuk Negara Koloni
Bentuk negara yang pertama adalah negara koloni. Negara koloni merupakan negara yang tidak diperintah oleh pemerintah dari bangsa tersebut, melainkan diperintah oleh bangsa lain, dan semua utusan pemerintahan diatur negara yang menjajah. Jadi, daerah atau negara jajahan tidak memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri karena nasibnya ditentukan oleh pemerintah negara yang menjajahnya. Contoh negara koloi sekarang ini mungkin tidak dapat kita jumpai, karena sebagian besar negara sudah merdeka. Jika berkaca pada masa lalu, negara yang pernah menjadi negara koloni adalah negara Indonesia dan Malaysia.

d. Bentuk Negara Trustee (Perwalian)
Bentuk negara yang kedua adalah negara trustee. Bentuk negara trustee sesuai dengan isi Perjanjian San Franscisco bahwa setelah PD II lahir bentuk kenegaraan baru yang disebut trustee. Dalam Piagam PBB dicantumkan bahwa negara trustee antara lain :
1) Daerah yang dilepaskan oleh negara yang kalah perang dalam PD II.
2) Daerah mandat yang lahir berdasarkan Perdamaian Versailles.
3) Daerah yang dengan suka rela dilepaskan oleh negara yang menguasainya.

Pemerintahan di negara berbentuk trustee diawali oleh Dewan Perwalian PBB dengan tujuan untuk mempertinggi kemajuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, pendidikan rakyat di daerah tersebut menuju ke arah pemerintah sendiri. Hal ini sesuai dengan hak menentuan nasib sendiri.Tujuan pokok negara trustee (perwalian) adalah untuk meningkatkan kemajuan wilayah perwalian menuju pemerintahan sendiri. Contoh negara trustee adalah negara Mikronesia. Negara tersebut merupakan negara trustee terakhir yang dilepas Dewan Perwalian PBB pada tahun 1994.

e. Bentuk Negara Uni
Bentuk negara Uni merupakan gabungan dari dua negara atau lebih yang dikepalai oleh seorang kepala negara atau raja. Bentuk negara Uni dibedakan menjadi tiga macam, yaitu uni riil, uni personil, dan uni generalis.
1) Uni Riil
Negara yang bergabung ke dalam uni riil mengurus hubungan dengan negara lain melalui badan milik bersama. Dengan bergabungnya negara dalam uni riil maka ditetapkan bahwa urusan tertentu dari negara anggota uni diserahkan kepada badan milik uni. Contoh negara uni riil antara lain, Austria dan Hongaria pada tahun 1867 – 1918, Swedia dan Norwegia pada tahun 1603 – 1707, Indonesia dan Belanda pada tahun 1949.
2) Uni Personil
Bentuk negara uni personil adalah negara yang anggotanya masih tetap mengurus semua hal, baik urusan dalam maupun luar negeri. Uni personil biasanya terbentuk karena faktor kebetulan seperti negara mempunyai ketentuan yang sama mengenai orang-orang yang berhak menjadi raja harus dari keturunan keluarga saja. Contoh negara uni personil antara lain, Belanda dan Luxemburg (1939 – 1890), Inggris dan Skotlandia (1603 – 1707), dan Swedia dan Norwegia (1814 – 1905).
3) Uni Generalis
Negara bentuk uni generalis dapat terbentuk apabila gabungan negara tersebut tidak mempunyai alat perlengkapan bersama. Terbentuknya negara ini bertujuan untuk bekerja sama dalam hubungan luar negeri. Bentuk ini dapat terbentuk setelah ada kesepakatan melalui perjanjian. Contoh negara uni generalis yaitu, Uni Indonesia-Belanda setelah Konferensi Meja Bundar.

f. Bentuk Negara Mandat
Bentuk negara yang terakhir adalah negara mandat. Negara mandat adalah suatu negara yang pada awalnya merupakan jajahan dari negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan diletakkan di bawah perlindungan suatu negara yang menang perang dengan pengawasan dari Dewan Mandat LBB. Ketentuanketentuan tentang pemerintahan perwalian ini ditetapkan dalam suatu perjanjian di Versailles. Contoh negara berbentuk mandat antara lain, Syria, Lebanon, Palestina (Daerah Mandat A); Togo dan Kamerun (Daerah Mandat B); Afrika Barat Daya (Daerah Mandat C).

