Thursday, May 19

Pengertian Khulafaur Rasyidin

Pengertian Khulafaur Rasyidin

Pengertian Khulafaur Rasyidin


Sejarah Khulafaur Rasyidin


Setelah sakit dalam beberapa minggu, Nabi Muhammad Saw wafat pada hari senin tanggal 8 Juni 632 (12 Rabiul Awal, 10 Hijriah), di Madinah. Persiapan pemakamannya dihambat oleh Umar yang melarang siapapun memandikan atau menyiapkan jasadnya untuk pemakaman. Ia berkeras bahwa Nabi tidaklah wafat melainkan sedang tidak berada dalam tubuh kasarnya, dan akan kembali sewaktu-waktu.

Abu Bakar yang kebetulan sedang berada di luar Madinah, demi mendengar kabar itu lantas bergegas kembali. Ia menjumpai Umar sedang menahan muslim yang lain dan lantas mengatakan:“Saudara-saudara! Barangsiapa mau menyembah Muhammad, Muhammad
sudah mati. Tetapi barangsiapa mau menyembah Allah, Allah hidup selalu tak pernah mati.”

( Baca juga : Amirul Mukminin Umar bin Khattab yang bergelar Al Faruq )

Abu Bakar kemudian membacakan ayat dari Al-Qur’an :

“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali-Imran [[3] : 144)

Untuk memperluas wawasan tentang sejarah Khulafaur Rasyidin bacalah uraian berikut:

Khulafaur Rasyidin merupakan gabungan dari dua kata yaitu Khulafa dan Rasyidin. Menurut bahasa Khulafa adalah jamak dari kata Khalifah artinya pengganti. Sedangkan Ar-Rasyidin adalah jamak dari Ar Rasyid yang artinya orang yang mendapat petunjuk. Maka Khulafaur Rasyidin berarti para pengganti yang mendapat petunjuk

Khulafaur Rasyidin memiliki pengertian para penganti dan penerus kepemimpinan Islam setelah wafat Rasulullah Saw. Istilah Khulafaur Rasyidin diberikan kepada para Sahabat yang yang terpilih menjadi pengganti Rasulullah Saw setelah wafat dan bukan sebagai Nabi atau Rasul. Masa Khulafaur Rasyidin termasuk generasi terbaik setelah zaman nabi Muhammad Saw, seperti hadist nabi Muhammad tentang sebaik-baik zaman. Khulafaur Rasyidin terdiri dari empat khalifah, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

( Baca juga : Inilah Profil Khalifah Abu Bakar Ash Siddiq )

Demikian penjelasan singkat kami tentang apa itu Khulafaur Rasyidin. Semoga artikel kami tentang Khulafaur Rasyidin bermanfaat untuk para pembaca.

Silahkan berkomentar . .
EmoticonEmoticon