Apakah Partai Komunis Indonesia (PKI) ?

Apakah Partai Komunis Indonesia (PKI) ?


Organisasi Pergerakan Nasional Partai Komunis Indonesia (PKI)

Partai Komunis Indonesia (PKI). Partai Komunis Indonesia (PKI) itu apa? Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk apa dipelajari? Mengapa Partai Komunis Indonesia (PKI) dianggap sebagai kejahatan di Indonesia? Idiologi Partai Komunis Indonesia (PKI) berasal dari mana?

Pada awal abad ke-20, di Nusantara muncul berbagai kelompok dan organisasi yang memiliki konsep nasionalisme yaitu organisasi pergerakan kemerdekaan Indonesia antara lain : Budi Utomo (BU), Sarekat Dagang Islam (kemudian menjadi Sarekat Islam), Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Nasional Indonesia (PNI), Indische Partij (IP), Perhimpunan Indonesia, Permufakatan Perhimpunan-Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI), Partai Indonesia Raya (Parindra), Gabungan Politik Indonesia (Gapi), Gerakan dan Organisasi Pemuda, Organisasi Kepanduan, Gerakan Wanita, dan organisasi lainnya.. Munculnya organisasi-organisasi itu mendanai fase perubahan perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda. Kalau sebelumnya berupa perlawanan fisik kedaerahan menjadi pergerakan nasional yang bersifat modern. Organisasi-organisasi itu mengusung tujuan yang sama, yakni untuk lepas dari penjajahan. Tidak semua ajaran dari organisasi Partai Komunis Indonesia (PKI) itu salah. Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan bagian dari organisasi pergerakan nasional. Partai Komunis Indonesia (PKI) juga mempunyai andil dalam perjuangan pergerakan nasional Indonesia.

Apa itu Partai Komunis Indonesia (PKI)? Partai Komunis Indonesia adalah organisasi pergerakan sosialis yang mengadopsi nilai-nilai perjuangan komunisme dari Rusia. Pada awalnya organisasi ini bernama  Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV), yang kemudian berubah menjadi Partai Komunis Indonesia pada tahun 1924.

Partai Komunis Indonesia (PKI) didirikan oleh siapa? Gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI)  dipelopori oleh seorang Marxis Belanda Sneevliet yang ingin menyebarkan ajaran-ajaran Marxis di Indonesia, khususnya tentang manifesto-komunisnya. Konsep perjuangannya adalah mempertentangkan kelas antara kaum pribumi sebagai buruh dan penjajah sebagai kapitalisme Barat. Sneevliet adalah pendiri organisai Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV). Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) didirikan Sneevliet pada tahun 1914 di Semarang. Perkumpulan Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) merupakan perkumpulan campuran antara orang-orang Belanda dengan orang-orang Indonesia yang mempunyai pandangan politik sama.

Sneevliet berusaha mempengaruhi tokoh-tokoh terkemuka pada perkumpulan orang Indonesia untuk menerima ajaran Marxis. Setelah itu tokoh-tokoh Marxis dalam Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) menyusup ke tubuh organisasi Sarekat Islam yang dianggap memiliki basis massa yang banyak dan bersedia menerima pikiran-pikiran radikal perjuangan sosialis. Selain itu, anggota Sarekat Islam yang radikal bisa masuk Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) tanpa harus meninggalkan Sarekat Islam.

Komunisme cepat berkembang di kalangan rakyat Indonesia yang terjajah. Kondisi buruknya kehidupan ekonomi pribumi dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tokoh-tokoh komunis Indonesia. Tokoh-tokoh komunis juga memanfaatkan kondisi buruknya hubungan antara gerakan politik dan pemerintah Belanda. Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) semakin kuat setelah pecahnya Revolusi Rusia pada 1917, berdirinya Uni Soviet, dan Communis International (Comintern) Maret 1919. Komunis Indonesia makin radikal dan mendapat dukungan yang luas setelah pada 1922 melakukan pemogokkan-pemogokkan untuk menuntut kenaikan upah dari kaum kapitalis.

Bagaimana Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI)? Gerakan-gerakan Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) yang radikal dalam menentang kapitalisme Belanda mengakibatkan orang-orang Indische Social Demokratische Vereeniging (ISDV) diusir Belanda. Pimpinan komunis di Indonesia diambil alih oleh orang Indonesia sendiri dan kemudian mendirikan organisasi dengan nama Perserikatan Komunis Hindia pada Mei 1920. Pada 1924 nama ini berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan cepat berkembang karena mendapat banyak dukungan dari kalangan rakyat jelata yang terjajah. PKI masuk Komintern pada 1920. Tokoh-tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) di antaranya, Semaun, Alimin, Tan Malaka, dan Darsono (Dekker, 1993).

Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam melaksanakan kegiatannya bersifat praktis dan radikal, organisasi Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan tegas menyatakan ingin melakukan gerakan revolusi untuk menggulingkan pemerintahan kolonial Belanda. Tokoh-tokohnya dengan cerdik mampu memanfaatkan militansi Islam yang juga berkeinginan untuk melawan pemerintah kolonial Belanda. Oleh karena itu, banyak tokoh Islam yang direkrut untuk menyebarkan propaganda Partai Komunis Indonesia (PKI) yang anti kapitalisme Belanda. Misalnya di daerah berbasis Islam, Banten dan Minangkabau, terjadi pemberontakan melawan kapitalisme Barat pada 1926 dan 1927.

Akibat pemberontakan, pemerintah kolonial Belanda melakukan penindasan terhadap pengikutnya. Pemimpinnya dibuang, sejumlah 13.000 anggotanya ditangkap, 4.000 orang dihukum, dan 1.300 orang dibuang ke Digul. Oleh pemerintah kolonial, Partai Komunis Indonesia (PKI) dinyatakan sebagai organisasi terlarang, walaupun aktivitas politiknya masih terus berjalan. Semaun, Darsono, dan Alimin meneruskan propaganda untuk mendukung aksi revolusioner dan menuntut kemerdekaan Indonesia.

Walaupun Partai Komunis Indonesia (PKI) sudah mengalami kemunduran, tetapi perjuangan bangsa Indonesia untuk terbebas dari praktik kolonialisme masih terus berlangsung. Partai Komunis Indonesia (PKI) mungkin sudah runtuh, tetapi setelah itu bermunculan organisasi-organisasi lain. Demikian artikel kami tentang Partai Komunis Indonesia (PKI). Semoga artikel kami tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) bermanfaat bagi para pembaca.

Artikel Terkait

Silahkan Dibagikan

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Silahkan berkomentar . . EmoticonEmoticon