Apakah yang Dimaksud dengan Asuransi Unit Link

Apakah yang Dimaksud dengan Asuransi Unit Link

Pada zaman sekarang dengan banyaknya risiko dalam kehidupan, kita membutuhkan suatu proteksi  yang dapat melindungi kita. Salah satu hal yang dapat membantu kita dalam memproteksi kehidupan kita adalah asuransi. Asuransi sudah menjadi kebutuhan yang penting untuk menunjang kehidupan kita. Setiap masyarakat memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam asuransi mengakibatkan perusahaan asuransi memunculkan inovasi dalam memunculkan suatu produk asuransi.

Asuransi unit link merupakan jenis asuransi yang sekarang banyak digunakan olek masyarakat. Asuransi ini dipilih karena cukup lengkap dalam menunjang kehidupan. Akan tetapi walaupun banyak orang memilih asuransi unit link, tidak semua orang paham tentang jenis asuransi ini. Hal ini dikarenakan perusahaan asuransi dalam pemasarannya tidak menggunakan istilah unit link, misanya asuransi 3 in 1, asuransi pendidikan, asuransi untuk pensiun, dsb. Istilah tersebut digunakan untuk lebih mempermudah masyarakat dalam memahahi asuransi unit link.  

Asuransi unit link adalah produk asuransi yang menggabungkan antara biaya asuransi (proteksi) dan investasi menjadi satu. Konsewensi dari penggabungan dua hal tersebut yaitu tingginya biaya premi yang dibayarkan nasabah tiap periodenya. Beberapa perusahaan asuransi menawarkan harga terendah asuransi unit link sebesar Rp 350.000, dengan pembagian Rp 250.000 untuk biaya asuransi dan Rp 100.000 untuk investasi.

Proteksi yang ditawarkan dari biaya asuransi biasanya yaitu biaya rawat inap di RS, kecelakaan dan cacat, sakit kritis, dan meninggal dunia. Sedangkan investasi yang ditawarkan biasanya ada 3 jenis pilihan yang bisa dipilih, yaitu investasi dengan risiko rendah, sedang, dan tinggi. Agar pembaca lebih mudah dalam memahami asuransi unit link, akan kami  ilustrasikan sebuah cerita.

Bapak Ali memiliki uang Rp 50.000.000 dan berencana digunakan untuk asuransi dan investasi. Dengan asumsi biaya asuransi perbulan yaitu Rp 250.000 atau Rp 3.000.000 per tahun. Sedangkan sisa uang sebesar Rp 47.000.000 digunakan untuk investasi, dalam hal ini diinvestasikan ke deposito dengan keuntungan 10% pertahun.

Perhitungannya sebagai berikut :


A
B
C

No
Tahun
Investasi
Keuntungan Investasi
Asuransi
Saldo
(A+B-C)
1
Pertama
47.000.000
4.700.000
3.000.000
51.700.000
2
Kedua
-
4.700.000
3.000.000
1.700.000
3
Ketiga
-
4.700.000
3.000.000
1.700.000
4
Keempat
-
4.700.000
3.000.000
1.700.000
5
Kelima
-
4.700.000
3.000.000
1.700.000
Jumlah
58.500.000

Berdasarkan perhitungan di atas, diketahui bahwa hasil atau keuntungan investasi dapat kita gunakan untuk membayar biaya asuransi setiap periode. Contoh di atas adalah contoh di mana kita membayar biaya asuransi dan investasi di dua tempat yang berbeda.

Apabila kita menggunakan asuransi unit link, kita bisa membayar biaya asuransi dan investasi di satu tempat. Kita bisa gunakan berbagai fasilitas perbankan untuk mempermudah transaksi, misalkan transfer ATM, auto debet, kartu kredit, internat banking, dsb. Di unit link, dana investasi diolah oleh internal perusahaan asuransi dengan profil jenis investasi yang dapat dipilih oleh nasabah. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalan komposisi atau prosentase jumlah premi. Sangat disarankan dalam premi, prosentase uang untuk investasi lebih besar dibandingkan dengan biaya asuransi. Dengan demikian, hasil investasi kita lebih tinggi. 

Silahkan Bagikan Artikel Diatas Melalui :

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

Silahkan berkomentar . . EmoticonEmoticon