2. Bentuk-Bentuk Negara Berdasarkan Teori Negara Modern

Bentuk-bentuk negara yang kedua yaitu bentuk negara berdasarkan teori modern. Sesuai namanya, ada tiga teori dalam memandang bentuk-bentuk negara di dunia yaitu bentuk negara kesatuan dan bentuk negara serikat (federasi)

a. Bentuk Negara Kesatuan
Negara kesatuan yaitu bentuk negara yang merdeka dan berdaulat, dengan satu pemerintah pusat yang berkuasa dan juga mengatur seluruh daerah. Contoh negara kesatuan antara lain belanda, jepang, filipina, indonesia, dan italia.
Bentuk Negara (Kenegaraan), Dominion, Protektorat,

Negara kesatuan dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua jenis, antara lain :
1) Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.
Sistem desentralsiasi merupakan kebalikan pada sistem sentralisasi yang kepala daerah sebagai pemerintah daerah yang diberikan kesempatan dan kekuasaan dalam mengurus rumah tangga daerahnya sendiri. Sistem tersebut dikenal dengan nama otonomi daerah atau swatantra.
2) Negara kesatuan dengan sistem tersentralisasi.
Sistem tersentralisasi adalah sistem pemerintahan yang seluruh persoalan berada pada negara secara langsung yang diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, sementara daerah-daerah yang tinggal dapat melaksanakannya saja.

Secara umum, ciri-ciri bentuk-bentuk negara kesatuan antara lain :
1) Negara hanya mempunyai satu undang-undang dasar, satu kepala negara, satu dewan menteri, dan satu dewan perwakilan rakyat.
2) Kedaulatan negara mencakup kedaulatan ke dalam dan ke luar yang ditangani oleh pemerintah pusat
3) Hanya ada satu kebikjaksanaan yang menyangkut mengenai persoalan politik, sosial budaya, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan.

b. Bentuk Negara Serikat (Federasi) 
Negara serikat adalah bentuk negara gabungan dari beberapa negara bagian. Negara-negara bagian pada awalnya adalah negara yang merdeka, berdaulat dan berdiri sendiri. Setelah menggabungkan diri dan membentuk negara serikat, negara-negara tersebut melepaskan sebagian kekuasaannya dan menyerahkannya pada negara serikat. Penyerahan kekuasaan dari negara bagian pada negara serikat disebut dengan negara limitatif yang berarti sebuah demi sebuah. Hanya kekuasaan yang disebut oleh negara bagian saja yang menjadi kekuasaan negara serikat.

Kekuasaan asli dalam negara serikat tetap pada negara bagian, karena negara bagian berhubungan langsung kepada rakyatnya. Sementara dari itu, kekuasaan diserahkan oleh negara bagian kepada negara serikat adalah hal-hal yang berkaitan langsung dengan hubungan luar negeri, pertahanan negara, keuangan dan urusan pos, kekuasaan ini yang didelegasikan (delegated powes). Contoh-Contoh Negara Serikat (Federasi) - Contoh negara yang berbentuk serikat seperti Amerika serikat, Jerman, Malaysia, Australia, Swiss, India, dan Jerman.

Secara umum, ciri-ciri bentuk negara serikat antara lain :
1) Kepala negara dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat
2) Tiap negara bagian berstatus tidak berdaulatan, namun kekuasaan asli tetap pada negara bagian
3) Setiap negara bagian memiliki kewenangan dalam mebuat UUD sendiri yang selama ini tidak bertentangan dengan pemerintah pusat Kepala negara memilik hak veto (pembatalan keputusan) yang diajukan oleh parlemen (senat dan kongres).
4) Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan rakyat dari negara-negara bagian untuk urusan ke luar dan sebagian ke dalam

3. Bentuk-Bentuk Negara Berdasarkan Jumlah Pihak yang Memerintah 

Bentuk negara yang terakhir yaitu bentuk negara berdasarkan jumlah pihak yang memerintah. Menurut pandangan ini, bentuk negara dibagi menjadi 3 yaitu bentuk negara demokrasi, oligarki, dan monarki.
a. Bentuk Negara Demokrasi 
Negara demokrasi adalah bentuk negara yang dipimpin (pemerintah) tertinggi negara yang terletak di tangan rakyat. Dalam bentuk negara ini, rakyat mempunyai kekuasaan yang penuh dalam menjalankan pemerintahan.

b. Bentuk Negara Oligarki 
Oligarki merupakan suatu negara yang dipimpin oleh beberapa orang. Model negara ini umumnya diperintah oleh sekelompok orang yang berasal pada kalangan feodal.

c. Bentuk Negara Monarki
Monarki merupakan kata dari bahasa Yunani (monas yang berarti tunggal dan kata archein yang berarti memerintah). Dengan demikian, negara monarki adalah bentuk negara yang dalam pemerintahannya hanya dikuasai dan diperintah oleh satu orang secara turun temurun.

Teori Terjadinya negara secara primer dan sekunder & Contohnya

Terjadinya negara secara primer dan sekunder dan contohnya. Terjadinya suatu negara sangat penting untuk dipelajari, mengingat bahwa cara terjadinya negara berbeda antara satu negara dengan negara yang lain. Contohnya terjadinya negara Indonesia yang terjadi melalui proses perjuangan para pahlawan. Terjadinya negara Indonesia tidak karena pemberian negara Jepang, juga tidak karena memisahkan diri dengan negara yang lain.

