Troso Menjadi Kampung UKM Digital. Apa Artinya ?

Troso Menjadi Kampung UKM Digital. Apa Artinya ?

     Mungkin sebagian besar dari kita bertanya-tanya tentang nama julukan tersebut. Iya, pada bulan Oktober 2015 desa Troso dengan Tenun sebagai andalan perekonomiannya mendapat julukan Kampung UKM Digital.

Troso adalah nama suatu desa yang terdapat di kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara. Di Desa inilah tempat komunitas pengrajin tenun ikat troso berada. Sebenarnya Tenun Troso adalah teknik tenun gedok dan kemudian dalam kurun waktu yang cukup panjang, berkembang menjadi tenun ikat, Namun masyarakat Kabupaten Jepara & sekitarnya  lebih mengenal dengan sebutan “Tenun Troso”. Kerajinan tenun ini tumbuh dan berkembang sejak jaman Belanda dan terus dilestarikankan dari satu generasi ke  generasi selanjutnya, yang saat ini sudah pada generasi yang kelima.Terdapat 2 (dua) motif tenun hasil karya cipta komunitas Desa Troso, yaitu : Motif/pola Cemara (pohon cemara) dan Motif/pola Lompong (daun Tales)

PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk mengembangkan program "Kampung UKM Digital", gerakan digitalisasi suatau wilayah yang masyarakatnya banyak pengrajin maupun pelaku usaha kecil menengah. "Konsep Kampung UKM Digital adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara terintegrasi untuk mendukung proses bisnis dalam satu kampung, sehingga pengrajin semakin maju, mandiri dan modern," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin.

Dengan begitu UKM yang selama ini belum tersentuh teknologi informasi, kini sudah terkoneksi internet dengan memanfaatkan aplikasi yang disediakan Telkom, seperti BosToko, Jarvis-Store, blanja.com dan www.smartbisnis.co.id.

Inovasi Telkom dalam peluncuran program Kampung UKM Digital ini bagian dari pengembangan yang tengah berjalan yakni "Roadshow Program BAGUS Indonesia", sebuah gerakan dalam membina aspirasi Satu Juta UKM di seluruh Indonesia.

"Konsep Kampung UKM Digital adalah bagaimana memanfaatkan TIK secara komprehensif dan terintegrasi untuk mendukung proses bisnis di satu kampung atau area, sehingga para pebisnis yang ada semakin maju, mandiri dan modern," tegas Awaluddin.


Di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta ada enam Kampung UKM Digital. Tiga di antaranya telah diresmikan meliputi di Kampung Bandeng Darmono Semarang, Tenun Troso Jepara dan Kampung Mandala Wisata Borobudur. Kemudian tiga sedang dalam proses yakni Griya UMKM Yogyakarta, Kampung Batik Laweyan, Solo, dan Kampung Keramik Klampok Banyumas.

http://www.kampungukmdigital.com/directory/profil/kampung-ukm-digital-sentra-tenun-troso

Artikel Terkait

Silahkan Dibagikan

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Silahkan berkomentar . . EmoticonEmoticon