Para ahli kenegaraan membagi proses terjadinya negara menjadi beberapa cara, antara lain terjadinya negara secara primer dan sekunder, dan terjadinya negara secara teoritis. Untuk mengetahui lebih jelas tentang terjadinya negara, berikut ini penjelasannya.

Terjadinya negara secara primer dan skunder

Proses terjadinya negara yang pertama yaitu terjadinya negara secara primer dan sekunder. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pejelasannya satu persatu.

1. Terjadinya Negara Secara Primer
Terjadinya Negara Secara Primer (Primaires Wording) adalah terjadinya negara yang dimulai dari masyarakat hukum yang paling sederhana kemudian berkembang secara bertahab ke tingkat yang lebih maju. Terjadinya negara secara primer dibagi menajdi beberapa fase atau tahap, antara lain :

a. Fase Genootscahft
Fase pertama terjadinya negara secara primer yaitu fase Genootscahft. Fase ini diawali dari adanya sebuah keluarga lalu berkembang menjadi kelompok masyarakat hukum tertentu atau suku yang dipimpin oleh kepala suku sebagai primus interpares (orang pertama diantara yang sederajat).

b. Fase Kerajaan
Fase yang kedua adalah fase kerajaan. Dalam fase ini, di kenal adanya kepala suku. Kepala suku merupakan pemimpian masyarakat yang kemudia berkembang lagi menjadi seorang raja dengan cakupan wilayah lebih luas yang dilengkapi dengan persenjataan dan membangun angkatan bersenjata sehingga raja menjadi berwibawa. Dengan begitu lambat laun tumbuh kesadaran akan kebangsaan dalam bentuk negara nasional.

c. Fase Negara Nasional
Pada awalnya negara nasional diperintah oleh raja yang absolut dan tersentralisasi. Semua rakyat wajib tunduk dan patuh terhadap kehendak raja. Hanya ada satu identitas kebangsaan dan fase ini dinamakan fase negara nasional.

d. Fase Negara Demokrasi
Fase yang terakhir dari terbentuknya negara secara primer yaitu fase negara demokrasi. Dalam perkembangan negara nasional, rakyat kemudian sadar bahwa mereka tidak mau terus diperintah raja yang absolut dan ingin ambil bagian dalam mengendalikan pemerintahan. Rakyat ingin memilih pemimpin mereka sendiri sebagai perwujudan aspirasi mereka. Fase ini menjadi awal mula kedaulatan rakyat dan akhirnya menjadi negara demokrasi.

2. Terjadinya Negara Secara Sekunder
Terjadinya negara yang kedua yaitu terjadinya negara secara sekunder. Dalam negara skunder, negara sebelumnya telah ada, akan tetapi karena terjadinya revolusi, intervensi dan penaklukan maka muncul negara yang menggantikan negara yang sudah ada. Kenyataannya terbentuknya negara secara sekunder tidak dapat dimungkiri meski cara terbentuknya kadang tidak sah secara hukum.

Dalam terbentuknya negara secara sekunder, yang paling penting adalah pengakuan dari negara lain. Pengakuan dari negara lain dibagi menjadi tiga, yaitu pengakuan secara de facto, pengakuan secara de jure, dan pengakuan atas pemerintahan de facto. Mari kita simak penjelasan berikut ini.

a. Pengakuan de facto ( sementara ), yaitu pengakuan yang bersifat sementara terhadap munculnya atau terbentuknya negara baru. Bersifat sementara karena negara baru yang terbentuk tersebut masih dipertanyakan apakah telah melalui prosedur hukum.
b. Pengakuan de jure, yaitu pengakuan seluas-luasnya terhadap munculnya suatu negara, dikarenakan terbentuknya negara baru adalah berdasarkan yuridis atau berdasarkan hukum.
c. Pengakuan atas pemerintahan de facto, merupakan suatu pengakuan yang hanya pada pemerintahan suatu negara. Unsur-unsur lain seperti bangsa dan wilayah tidak diakui. Istilah ini iciptakan oleh sarjana Belanda bernama Van Haller pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Untuk mengetahui terjadinya negara baru dapat menggunakan pendekatan faktual yaitu suatu pendekatan yang didasarkan pada kenyataan dan pengalaman sejarah yang benar–benar terjadi. Menurut kenyataan sejarah, terjadinya negara-negara di dunia ini terbentuk karena melalui proses-proses, seperti penaklukan, peleburan (fusi), pemecahan, pemisahan diri, perjuangan, penyerahan/ pemberian, dan pendudukan atas wilayah yang belum ada pemerintahan sebelumnya.

Terjadinya negara berdasar pada kenyataan atau fakta empiris disebut terjadinya negara menurut pendekatan faktual. Secara faktual, negara dapat terjadi karena peristiwa-peristiwa berikut.
a. Penaklukan (Occopatie)
Penaklukan atau occopatieberarti suatu daerah yang tidak dimiliki seseorang atau bangsa, kemudian diambil alih dan didirikan negara di wilayah itu. Contoh penaklukan adalah negara Liberia. Liberia adalah daerah kosong yang dijadikan negara oleh para budak Negro yang telah dimerdekakan orang Amerika. Liberia dimerdekakan pada tahun 1847.

b. Peleburan (Fusi)
Peleburan (fusi) adalah suatu penggabungan dua atau lebih negara menjadi negara baru. Contoh peleburan negara yaitu negara Jerman Barat dan Jerman Timur bergabung menjadi negara Jerman.

c. Pemecahan
Pemecahan adalah terbentuknya negara-negara baru akibat terpecahnya negara lama sehingga negara sebelumnya menjadi tidak ada lagi. Contoh pemecahan negara antara lain, Yugoslavia terpecah menjadi negara Serbia, Bosnia, dan Montenegro; Uni Soviet terpecah menjadi banyak negara baru; Cekoslovakia terpecah menjadi negara Ceko dan Slovakia.

d. Pemisahan Diri
Pemisahan diri adalah memisahnya suatu bagian wilayah negara, kemudian terbentuk negara baru. Pemisahan berbeda dengan pemecahan, artinya negara lama masih ada. Contoh negara yang memisahkan diri yaitu wilayah India yang memisahkan diri menjadi negara Pakistan dan Bangladesh.

e. Perjuangan
Perjuangan merupakan hasil dari rakyat suatu wilayah yang umumnya dijajah negara lain, kemudian memerdekakan diri. Contoh negara yang terbentuk karena perjuangan yaitu Indonesia yang melakukan perjuangan revolusi sehingga mampu membentuk negara merdeka. Selain itu, kebanyakan negara Asia Afrika yang merdeka setelah Perang Dunia II adalah hasil perjuangan rakyatnya.

f. Penyerahan
Penyerahan atau pemberian adalah pemberian kemerdekaan kepada suatu koloni oleh negara lain yang umumnya adalah bekas jajahannya. Inggris dan Prancis yang memiliki wilayah jajahan di Afrika banyak memberikan kemerdekaan kepada bangsa di daerah tersebut. Contohnya, Kongo dimerdekakan oleh Prancis.

g. Pendudukan
Pendudukan adalah pendudukan terhadap wilayah yang ada penduduknya, tetapi tidak berpemerintahan. Contoh pendudukan yaitu negara Australia. Australia merupakan daerah baru yang ditemukan Inggris meskipun di sana terdapat suku Aborigin. Daerah Australia selanjutnya dibuat koloni-koloni. Penduduknya didatangkan dari daratan Eropa. Australia dimerdekakan tahun 1901 oleh Inggris.

h. Pencaplokan / Penguasaan ( Anexatie )
Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai ( dicaplok ) oleh bangsa lain tanpa reaksi berarti. Contoh pencaplokan yaitu negara Israel ketika dibentuk tahun 1948 banyak mencaplok daerah Palestina, Yordania, Suriah, dan Mesir.

Terjadinya negara secara teoritis

Selain terjadinya negara secara primer dan sekunder, terjadinya negara juga dapat ditinjau secara teoritis. Pendekatan teoretis dilakukan karena sulit mendapatkan bukti-bukti sejarah. Teori terjadinya negara terdiri dari teori ketuhanan, teori perjanjian, teori kekuasaan, teori kedaulatan, dan teori hukum alam. Berikut ini kita bahas satu-persatu tentang teori terjadinya negara.

a. Teori Ketuhanan
Teori ini memiliki pengertian bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. Demikian juga negara terjadi atas kehendak Tuhan. Bukti nyata teori ini dapat dilihat dalam kalimat ”by the Greece of God”pada undang-undang dasar suatu negara, seperti Pembukaan UUD 1945.
Teori Terjadinya negara secara primer dan sekunder & Contohnya

Latar belakang munculnya teori ini karena Tuhanlah yang menciptakan alam dan segala isinya. Negara atau raja hanya memerintah atas dasar kehendak Tuhan. Oleh karena itu, mereka memiliki hak luar biasa dan tidak boleh dibantah. Hal  ini seperti ajaran Polytheisme. Penganut teori ini adalah F.Y. Stahl, Kranenburg, Thomas Aquino, Haller, dan Agustinus.

b. Teori Perjanjian
Menurut teori ini, terjadinya negara karena adanya perjanjian masyarakat. Semua warga mengadakan perjanjian untuk mendirikan suatu organisasi yang melindungi dan menjamin kelangsungan hidup bersama. Negara terjadi sebagai hasil perjanjian antarmanusia/individu, di mana manusia berada dalam dua keadaan, yaitu keadaan sebelum bernegara dan keadaan setelah bernegara. Negara pada dasarnya adalah wujud perjanjian dari masyarakat sebelum bernegara untuk kemudian menjadi masyarakat bernegara. Penganut teori ini adalah ThomasHobbes, John Locke, J.J. Rousseau, dan Montesquieu.

c. Teori Kekuasaan
Teori ini menyatakan bahwa negara terjadi atas dasar kekuasaan. Kekuasaan berarti perjuangan hidup yang terkuat memaksakan kemauannya kepada yang lemah. Teori terjadinya negara menurut teori ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu kekuasaan fisik dan kekuasaan ekonomi.Penganut teori ini adalah Harold J. Laski, Leon Duguit, Karl Marx, Oppenheiner, dan Koelikles.

d. Teori Kedaulatan
Berdasarkan teori ini, terjadinya negara adalah sebagai berikut.
1)  Teori kedaulatan negara, yaitu negara memegang kekuasaan tertinggi untuk menciptakan hukum demi mengatur
kepentingan rakyat. Penganut teori ini adalah Paul Laband dan Jellinek.
2)  Teori kedaulatan hukum, yaitu hukum memegang peranan tertinggi dan kedudukannya lebih tinggi dari negara. Penganut teori ini adalah Krabbe.

e. Teori Hukum Alam
Menurut teori ini, terjadinya negara karena kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat, serta bersifat universal dan tidak berubah. Menurut teori hukum alam, terjadinya negara adalah sesuatu yang alamiah terjadi. Bahwa segala sesuatu itu berjalan menurut hukum alam, yaitu mulai dari lahir, berkembang, mencapai puncaknya, layu dan akhirnya mati. Negara terjadi secara alamiah dengan bersumber dari manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki kecenderungan berkumpul dan saling berhubungan untuk mencapai kebutuhan hidupnya. Penganut teori ini adalah Plato, Aristoteles, Agustinus, dan Thomas Aquino.

Thursday, September 7

Fungsi Negara Menurut Jacobsen, Lipman, Merriam, & Ahli Kenegaraan

Fungsi negara menurut Jacobsen dan Lipman, Charles E Merriam, Vollenhoven, Moh Kusnardi, dan tokoh kenegaraan lain. Sebelumnya kami pernah membagikan tentang tujuan negara. Nah, materi mata pelajaran Pendidikan Pancila dan Kewarganegaraan (PPKn) selanjutnya yaitu tentang fungsi negara. Adanya tujuan dan fungsi negara diharapkan negara dapat memberikan yang terbaik untuk rakyatnya.

A. Fungsi negara secara umum

Berbicara tentang fungsi negara, ada banyak ahli kenegaraan yang memberikan pendapatnya. Walaupun berbeda, fungsi negara mengerucut pada suatu kesimpulan yaitu ketentraman dan ketertiban. Untuk lebih jelas lagi tentang fungsi negara, akan kami paparkan berbagai fungsi negara secara umum, fungsi negara menurut pendapat ahli kenegaraan, dan fungsi negara menurut berbagai teori kenegaraan.

Fungsi negara yang pertama yaitu fungsi negara secara umum. Secara umum, fungsi negara dibagi menjadi 2, yaitu fungsi esensial dan dungsi fakultatif.
1) Tugas fakultatif, yaitu tugas untuk dapat menyejahterakan, baik moral, intelektual, sosial, maupun ekonomi.
2) Tugas esensial, yaitu tugas untuk mempertahankan negara, seperti memelihara perdamaian, ketertiban, dan ketenteraman, serta melindungi warganya, dan mempertahankan kemerdekaan.

Selain kedua fungsi negara tersebut, ada juga fungsi negara jika dihubungkan dengan tujuan negara. Fungsi negara antara lain : 1). Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, 2). Melaksanakan ketertiban untuk mencegah bentrokan dalam masyarakat, 3). Menegakkan keadilan yang dilakukan melalui badan peradilan, 4). Mengusahakan pertahanan untuk mencegah bahaya dari luar


B. Fungsi negara menurut para ahli kenegaraan

Fungsi negara yang kedua yaitu fungsi negara menurut para ahli kenegaraan. Dalam hal ini, ada beberapa ahli kenegaraan yang memberikan pendapatnya tentang fungsi negara, baik itu ahli kenegaraan dalam negeri dan luar negeri. Beberapa ahli kenegaraan tersebut antara lain : Jacobsen dan Lipman, Charles E. Merriam, Van Vallenhoven, Monstequieu, John Locke, Goodnow, Miriam Budiarjo, dan Mohammad Kusnardi. Untuk lebih jelas mengenai pendapat ahli kenegaraan tentang fungsi negara, simak penjelasan di bawah ini.

1. Jacobsen dan Lipman
Jacobsen dan Lipman adalah dua orang yang berbeda. Namun, mereka punya pandangan yang sama  tentang fungsi negara. Menurut Jacobsen dan Lipman fungsi negara dapat dibagi menjadi 3, antara lainn :
a. Fungsi Essensial (pokok) yang terdiri dari pemeliharaan angkatan perang, pengadilan, kepolisian, sistem pajak, hubungan luar negeri, dll.
b. Fungsi Perniagaan, terdiri dari pencegahan pengagguran, jaminan sosial, perlindungan tabungan, dll.
c. Fungsi Jasa, terdiri dari pemeliharaan fakir miskin, pembangunan jalan dll.

2. Charles E. Merriam
Ahli kenegaran yang kedua yaitu Charles E. Merriam. Menurut  Charles E. Merriam, fungsi negara antara lain :
a. Fungsi kebebasan (jaminan HAM)
b. Fungsi keamanan ekstern (pertahanan)
c. Fungsi keadilan (yudikatif/ rechtspraak)
d. Fungsi ketertiban intern (kepolisian)
e. Fungsi kesejahteraan umum (kemakmuran)

3. Van Vallenhoven
Ahli kenegaraan selanjutnya yaitu Van Vallenhoven. Menurut Van Vallenhoven, fungsi negara dibagi menjadi 4  bagian yang disebut dengan teori catur praja, antara lain :
a. Fungsi ketertiban dan keamanan (Politie)
b. Fungsi menyelenggarakan pemerintahan (Bestuur)
c. Fungsi membuat peraturan (Regeling)
d. Fungsi mengadili/kehakiman (Rechtpraak)

4. Monstequieu
Teori fungsi negara yang selanjutnya yaitu teori trias political. Teori yang dikemukakan oleh Monstequieu ini sering digunakan oleh berbagai negara. Teori ini mengajarkan tentang pemisahan kekuasaan yaitu dibagi menjadi 3, antara lain :
a. Fungsi Legislatif, yaitu kekuasaan untuk membuat undang-undang
b. Fungsi Eksekutif, yaitu kekuasaan untuk melaksanakan undang-undang yang telah dibuat
c. Fungsi kehakiman, yaitu kekuasan untuk mengadili pelanggar undang-undang

5. John Locke
Tokoh kenegaraan selanjutnya yaitu John Locke. Menurutnya fungsi negara dibagi menjadi 3, anntara lain :
a. Fungsi negara untuk melaksanakan peraturan yang telah dibuat (Eksekutif)
b. Fungsi negara yang ketiga adalah untuk mengurusi urusan luar negeri, perang serta damai. (Federatif)
c. Fungsi negara untuk membuat/menciptakan peraturan (Legislatif)

6. Goodnow
Ahli kenegaraan luar negeri terakhir yang memberikan pendapat tentang fungsi negara yaitu goodnow. Menurut goodnow, fungsi negara dibagi manjadi dua yang disebut dengan teori dwi praja.
a. Fungsi negara untuk melaksanakan kebijakan dan peraturan, agar tujuan tersebut tercapai (Policy Executing)
b. Fungsi negara untuk membuat kebijakan, peraturan dan tujuan negara (Policy Making)

7. Miriam Budiarjo
Ahli kenegaraan dalam negeri yang memberikan pendapat tentang fungsi negara yaitu Miriam Budiarjo. Menurutnya, negara setidaknya harus menjalanjan fungsi minimun. Fungsi minimum negara yang dimaksud antara lain :
a. Fungsi keadilan, yang dilaksanakan melalui badan- badan pengadilan.
b. Fungsi kesejahteraan dan kemakmuran. Untuk  mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat diperlukan campur tangan dan peran aktif dari negara.
c. Fungsi penertiban (law and order). Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokan dalam masyarakat, maka negara harus melaksanakan penertiban atau bertindak sebagai stabilisator.
d. Fungsi Pertahanan, yaitu untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar, sehingga negara harus diperlengkapi dengan alat-alat pertahanan.
Fungsi Negara Menurut Jacobsen, Lipman, Merriam, & Ahli Kenegaraan

8. Mohammad Kusnardi, 
Ahli ketatanegaraan terakhir yaitu Mohammad Kusnardi. Menurut kusnardi, fungsi negara dibagi menjadi 2, antara lain :
a. Law and order (menjamin ketertiban)
b. Mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

C. Fungsi negara menurut teori fungsi negara

Selain fungsi negara secara umum dan pendapat ahli kenegaraan, ada juga fungsi negara menurut teori fungsi negara. Ada 3 teori tentang fungsi negara, antara lain teori anarkhisme, teori individualisme, dan teori sosialisme. Berikut ini penjelasannya satu persatu.

1. Teori Anarkhisme
Anarkhisme menghendaki masyarakat bebas (tanpa terikat organisasi kenegaraan) yang mengekang kebebasan individu. Teori anarkhisme terbagi menjadi dua sebagai berikut.
1) Anarkhisme filosofismenganjurkan pengikutnya untuk menempuh jalan damai dalam usaha mencapai tujuan danmenolak penggunaan kekerasan fisik. Tokohnya, William Goodwin, Kaspar Schmidt, P.J. Proudhon, dan Leo Tolstoy.
2)  Anarkhisme revolusioner mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan, kekerasan fisik, dan revolusi berdarah pun boleh digunakan. Contohnya, terjadi di Rusia pada tahun 1860 dengan nama nihilisme, yaitu gerakan yang mengingkari nilai-nilai moral, etika, ide-ide dan ukuran-ukuran konvensional. Tokohnya, Michael Bakunin.

2. Teori Individualisme
Individualisme adalah suatu paham yang menempatkan kepentingan individual sebagai pusat tujuan hidup manusia. Menurut paham ini, negara hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan setiap individu. Negara hanya bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (penjaga malam), tidak usah ikut campur dalam urusan individu, bahkan sebaliknya harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada setiap individu dalam kehidupannya.

3. Teori Sosialisme
Sosialisme merupakan suatu paham yang menjadikan kolektivitas (kebersamaan) sebagai pusat tujuan hidup manusia. Penganut paham ini menganggap bahwa dalam segala aspek kehidupan manusia, kebersamaan harus diutamakan. Demi kepentingan bersama, kepentingan individu harus dikesampingkan. Oleh karena itu, negara harus selalu ikut campur dalam segala aspek kehidupan demi tercapainya tujuan negara, yaitu kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.

Wednesday, September 6

Tujuan Negara Menurut Kranenburg, Shang Yang & Ahli Lain

Tujuan negara menurut Kranenburg, Shang Yang, dan Ahli lain.  Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Lantas apa tujuan suatu negara dibentuk? Dalam hal ini, kita akan belajar tentang tujuan negara secara rinci.

Tujuan negara sangat menentukan segala keadaan yang ada dalam negara. Dengan mengetahui tujuan negara itu, kita dapat menjawab soal legitimasi kekuasaan, yaitu kekuasaan organisasi negara, dan juga dapat mengetahui sifat organisasi negara. Sebagai sebuah organisasi, negara mempunyai tujuan untuk mengarahkan segala kegiatannya. Dengan demikian, tujuan negara adalah hal yang sangat penting.

Secara umum, tujuan negara dibagi menjadi 2, antara lain : 1) mengatur penghidupan negara dengan sebaik-baiknya, 2) mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan. Dengan melaksanakan dua hal tersebut, tujuan negara dapat tercapai dengan baik. Dalam hal ini, tujuan negara akan dipengaruhi oleh tata nilai sosial sesuai budaya, kondisi geografis, sejarah, dan politik.

Tujuan Negara Menurut Para Ahli

Selain tujuan negara secara umum, para ahli kenegaraan juga mempunyai pendapat tersendiri tentang apa tujuan negara. Beberapa ahli yang mengungkapkan tujuan negara diantaranya adalah Kranenburg, Shang Yang, Immanuel Kant, Niccolo Machiavelli, dll. Pendapat para ahli tersebut tentang tujuan negara berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya bagaimana pendapat ahli tentang tujuan negara, berikut ini kami paparkan tujuan negara menurut para ahli satu persatu.

1. Tujuan Negara Menurut Kranenburg
Ahli tata negara pertama yang akan kita bahas pendapatnya tentang tujuan negara yaitu Kranenburg.  Kranenburg adalah salah satu penganut teori negara kesejahteraan. Menurut Kranenburg, tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum, melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. Ia juga menyatakan bahwa upaya pencapaian tujuan-tujuan negara itu dilandasi oleh keadilan secara merata, seimbang.

2. Tujuan negara menurut Shang Yang
Pendapat tentang tujuan negara yang kedua adalah Shang Yang. Menurut Shang Yang, tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. Selanjutnya menurut Shang Yang, perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara.

3. Tujuan Negara Menurut Immanuel Kant
Ahli yang ketiga yaitu Immanuel Kant. Immanuel Kan adalah salah satu penganut teori perjanjian masyarakat karena menurutnya setiap orang adalah merdeka dan sederajat sejak lahir. Berkaitan dengan tujuan negara, Immanuel Kant menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. Untuk itu diperlukan undang-undang yang merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte general), dan karenanya harus ditaati oleh siapa pun, baik rakyat maupun  pemerintah. Agar tujuan negara tersebut dapat terpelihara, Immanuel Kant menyetujui asas pemisahan kekuasaan menjadi tiga potestas (kekuasaan) adalah legislatoria, rectoria, iudiciaria(pembuat, pelaksana, dan pengawas hukum).

4. Tujuan Negara Menurut Niccolo Machiavelli
Niccolo Machiavelli dalam bukunya Il Principe menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan ataupun agama. Untuk meraih, mempertahankan dan meningkatkan kekuasaannya, raja harus licik, tak perlu menepati janji, dan berusaha selalu ditakuti rakyat. Machiavelli menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan yang sebesarbesarnya itu bertujuan luhur, yakni kebebasan, kehormatan dan kesejahteraan seluruh bangsa Penganut teori ini diterapkan oleh Jenghis Khan dan Kubhilai Khan. Tujuan negara menurut Niccollo Machiavelli adalah untuk mengusahakan terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman. Jadi dengan demikian kalau dahulu tujuan negara itu selalu bersifat kultural, sedangkan menurut Niccollo Machiavelli tujuan negara adalah semata-mata adalah kekuasaan.

5. Tujuan Negara Menurut Dante Alighieri
Dante Alleghiere mengemukakan tujuan negara dalam bukunya yang berjudul De Monarchia Libri III. Dalam buku tersebut, tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. Perdamaian dunia akan terwujud apabila semua negara merdeka meleburkan diri dalam satu imperium di bawah kepemimpinan seorang penguasa tertinggi. Namun Dante menolak kekuasaan Paus dalam urusan duniawi. Di bawah seorang mahakuat dan bijaksana, pembuat undang-undang yang seragam bagi seluruh dunia, keadilan dan perdamaian akan terwujud di seluruh dunia.

6. Tujuan Negara Menurut Thomas Aquinas dan Agustinus 
Thomas Aquinas dan Agustinus adalah para filsuf yang menganut teori teokrasi (kedaulatan Tuhan). Berdasarkan teori teokrasi, tujuan negara adalah mencapai penghidupan dan kehidupan aman serta tenteram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. Pimpinan negara menjalankan kekuasaannya hanya berdasarkan kekuasaan Tuhan yang diberikan kepadanya.

Menurut Thomas Aquinas, untuk mengetahui tujuan negara maka terlebih dahulu mengetahui tujuan manusia, yaitu kemuliaan yang abadi. Oleh karena itu negara mempunyai tujuan yang luas, yaitu memberikan dan menyelenggarakan kebahagiaan manusia untuk memberikan kemungkinan, agar dapat mencapai hidup tersusila dan kemuliaan yang abadi, yang harus di sesuaikan dengan syarat-syarat keagamaan.

Tujuan Negara Menurut Para Ahli Lain

Selain pendapat para ahli tentang tujuan negara yang sudah dipaparkan di atas, masih ada beberapa ahli lain yang memberikan pendapat tentang tujuan negara. Nah, berikut ini adalah beberapa ahli lain yang memberikan pendapat tentang tujuan negara.
Tujuan Negara Menurut Kranenburg, Shang Yang

a. Plato
Menurut Plato, tujuan negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia, baik sebagai makhluk individu maupun sosial.

b. Aristoteles 
Menurut Aristoteles, tujuan dari negara adalah kesempurnaan warganya yang berdasarkan atas keadilan. Keadilan memerintah harus menjelma di dalam negara, dan hukum berfungsi memberi kepada setiap manusia apa sebenarnya yang berhak ia terima.

c. Socrates 
Menurut Socrates, tujuan negara bukanlah semata-mata merupakan suatu keharusan yang brsifat objektif, yang asal mulanya berpangkal pada pekerti manusia. Tugas negara adalah untuk menciptakan hukum, yang harus dilakukan oleh para pemimpin, atau para penguasa yang dipilah secara saksama oleh rakyat. Negara bukanlah suatu organisasi yang dibuat untuk manusia demi kepentingan drinya pribadi, melainkan negara itu suatu susunan yang objektif bersandarkan kepada sifat hakikat manusia karena itu bertugas untuk melaksanakan dan menerapkan hukum-hukum yang objektif, termuat “keadilan bagi umum”, dan tidak hanya melayani kebutuhan para penguasa negara yang saling berganti ganti orangnya.

d. Roger H. Soltau 
Menurut Roger H. Soltau, tujuan negara yaitu memungkinkan rakyatnya berkembang serta mengungkapkan daya cipta yang sebebas-bebasnya.

e. Harold J. Laski
Menurut Harold J. Laski, tujuan negara yaitu menciptakan keadaan yang di dalamnya, rakyat dapat mencapai keinginankeinginannya secara maksimal.

f. Benedictus Spinoza
Tujuan negara menurut Spinoza yaitu menyelenggarakan perdamaiaan, ketenteraman dan menghilangkan ketakutan. Untuk mencapai tujuan ini, warga negara harus menaati segala peraturan dan undang-undang negara, ia tidak boleh membantah, meskipun peraturan atau undang-undang negara itu sifatnya tidak adil dan merugikan.

g. John Locke 
Tujuan negara menurut John Locke yaitu untuk memelihara dan menjamin terlaksananya hak-hak azasi manusia.yang tertuang dalam perjanjian masyarakat.